kehamilan
Stres Selama Hamil Pengaruhi Metabolisme, Dampaknya Bisa Dirasakan Janin Bun
HaiBunda
Selasa, 05 May 2026 08:50 WIB
Stres menjadi salah satu kondisi yang harus dihindari oleh para ibu hamil. Pasalnya, stres selama hamil dipercaya dapat memengaruhi metabolisme Bunda, yang berperan penting dalam mengatur kadar gula darah, lemak, dan energi selama kehamilan.
Metabolisme yang baik juga dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin di kandungan, lho. Pada tubuh ibu hamil yang sehat, metabolisme anak juga akan sehat dan mampu melindungi anak dari berbagai masalah kesehatan di kemudian hari.
Nah, untuk mendapatkan metabolisme yang baik, biasanya ibu hamil memilih untuk berolahraga. Namun, bila olahraga disertai dengan tingkat stres yang tinggi, maka manfaat kesehatan yang diperoleh pun tidak akan optimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stres selama hamil dapat memengaruhi metabolisme
Disebutkan dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal The FASEB Journal. Penelitian ini menemukan bahwa stres yang dialami ibu selama kehamilan dapat mengurangi efektivitas dan dampak positif dari olahraga atau aktivitas fisik lainnya.
Penelitian ini juga mengungkap alasan di balik mengapa stres selama hamil dianggap tidak baik untuk kesehatan ibu dan janin di kandungannya. Hasilnya, ditemukan bahwa stres dapat memengaruhi cara kerja hormon dalam tubuh, terutama hormon kortikosteroid.
Hormon kortikosteroid memiliki peran penting dalam mengelola energi, respons terhadap stres, serta berbagai kondisi fisiologis lainnya. Ketika kadar hormon ini berubah karena stres yang tinggi, dampaknya dapat dirasakan oleh janin yang sedang berkembang, Bunda.
Melansir dari Medical Xpress, salah satu bagian tubuh yang terdampak adalah jaringan lemak coklat pada bayi. Berbeda dengan lemak putih yang berfungsi untuk menyimpan energi, lemak coklat justru membantu membakar energi untuk menghasilkan panas.
Tentunya, fungsi ini sangat penting dalam mengelola energi tubuh yang berkaitan dengan metabolisme. Nah, ketika Bunda mengalami stres selama hamil, maka fungsi lemak coklat ini dapat terganggu sehingga manfaat yang didapat tidak maksimal.
Pentingnya kesehatan mental dan emosional bagi ibu hamil
Penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik dan kondisi emosional ibu selama hamil memiliki hubungan yang erat. Keduanya saling bekerjasama untuk menciptakan metabolisme yang sehat, baik pada ibu maupun anak.
Dengan metabolisme yang sehat, ibu hamil akan mendapatkan manfaat optimal dari berbagai aktivitas fisik atau olahraga yang dilakukan. Selain itu, kondisi ini mampu mengurangi risiko komplikasi kehamilan, serta mendukung kesehatan mental ibu.
“Penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi emosional ibu, seperti stres, dapat memengaruhi manfaat olahraga selama kehamilan. Karena itu, faktor ini penting untuk dipertimbangkan dalam mendukung perkembangan kesehatan anak,” kata para penulis yang dikutip dari laman EurekAlert.
Demikian bagaimana stres selama hamil dapat memengaruhi metabolisme ibu dan janin di kandungannya. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Kaki Bengkak Ibu Hamil Normal atau Tanda Preeklamsia, Ini Bedanya
Kehamilan
Studi: Preeklamsia Terkait dengan Penyakit Ginjal
Kehamilan
Bobot Shandy Aulia Naik 3 Kg di Trimester Kedua, Apa Kata Dokter?
Kehamilan
Posisi Seks yang Memuaskan Saat Kehamilan Trimester 2
Kehamilan
Cerita Pippa Middleton Tetap Main Tenis di Trimester 2 Kehamilan
7 Foto
Kehamilan
Intip 7 Potret Baby Moon Siti Badriah di Bali, Seru Bareng Suami Bun
HIGHLIGHT
ADVERTISEMENT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Studi Terbaru Temukan Kaitan Kehamilan Kedua dengan Stres Tinggi, Apa Penyebabnya?
7 Ciri Orang yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil, Bisa Bikin Stres & Overthinking