KEHAMILAN
Kisah Haru dari Venezuela, Ibu Melahirkan 'Bayi Ajaib' saat Terjebak di Reruntuhan Gempa
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Minggu, 19 Jul 2026 14:00 WIBBunda, di tengah duka akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela, muncul sebuah kisah yang menghangatkan hati. Seorang ibu berhasil melahirkan bayinya saat masih berada di bawah reruntuhan bangunan yang roboh akibat gempa.
Kelahiran tersebut menjadi simbol harapan bagi banyak orang di tengah bencana yang menelan banyak korban jiwa. Bayi perempuan itu pun dijuluki sebagai 'bayi ajaib' atau karena berhasil lahir dan selamat dalam kondisi yang begitu sulit.
Ibu melahirkan saat masih terjebak di bawah reruntuhan
Peristiwa ini terjadi setelah dua gempa kuat mengguncang wilayah pesisir utara Venezuela pada 24 Juni 2026. Guncangan tersebut menyebabkan ribuan bangunan rusak dan roboh, sementara banyak warga terjebak di bawah puing-puing.
Dikutip dari Metro UK, pihak berwenang setempat melaporkan bahwa 920 orang tewas dan 3.360 orang terluka dalam bencana tersebut, dengan jumlah korban diperkirakan akan terus meningkat. Tim penyelamat juga telah dikerahkan dan terus menggali puing-puing dalam pencarian putus asa untuk mereka yang masih hilang. Saat ini, lebih dari 50.000 orang hilang.
Di tengah situasi darurat itu, seorang perempuan yang sedang hamil mengalami kontraksi. Ia masih berada di bawah reruntuhan ketika tanda-tanda persalinan mulai muncul. Warga sekitar bersama tim penyelamat berupaya menjangkau lokasi tempat sang ibu terjebak. Dalam kondisi yang sangat terbatas, bayi perempuan itu akhirnya lahir di bawah reruntuhan bangunan.
Dr. María Fernanda Terán bertindak sebagai bidan dadakan, berlutut untuk membantu persalinan bayi sementara ibunya berbaring di trotoar di kota pesisir La Guairá, yang merupakan daerah yang paling parah terkena dampak. Terán menggendong putra perempuan itu yang menangis sementara seorang pria yang berada di dekatnya menopang tubuh bagian atasnya, dan orang lain kemudian membantu menawarkan pakaian tambahan kepada ibu baru tersebut.
Bayi itu kemudian dibersihkan dengan lembut dan dibawa ke rumah sakit, dan tim menyelamatkan ibunya sekitar 90 menit kemudian. Menanggapi klip daring tersebut, para penonton juga meneteskan air mata, menyatakan itu sebagai salah satu hal paling luar biasa yang muncul dari tragedi tersebut dan memberikan pujian kepada tim penyelamat yang ‘heroik’.
Setelah proses persalinan berlangsung, ibu dan bayinya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Keduanya kemudian mendapat perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Momen tersebut terekam dalam video yang kemudian beredar luas di media sosial. Banyak warganet menyebut kelahiran sang bayi sebagai sebuah keajaiban di tengah tragedi kemanusiaan.
Dijuluki 'Bayi Ajaib' karena lahir di tengah bencana
Kisah ibu dan bayi ini menjadi secercah harapan bagi masyarakat Venezuela yang tengah berduka.
Di media sosial, banyak orang menyampaikan doa serta harapan agar sang bayi tumbuh sehat. Julukan miracle baby atau bayi ajaib pun disematkan kepadanya karena berhasil lahir dalam situasi yang nyaris mustahil.
Selain kisah tersebut, tim penyelamat juga melaporkan beberapa proses evakuasi yang mengharukan. Sejumlah korban berhasil ditemukan hidup setelah berhari-hari tertimbun reruntuhan, memberikan harapan di tengah operasi pencarian yang masih berlangsung.
Melahirkan di tengah bencana
Bunda mungkin bertanya-tanya, bagaimana seorang ibu bisa tetap melahirkan di tengah situasi ekstrem seperti gempa bumi?
Persalinan merupakan proses alami yang dipicu oleh perubahan hormon dan kesiapan tubuh ibu menjelang akhir kehamilan. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), ketika tubuh telah siap melahirkan, kontraksi dapat terjadi secara spontan, meski ibu sedang berada dalam situasi penuh tekanan atau stres.
Namun, persalinan di lokasi bencana tentu memiliki risiko yang jauh lebih besar karena minimnya fasilitas medis, peralatan steril, hingga tenaga kesehatan yang dapat membantu jika terjadi komplikasi.
Ibu hamil menjadi kelompok rentan saat terjadi bencana
Menurut World Health Organization (WHO), ibu hamil termasuk kelompok yang paling rentan dalam situasi darurat kemanusiaan. Mereka membutuhkan akses terhadap layanan persalinan yang aman, pemeriksaan kesehatan, hingga perawatan setelah melahirkan.
WHO menjelaskan bahwa gangguan layanan kesehatan saat bencana dapat meningkatkan risiko perdarahan, infeksi, kelahiran prematur, hingga kematian ibu dan bayi apabila tidak segera mendapatkan pertolongan.
Sementara itu, UNICEF juga menegaskan bahwa perlindungan terhadap ibu hamil dan bayi baru lahir harus menjadi prioritas dalam setiap respons bencana. Selain memastikan proses persalinan berlangsung aman, bayi juga memerlukan kehangatan, inisiasi menyusu dini, serta pemantauan kondisi kesehatannya setelah lahir.
Kisah bayi yang lahir di bawah reruntuhan ini menjadi pengingat bahwa di tengah situasi paling sulit sekalipun, harapan masih bisa hadir. Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa ibu hamil yang berada di wilayah terdampak bencana tetap membutuhkan pertolongan medis sesegera mungkin demi keselamatan ibu dan Si Kecil.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Kisah Pilu Ibu Hamil 13 Kali, Hanya 3 Anak yang Selamat
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kisah Ibu Hamil Hadapi Persalinan Berisiko Tinggi Sendirian saat Sang Suami Pilih Liburan
Sudah Miliki 5 Anak, Bunda Ini Malu & Takut Beri Tahu Keluarga saat Hamil Anak Keenam
Kisah Bumil Rela Berbaring Sebulan di Posisi yang Sama Demi Selamatkan Janin
Kisah Bumil Diminta Menutupi Kehamilan di Kantor agar Rekan Kerja Tidak Kecewa, Ternyata...
TERPOPULER
Potret Megan Anak Tina Toon yang Menggemaskan, Dibilang Mirip Ibunda saat Masih Kecil
7 Ciri Kepribadian Orang Perfeksionis, Sering Menuntut Diri Harus Sempurna
Momen Putri Sulung Ersa Mayori Lulus Jadi Sarjana Teknik ITB, Intip Potretnya
11 Ciri Pasangan Suportif yang Membuatmu Merasa Didengar, Dihargai, dan Dicintai
Sosok Orang Terkaya Baru di Asia, Hartanya Tembus Rp1.600 Triliun
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Slow Juicer Tanpa Ampas, Cocok untuk Pencinta Jus Segar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Anak Sering Sakit? Ini 5 Vitamin untuk Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
Jangan Dibunuh, Ini 5 Obat Penghilang Semut yang Diklaim Ampuh sampai Tuntas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lip Product dalam Kemasan Squeeze Tube yang Praktis Digunakan
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Ciri Kepribadian Orang Perfeksionis, Sering Menuntut Diri Harus Sempurna
Potret Megan Anak Tina Toon yang Menggemaskan, Dibilang Mirip Ibunda saat Masih Kecil
11 Ciri Pasangan Suportif yang Membuatmu Merasa Didengar, Dihargai, dan Dicintai
Momen Putri Sulung Ersa Mayori Lulus Jadi Sarjana Teknik ITB, Intip Potretnya
Resep Minuman Jahe untuk Bantu Jaga Kesehatan Paru-paru, Bikin Buat Keluarga di Rumah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Ingin Hasil Foto Monochrome Ala Artis? Ricoh GR IV Monochrome Punya Sensor Khusus Buat Itu
-
Beautynesia
Get The Look: Ide Gaya Kebaya Kasual ala Enzy Storia yang Pas untuk Hangout
-
Female Daily
ROSÉ Comeback Lewat “new trick”, Tampil Playful dengan Nuansa Pop-Rock dan Visual 2000-an
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Pesona Amanda Rigby Jadi Pengantin Jawa Berpaes saat Dinikahi Andre Taulany
-
Mommies Daily
Rekomendasi Film Jepang Dewasa untuk Ditonton Bareng Pasangan, Biar Makin Intim