KEHAMILAN
Studi Terbaru Ungkap Dampak Mual saat Hamil Bisa Picu Gangguan Kecemasan & Depresi
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Selasa, 07 Jul 2026 11:35 WIBMual adalah gejala umum kehamilan yang dikaitkan dengan perubahan hormon, Bunda. Hingga kini, sudah banyak studi meneliti penyebab mual dan dampaknya pada kesehatan ibu serta perkembangan janin.
Studi terbaru mengungkap kaitan antara mual dengan masalah kesehatan mental. Studi yang diterbitkan di jurnal Scientific Reports ini menunjukkan bahwa mual yang berkelanjutan dapat menandakan risiko kecemasan dan depresi pada ibu hamil.
Dilansir News Medical, studi ini melacak 424 ibu hamil, yang dikelompokkan berdasarkan pada kehamilan awal, pertengahan, dan akhir. Studi yang dilakukan antara Maret 2024 hingga Oktober 2025 ini mengevaluasi bagaimana tingkat keparahan dan durasi mual berkorelasi dengan kesehatan mental dan hasil persalinan.
Studi menggunakan kerangka penilaian ganda untuk mengevaluasi mual. Pertama, peserta memberikan penilaian subjektif tiga tingkat tentang sejauh mana mual memengaruhi kehidupan sehari-hari, mulai dari 'tidak mengganggu' hingga 'mengganggu aktivitas sehari-hari'.
Para ibu hamil juga mengisi Emesis Index (EI) atau skala kuantitatif yang menstandarisasi frekuensi gejala dengan mengevaluasi mual dan muntah, kehilangan nafsu makan, produksi air liur, dan ketidaknyamanan di area mulut.
Kedua, peneliti mengukur status psikologis ibu menggunakan dua skala klinis, State-Trait Anxiety Inventory (STAI) untuk mengukur kecemasan situasional dan kecemasan dasar, dan Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9) untuk menilai gejala depresi selama dua minggu sebelumnya.
Terakhir, peneliti menganalisis rekam medis peserta untuk mengetahui hasil klinis seperti diabetes gestasional, perdarahan pasca persalinan, dan perawatan intensif bayi baru lahir. Hasilnya kemudian dibandingkan dengan evaluasi mual.
Hasil penelitian tentang dampak mual pada kesehatan mental
Hasil penelitian ini mengungkapkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara mual dan tekanan psikologis. Pada awal kehamilan, ibu hamil yang melaporkan gejala subjektif yang parah, dengan skor kecemasan yang jauh lebih tinggi (49,6 dibandingkan 41,2 untuk perempuan tanpa gejala) dan skor depresi yang lebih tinggi (11 dibandingkan 3,7).
Hasil tersebut tetap kuat bahkan setelah disesuaikan dengan variabel usia, indeks massa tubuh (IMT), nuliparitas (perempuan yang belum pernah melahirkan, dan riwayat psikiatri sebelumnya.
Selain itu, skor durasi mual yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan skor gejala kecemasan dan depresi yang lebih tinggi. Di antara ibu hamil dalam subkelompok penilaian, keluhan mual menetap selama ketiga trimester, di mana prevalensi riwayat psikiatri sebelumnya mendekati 40 persen.
Meskipun penelitian ini terbatas karena kurangnya data asupan makanan dan pola perubahan berat badan selama kehamilan, temuan menunjukkan bahwa mual yang berkelanjutan selama kehamilan dapat berfungsi sebagai indikator klinis seorang ibu hamil mungkin membutuhkan dukungan psikologis.
Ke depannya, dokter kandungan harus melihat lebih dari sekadar gejala fisik mual yang dianggap normal pada ibu hamil. Melalui studi ini, dokter bisa menerapkan penilaian kesehatan mental yang proaktif dan perawatan suportif bagi ibu hamil yang mengalami mual terus-menerus.
Demikian temuan studi yang mengungkap dampak mual terus-menerus selama hamil dengan risiko gangguan kecemasan dan depresi. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Apakah Mual Jadi Pertanda Janin Sehat & Berkembang? Simak Penjelasan Dokter
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
3 Perjuangan Bunda Seleb Hamil dengan Hiperemesis Gravidarum, Ada yang Sampai Dirawat
Mual Saat Hamil Sebaiknya Dimuntahkan atau Ditahan?
5 Cara Mengatasi Mual Saat Hamil Muda Menurut Pandangan Islam
Obat Mual yang Aman Dikonsumsi Ibu Hamil untuk Redakan Morning Sickness
TERPOPULER
Keseruan Ussy dan Andhika Ajak Keluarga Liburan di Malang, Anak-anak Bebas Main di Alam
10 Tanaman Hias Pemancar Aura Positif, Bagus Ada di Rumah
Tisu Basah Bayi Populer Ini Ditarik dari Peredaran, Bisa Sebabkan Infeksi Serius
Perempuan Kuat dan Mandiri Biasanya Memahami 10 Pelajaran Hidup Ini
5 Mitos tentang Tidur Bayi yang Bisa Memicu Kelelahan dan Stres Orang Tua
REKOMENDASI PRODUK
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Keseruan Ussy dan Andhika Ajak Keluarga Liburan di Malang, Anak-anak Bebas Main di Alam
10 Tanaman Hias Pemancar Aura Positif, Bagus Ada di Rumah
5 Mitos tentang Tidur Bayi yang Bisa Memicu Kelelahan dan Stres Orang Tua
Perempuan Kuat dan Mandiri Biasanya Memahami 10 Pelajaran Hidup Ini
Tisu Basah Bayi Populer Ini Ditarik dari Peredaran, Bisa Sebabkan Infeksi Serius
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Apakah Mencukur Bulu Ketiak Bisa Mengurangi Bau Badan Saat Cuaca Gerah?
-
Beautynesia
7 Karakter Orang Dewasa yang Introvert Sejak Kecil Menurut Psikolog
-
Female Daily
5 Rekomendasi Body Mist Lokal di Bawah Rp300 Ribu untuk Temani Aktivitas Sehari-hari
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Potret Dian Sastrowardoyo di Tangan MUA Korea, Bersinar di Festival Film Busan
-
Mommies Daily
10 Bubuk Matcha untuk Matcha Latte Enak di Rumah, Gak Pakai Mahal!