KEHAMILAN
Berat Badan Ibu Hamil Pengaruhi Anak Jadi Obesitas? Ini Faktanya Menurut Studi Terbaru
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Rabu, 01 Jul 2026 13:20 WIBBerat badan ibu hamil sering dikaitkan dengan kondisi kesehatan anak setelah lahir, termasuk indeks massa tubuh (IMS). Namun, studi terbaru menunjukkan bahwa faktor genetik yang diwariskan dari kedua orang tua, juga memiliki peran penting dalam menentukan IMT anak, Bunda.
Studi kolaboratif internasional oleh Bristol dan Queensland University serta Norwegian Institute of Public Health ini diterbitkan di jurnal PLOS Medicine pada 23 Juni 2026. Dalam studi, para peneliti menganalisis data dari Studi Kohort orang tua dan anak di Norwegia, yang lahir antara tahun 1999 dan 2009.
Data ini juga termasuk berat badan lahir dan IMT 86.000 anak, dari usia enam bulan hingga delapan tahun. Tak hanya itu, peneliti juga melihat data perilaku makan terkait nafsu makan pada anak saat usia delapan tahun.
Para peneliti lalu melihat hubungan saudara kembar, saudara kandung, dan saudara tiri di beberapa generasi untuk secara langsung mengukur seberapa besar hubungan IMT orang tua dan anak, yang dapat dikaitkan dengan faktor genetik.
Hasil studi tentang faktor genetik dan IMT anak
Hasil studi mengungkap bahwa IMT ibu lebih kuat dikaitkan dengan berat badan lahir anak daripada IMT ayah. Namun, setelah lahir, hubungan antara IMT ibu dan ayah dengan IMT anak secara umum serupa dari usia dua hingga delapan tahun.
Model studi menunjukkan bahwa efek genetik menjelaskan sekitar 79 persen dari hubungan statistik antara IMT ibu dan IMT anaknya pada usia 8 tahun, dan 94 persen dari hubungan dengan ayah.
Tak hanya itu, IMT orang tua yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan perilaku makan terkait obesitas pada anak-anak, termasuk responsivitas makanan yang lebih besar dan makan berlebihan karena emosi. Perlu dicatat, hasil penelitian ini tidak dapat secara meyakinkan menentukan seberapa besar hal tersebut dipengaruhi oleh faktor genetik ya, Bunda.
"Obesitas cenderung diturunkan dalam keluarga, tetapi sulit untuk mengetahui alasannya. Hasil kami menunjukkan bahwa hubungan antara IMT ibu atau ayah dan IMT anak-anak mereka hingga usia 8 tahun sebagian besar disebabkan oleh gen yang diwariskan," kata rekan peneliti Dr. Tom Pond, dilansir laman News Medical.
"Calon orang tua harus didorong untuk menjaga berat badan yang sehat. Meski begitu, ini mungkin tidak cukup untuk memastikan bahwa anak-anak mereka juga memiliki berat badan yang sehat."
Hal yang sama juga diungkapkan pakar dari Queensland University, David Evans. Menurutnya, obesitas yang diturunkan dapat memengaruhi IMT anak di masa depan.
"Kami tertarik untuk meneliti apakah obesitas pada ibu selama kehamilan juga dapat berdampak buruk pada risiko obesitas pada anak-anak ketika tumbuh dewasa. Kami menemukan bahwa meskipun IMT ibu selama kehamilan kemungkinan besar akan berdampak buruk pada berat lahir anak, hal itu tampaknya tidak memiliki efek besar pada risiko obesitas anak di kemudian hari di luar yang dijelaskan melalui transmisi gen dari ibu ke anak-anak," ujarnya.
Tim peneliti memperingatkan bahwa temuan studi ini tidak mendukung gagasan bahwa obesitas pada masa kanak-kanak tidak dapat dihindari. Hasil penelitian juga tidak membantah pentingnya menjaga kesehatan ibu selama kehamilan.
"Temuan kami menunjukkan bahwa hubungan antara indeks massa tubuh orang tua dan anak sebagian besar didorong oleh gen yang sama dibandingkan lingkungan intrauterin atau perilaku pengasuhan," kata direktur ilmiah kohort Moba, Alexandra Havdahl.
Demikian studi terbaru yang mengungkap kaitan faktor genetik dan IMT anak setelah lahir. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Bumil Wajib Tahu, Ini Kebutuhan Protein pada Setiap Trimester
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Menghitung Penambahan Bobot Normal Saat Hamil Sesuai Indeks Massa Tubuh
15 Tanda Mau Melahirkan, Ibu Hamil Wajib Tahu
Perkembangan Janin yang Normal di Trimester 1, 2, dan 3
Perubahan yang Mungkin Dialami Saat Hamil Trimester 1, 2, dan 3
TERPOPULER
4 Bulan Lahir Ini Disebut Paling Ambisius dalam Hidupnya
10 SD Favorit Jakarta Utara dengan Siswa Berprestasi Terbanyak
Viral Ibu Penjual Cilok Pakai Baju Formal Saat Berdagang, Banyak yang Mengira Pegawai Bank
Jakarta X Beauty 2026 Kembali Hadir di JICC, Usung Tema 'The Wholeness Era'
9 Kebiasaan Orang Tua Toxic yang Berpengaruh pada Tumbuh Kembang Anak
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tinted Sunscreen, Lindungi Kulit Wajah dari Sinar UV dengan Coverage Natural
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Matcha Bubuk yang Enak, Berkualitas hingga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin D untuk Promil, Bagus untuk Suami Istri
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Deep Fryer Kecil Multifungsi Stainless Steel Anti Lengket dan Tahan karat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sampul Buku Lengkap dari Aesthetic, Plastik Bening, Cokelat, dan Warna
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bayi Lebih Mirip Ayah atau Bunda? Dokter Kandungan Ungkap Faktor yang Menentukannya.
4 Bulan Lahir Ini Disebut Paling Ambisius dalam Hidupnya
10 SD Favorit Jakarta Utara dengan Siswa Berprestasi Terbanyak
Cerita Damkar Tangkap Ular Kobra yang Tiba-Tiba Muncul di Rumah Eross Sheila on 7
Jakarta X Beauty 2026 Kembali Hadir di JICC, Usung Tema 'The Wholeness Era'
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Pagi: Tessa Kaunang Ungkap Sandy Tumiwa 12 Tahun Tak Nafkahi Anak
-
Beautynesia
5 Situs Freelance yang Bisa Dicoba untuk Dapatkan Penghasilan Tambahan
-
Female Daily
Filosofia Resmi Hadir di Surabaya, Destinasi Baru untuk Pecinta Niche Perfume dengan Lebih dari 500 Aroma Eksklusif
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Foto Mesra Selebgram Sarah Gibson & Suami, Disorot Usai Bahas Perselingkuhan
-
Mommies Daily
7 Drakor yang Cocok Ditonton Ibu saat Anak Sedang Liburan, Ada Lovely Runner hingga Hospital Playlist