kehamilan
Dilarang WFH saat Hamil Berisiko, Bunda Ini Malah Menang Gugatan Rp300 Miliar
HaiBunda
Jumat, 10 Apr 2026 16:30 WIB
Daftar Isi
Kasus memilukan yang dialami Chelsea Walsh menjadi sorotan publik setelah dirinya memenangkan gugatan senilai Rp300 miliar (sekitar 22,5 juta dolar AS).
Perempuan asal Ohio ini sebelumnya ditolak permintaannya untuk bekerja dari rumah (WFH) meski tengah menjalani kehamilan berisiko tinggi. Akibat penolakan tersebut, bayi perempuannya meninggal di pelukannya. Simak yuk kisah selengkapnya.
Kronologi kasus Chelsea Walsh
Berawal dari Chelsea Walsh mengajukan permintaan untuk bekerja dari rumah (WFH) pada 15 Februari 2021. Permintaan ini diajukan hanya empat hari setelah ia menjalani operasi serviks guna mencegah persalinan prematur.
Namun, alih-alih mendapatkan dukungan, perusahaan Total Quality Logistics menolak permintaan tersebut. Tak hanya itu, perusahaan tersebut memberikan pilihan sulit.Â
Chelsea Walsh diminta tetap bekerja di kantor dengan risiko terhadap kandungannya atau mengambil cuti tanpa bayaran dan kehilangan penghasilan serta asuransi kesehatan yang ia butuhkan. Situasi ini membuat Chelsea Walsh akhirnya kembali bekerja ke kantor pada 22 Februari 2021.
Tak lama setelah kembali bekerja, tragedi terjadi. Pada malam 24 Februari 2021, Chelsea Walsh melahirkan bayi perempuan yang diberi nama Magnolia. Saat dilahirkan, bayi tersebut masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Dalam dokumen gugatan disebutkan bahwa Magnolia memiliki detak jantung, bernapas, dan bahkan menunjukkan pergerakan. Ia sempat diletakkan di dada ibunya untuk digendong. Namun, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Sekitar satu jam tiga puluh menit kemudian, Magnolia meninggal dunia dalam pelukan ibunya.
"Magnolia memiliki detak jantung, bernapas, dan menunjukkan pergerakan janin. Magnolia kemudian diletakkan di dada Walsh agar ia bisa menggendongnya. Magnolia meninggal di pelukan Walsh sekitar satu jam tiga puluh menit kemudian," isi dalam gugatan tersebut dikutip laman Nbcnews.Â
Dalam gugatan tersebut disebutkan bahwa Walsh berada di usia kehamilan antara empat hingga lima bulan saat melahirkan. Ironisnya, pada hari yang sama, manajer dari Total Quality Logistics baru memberi tahu bahwa perusahaan akhirnya mengizinkan Walsh untuk bekerja dari rumah.
Putusan pengadilan: Gugatan dimenangkan Chelsea Walsh
Kasus ini kemudian dibawa ke pengadilan sebagai gugatan kematian tidak wajar. Juri akhirnya memutuskan memenangkan pihak Chelsea Walsh. Pengacara Chelsea Walsh, Matthew C. Metzger dari Wolterman Law Office, menyatakan bahwa hasil ini sangat menyedihkan.
"Hasil ini sangat memilukan bagi sebuah keluarga muda. Bukti menunjukkan bahwa Chelsea Walsh mengikuti instruksi dokter untuk kehamilan berisiko tinggi dan hanya meminta untuk bekerja dari rumah," kata Matthew C. Metzger dari Wolterman Law Office di Loveland, Ohio.
"Juri menemukan bahwa penolakan Total Quality Logistics terhadap permintaan yang wajar tersebut menyebabkan kematian putrinya," imbuhnya.Â
Respons perusahaanÂ
Juru bicara Total Quality Logistics, Julia Daugherty, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Chelsea Walsh. Namun pihak perusahaan menyatakan tidak setuju dengan putusan tersebut. Mereka menilai bahwa fakta-fakta dalam persidangan tidak disajikan secara tepat dan saat ini tengah mempertimbangkan langkah hukum lanjutan.
"Kami sedang mengevaluasi opsi hukum dan tetap berkomitmen untuk mendukung kesehatan serta kesejahteraan karyawan kami," kata Julia Daugherty.
Dalam gugatan tersebut disebutkan bahwa Walsh akhirnya diizinkan bekerja dari rumah setelah suaminya, Joel Walsh, menceritakan kondisi istrinya kepada manajer sumber daya manusia di perusahaannya, yang merupakan teman dari seorang eksekutif di Total Quality Logistics.Â
Manajer tersebut kebetulan memiliki hubungan dengan eksekutif di Total Quality Logistics dan menyampaikan kondisi Chelsea Walsh.
"Terima kasih. Kamu baru saja menyelamatkan kami dari sebuah gugatan," kata eksekutif TQL tersebut, menurut gugatan. Sayangnya, keputusan tersebut datang terlambat.Â
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Kehamilan Berisiko Tinggi, Kenali 12 Penyebabnya Bunda
Kehamilan
Kisah Amelia, Janin yang Lahir dengan Hydrops Fatal Kini Tumbuh Sehat
Kehamilan
Ketahui Bahaya bila Hamil Terlalu Cepat setelah Melahirkan secara Cesar
Kehamilan
Bisakah Pasien yang Rutin Cuci Darah Hamil? Simak Penjelasannya
Kehamilan
6 Tanda Kehamilan Berbahaya Menurut Kemenkes, Bumil Perlu Tahu
9 Foto
Kehamilan
9 Potret Gaya Busana Keluarga Kerajaan Inggris Usai Melahirkan
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ramai Kasus para Perempuan India Nekat Jual Sel Telur untuk Program IVF
Kasus Langka! Janin Mengeras Tersimpan 50 Tahun di Perut Seorang Perempuan
Kisah Nyata USG Laki-Laki Lahir Perempuan, Momen Mengejutkan di Ruang Bersalin