KEHAMILAN
Mengenal Vagitus Uterinus, Fenomena Langka saat Janin Keluarkan Suara Tangisan
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Minggu, 14 Jun 2026 18:40 WIBTangisan pertama bayi umumnya baru terdengar setelah kelahiran. Namun, tahukah Bunda bahwa dalam kondisi yang sangat langka, janin dapat menunjukkan respons menyerupai tangisan saat masih berada di dalam rahim?
Fenomena unik itu dikenal sebagai vagitus uterinus. Melansir dari laman majalah Aeon.co, vagitus uterinus selalu terjadi pada trimester terakhir, ketika ada robekan pada selaput rahim.
Robekan tersebut bisa membuat udara masuk ke dalam rongga rahim, sehingga memungkinkan janin untuk bersuara. Vagitus uterinus memberi para ilmuwan beberapa wawasan awal tentang alat vokal janin, serta menunjukkan bahwa bagian tubuh dan sistem saraf yang terlibat dalam proses menangis dapat berfungsi penuh sebelum bayi lahir.
Pada minggu ketujuh kehamilan, janin mulai bergerak. Di waktu ini, organ jantung, paru-paru, otak, dan sumsum tulang belakangnya sedang terbentuk.
Pada minggu yang sama, janin mulai merasakan sentuhan dari gerakan, yang merupakan indra pertama yang berfungsi dalam tahap perkembangannya. Melalui siklus aktivitas sensorimotor ini, janin mulai menemukan 'tubuh' dan dunianya. Ia mulai mengembangkan perilaku vokal.
Studi tahun 2019 yang diterbitkan di Scientific Reports telah mengungkap bahwa janin yang lahir di usia kehamilan 32 minggu (prematur) sudah melakukan aktivitas lebih dari sekadar menangis. Mereka menghasilkan protofon, yaitu suara bayi yang pada akhirnya berkembang menjadi ucapan. Artinya, janin pada trimester terakhir kehamilan dapat menghasilkan semua suara yang bisa dikeluarkan oleh bayi baru lahir.
Kisah dokter mendengar suara tangisan janin
Beberapa waktu lalu, seorang dokter menggambarkan kejadian dari fenomena vagitus uterinus. Dikutip dari laman Time, salah satu dari tiga dokter yang bertugas di Victoria Cottage Hospital di Sidmouth, Inggris, membantu seorang ibu muda yang mengalami persalinan sulit dengan mamasukkan tangannya ke dalam rahim untuk menurunkan kaki bayi.
Selama manuver tersebut, ketiga dokter mendengar 'tangisan yang jelas dan jauh', yang sangat mirip dengan tangisan bayi setelah lahir. Janin tersebut kembali terdengar menangis dengan sangat keras sehingga dokter menempelkan telinga mereka ke perut ibu untuk memastikan bahwa tangisan itu berasal dari rahim. Menurut laporan, bayi tersebut lahir dengan selamat.
Menurut seorang ahli kebidanan dan ginekologi terkemuka asal Inggris, Dr. Patrick Morries Gordon (PMG), ada bahaya janin menangis akan 'tenggelam' ke dalam cairan ketuban. Tetapi, risiko ini jauh lebih kecil daripada bahaya trauma kelahiran yang mungkin disebabkan oleh upaya untuk mempercepat persalinan.
Penelitian tentang janin menangis di dalam kandungan
Pada tahun 2005, para peneliti Selandia Baru melakukan salah satu studi paling berpengaruh tentang bayi yang menangis di dalam rahim. Para peneliti menyediakan video USG dari apa yang mereka tafsirkan sebagai janin menangis.
Mereka memecah tangisan menjadi beberapa langkah, atau serangkaian gerakan tubuh dan pernapasan (bukan hanya suara) untuk memastikan bahwa bayi tersebut menangis. Pada usia 20 minggu, studi mengungkap bahwa janin dapat melakukan semua tindakan yang diperlukan untuk menangis, termasuk menjulurkan lidah, mengkoordinasikan upaya pernapasan yang lebih kompleks, membuka rahang, menggerakkan mulut, menggetarkan dagu, dan menelan.
"Bayi yang diamati menangis di dalam rahim berusia 24 minggu atau lebih," ungkap dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Carolyn Kay, M.D, melansir dari Healthline.
Studi yang sama melaporkan bahwa satu-satunya tangisan yang terdengar oleh dunia luar terjadi selama fenomena yang sangat langka, yang disebut vagitus uterinus.
"Hal ini melibatkan bayi yang menangis di dalam rahim selama operasi di mana udara diizinkan masuk ke dalam rahim, menunjukkan bahwa tangisan pertama yang terdengar hanya terjadi selama transisi ke dunia luar," ungkap Kay.
Studi ini juga menggunakan suara untuk mengejutkan janin agar menghasilkan respons menangis sebagai cara menghindari apa pun yang dapat menyebabkan rasa sakit. Bahkan setelah dikejutkan, janin menangis kurang dari 15 hingga 20 detik.
Para ilmuwan umumnya sepakat bahwa janin dapat merasakan sakit pada trimester ketiga, meskipun ada beberapa perdebatan tentang kapan tepatnya hal ini dimulai. Studi tentang menangis hanya menunjukkan bahwa bayi dapat memproses sesuatu sebagai stimulus negatif dan bereaksi terhadapnya.
Demikian penjelasan tantang vagitus uterinus atau fenomena langka ketika janin menangis di dalam kandungan. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Tahapan Perkembangan Pendengaran Janin dalam Kandungan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Manfaat Kurma untuk Ibu Hamil, Benarkah Juga Bisa Lancarkan Persalinan?
15 Tanda Mau Melahirkan, Ibu Hamil Wajib Tahu
Perkembangan Janin yang Normal di Trimester 1, 2, dan 3
Perubahan yang Mungkin Dialami Saat Hamil Trimester 1, 2, dan 3
TERPOPULER
Cerita Bunda Hamil setelah 8 Tahun Menanti, Bayinya Ternyata Tumbuh di Luar Rahim
Cara Mengenali Orang Pura-Pura Pintar dari Percakapannya Sehari-hari
Cara Melatih Anak Berpikir Kritis di Era AI, Orang Tua Bisa Lakukan Ini
5 Ide Lomba 17-an Seru, Anti Mainstream
25 Contoh Hewan Vivipar, Pengertian, Ciri-ciri, Bedanya dengan Ovipar dan Ovovivipar
REKOMENDASI PRODUK
5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Ummi Quary Umrah, Menangis hingga Bahagia Bisa Pegang Ka'bah
Cara Melatih Anak Berpikir Kritis di Era AI, Orang Tua Bisa Lakukan Ini
Cerita Bunda Hamil setelah 8 Tahun Menanti, Bayinya Ternyata Tumbuh di Luar Rahim
5 Ide Lomba 17-an Seru, Anti Mainstream
Cara Mengenali Orang Pura-Pura Pintar dari Percakapannya Sehari-hari
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Villa di Lembang Ini Viral Gara-Gara Vibesnya Kayak Drakor, Worth It Beneran?
-
Beautynesia
Dibintangi Jeon Do Yeon, Netflix Rilis Potret Adegan Terbaru Film 'Possible Love'
-
Female Daily
Diet Bikin Rambut Rontok? Ini Alasan dan Cara Mengatasinya
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Sinopsis Run Hide Fight di Bioskop Trans TV Hari Ini
-
Mommies Daily
7 Rekomendasi Parfum Musky Lokal Terbaik, Wangi Elegan dan Tahan Lama