KEHAMILAN
Perlukah Bikin Jadwal untuk Berhubungan Intim Suami Istri? Ini Kata Pakar
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Selasa, 05 May 2026 20:20 WIBFrekuensi berhubungan intim setiap pasangan suami istri dapat bervariasi, Bunda. Ada yang melakukan hubungan intim beberapa kali per minggu karena sedang merencanakan kehamilan.
Lantas, perlukah membuat jadwal berhubungan intim bagi pasangan suami istri? Apakah jadwal ini bisa keutuhan rumah tangga?
Dilansir laman Yahoo Life Inggris, menjadwalkan hubungan seks ternyata lebih dari sekedar perencanaan kehamilan. Melakukannya secara terjadwal bisa menyelamatkan hubungan suami istri.
"Saya sungguh berpikir hubungan saya tidak akan bertahan jika bukan karena menjadwalkan untuk berhubungan intim," kata salah satu pendiri Hormone Hub, Holly Robinson.
"Kami berdua (Robinson dan istri) bekerja, kami berdua punya anak, kami memiliki banyak sekali perangkat elektronik dan itu bisa sangat menjauhkan hubungan kami. Kami harus secara sadar memilih untuk terhubung kembali satu sama lain. Jelas saya lebih suka berhubungan intim secara spontan kapan pun momennya tepat, tetapi secara realistis itu bisa menjadi tantangan."
Robinson menyarankan pasangan suami istri untuk membuat jadwal berhubungan intim. Namun, kontak fisik ini tidak harus selalu berhubungan seksual.
"Kenapa tidak menjadwalkan satu jam sehari untuk berduaan sepenuhnya? Ini tidak harus selalu tentang seks. Ketika aku sedang tidak ingin, itu bisa sesederhana berpelukan. Kemudian, jika berujung pada seks, ya lakukan saja," ungkapnya.
"Saya sangat menyarankan untuk meluangkan waktu untuk keintiman di tengah kesibukan hidup. Hal itu bisa menyelamatkan hubungan," sambungnya.
Waktu tepat menjadwalkan hubungan intim
Lebih lanjut, Robinson menyarankan untuk menjadwalkan berhubungan intim pada waktu yang berbeda dalam sehari. Jadi, pasangan tidak perlu melakukan rutinitas ini menjelang waktu tidur saja, Bunda.
"Kita semua sangat sibuk. Banyak dari kita memiliki anak dan seks seringkali menjadi hal terakhir yang kita lakukan dengan pasangan di akhir malam, tepat sebelum kita tidur. Itu menjadi prioritas yang tergeser," ungkap Robinson.
"Beralih dari hanya berhubungan intim sebelum tidur menjadi menjadwalkan seks mungkin dapat menimbulkan tekanan yang tidak perlu. Namun, jika kita mulai dengan menciptakan ruang untuk keintiman, ciuman, pelukan, pijatan, bahkan beberapa variasi seks dengan penuh kesadaran, hal itu dapat memberikan dampak besar pada hubungan yang sedang bermasalah."
Selain menjadwalkan hubungan intim, Robinson juga menyarankan pasangan meluangkan waktu untuk berbicara tentang keintiman. Hal itu dapat membantu menunjukkan kepada pasangan bahwa mereka penting.
"Selama waktu ini, kita dapat membicarakan apa yang kita butuhkan dari keintiman. Kita juga bisa mengajukan pertanyaan seperti, 'Bagaimana saya bisa membuat kamu merasa nyaman?'," katanya.
Bagi pasangan suami istri yang ingin mengeksplorasi gagasan untuk menjadwalkan hubungan intim, Robinson menyarankan untuk meluangkan waktu lebih banyak untuk berciuman, berpelukan, melakukan percakapan intim, dan pijat. Jadi, kontak fisik tidak hanya pada berhubungan intim saja, Bunda.
Ia juga menyarankan untuk bersikap terbuka tentang penjadwalan seks. Menurutnya, menyempurnakan kehidupan intim bisa sama pentingnya dengan terapi untuk menjaga kesehatan mental kita.
Demikian pendapat pakar tentang pentingnya menjadwalkan hubungan intim. Semoga informasi ini bermanfaat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Sehari Setelah Suntik KB, Bolehkah Berhubungan Intim?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
17 Makanan Bantu Tingkatkan Kesuburan saat Jalani Program Hamil
Alasan Wanita Harus Hindari Alkohol Sebelum Memulai Program Hamil
10 Persiapan Sebelum Jalani Program Hamil
Saat Program Hamil, Dukungan untuk Suami Juga Penting Diberikan
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang Cerdas Dilihat dari 7 Hal di Handphonenya
Bukan Sekadar Pintar, Ini 7 Ciri Orang IQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
Puluhan Orang Dirawat di RS usai Konsumsi Mi Instan Rasa Ayam Bawang Terkontaminasi Salmonella
Cara Membuat Cilok Empuk dan Kenyal yang Matang Sempurna
7 Hal yang Bisa Dipelajari Anak saat Diajak Belanja ke Supermarket
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Kukus Dandang Bakso yang Bagus
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Botol Minum Tali Panjang untuk Anak TK, Awet & Mudah Dibersihkan
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sendok Panci dan Centong Stainless Steel yang Bagus
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Contoh Name Tag MPLS untuk PAUD, SD, SMP, dan SMA yang Kreatif
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Stainless Steel 316 Terbaik, Lebih Aman, Tahan Panas & Karat
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bukan Sekadar Pintar, Ini 7 Ciri Orang IQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
7 Hal yang Bisa Dipelajari Anak saat Diajak Belanja ke Supermarket
Terapi Tambahan Program Bayi Tabung Belum Tentu Ampuh, Ini Temuan Studi Terbaru
Cara Membuat Cilok Empuk dan Kenyal yang Matang Sempurna
Cara Mengenali Orang Cerdas Dilihat dari 7 Hal di Handphonenya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Momen Haru Celine Evangelista Antarkan Anak Masuk Pesantren: Hatiku Tak Sanggup
-
Beautynesia
10 Fakta Negara Cape Verde yang Bikin Argentina Kewalahan di Piala Dunia 2026
-
Female Daily
5 Alasan Drakor ‘Dream to You’ Menarik Masuk Watchlist Kamu!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Adu Gaya WAGs Spanyol: Pacar Yamal & Llorente Kompak Pakai Jersey Crop Top!
-
Mommies Daily
Pubertas Dini pada Anak: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Dampaknya