KEHAMILAN
Kenapa Program Bayi Tabung Mahal? Ini Fakta di Baliknya
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Minggu, 30 Aug 2026 11:10 WIBMemiliki anak menjadi impian banyak pasangan. Namun, bagi pasangan yang menghadapi masalah kesuburan, perjalanan untuk mendapatkan kehamilan terkadang membutuhkan bantuan teknologi reproduksi, salah satunya melalui program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF).
Sayangnya, ada satu hal yang sering membuat pasangan berpikir panjang sebelum menjalani prosedur ini, yaitu biayanya yang cukup mahal.
Sebenarnya, kenapa program bayi tabung mahal? Ternyata, biaya tersebut bukan hanya untuk proses mempertemukan sel telur dan sperma. Ada serangkaian pemeriksaan, obat-obatan, tindakan medis, teknologi laboratorium, hingga tenaga ahli yang terlibat di dalamnya, Bunda.
Mengenal prosedur program bayi tabung?
Program bayi tabung atau IVF merupakan salah satu teknologi reproduksi berbantu (assisted reproductive technology/ART). Dalam prosedur ini, sel telur diambil dari ovarium kemudian dipertemukan dengan sperma di laboratorium. Jika terjadi pembuahan dan embrio berkembang dengan baik, embrio tersebut dapat ditransfer ke dalam rahim dengan harapan terjadi kehamilan.
Prosesnya tentu tidak berlangsung dalam satu langkah. Sebelum IVF dimulai, dokter akan melakukan evaluasi kondisi kesuburan pasangan untuk menentukan penanganan yang sesuai.
Kenapa program bayi tabung mahal?
Ada beberapa alasan yang membuat biaya program bayi tabung relatif tinggi.
1. Membutuhkan obat untuk merangsang ovarium
Pada IVF, perempuan biasanya mendapatkan obat hormonal untuk merangsang ovarium agar menghasilkan beberapa sel telur dalam satu siklus.
Jumlah dan jenis obat yang dibutuhkan dapat berbeda pada setiap pasien. Karena itu, biaya obat menjadi salah satu komponen yang perlu diperhitungkan dalam keseluruhan biaya IVF.
2. Pemeriksaan dan pemantauan dilakukan berkali-kali
Program bayi tabung membutuhkan pemantauan kondisi pasien secara berkala.
Dokter dapat melakukan pemeriksaan ultrasonografi dan pemeriksaan hormon untuk melihat bagaimana ovarium merespons stimulasi serta menentukan waktu yang tepat untuk pengambilan sel telur.
Jadi, biaya IVF bukan hanya mencakup satu kali tindakan, melainkan juga berbagai pemeriksaan dan konsultasi selama proses berlangsung.
3. Prosesnya membutuhkan laboratorium khusus
Nah, ini salah satu alasan penting mengapa program bayi tabung mahal.
Setelah sel telur diambil, proses fertilisasi dan perkembangan embrio berlangsung di laboratorium embriologi. Laboratorium ini membutuhkan peralatan khusus dan sistem pengendalian kualitas yang ketat.
American Society for Reproductive Medicine (ASRM) menjelaskan bahwa laboratorium ART membutuhkan berbagai fasilitas dan peralatan khusus untuk menangani gamet dan embrio, termasuk inkubator, sistem kultur, peralatan pemantauan, serta fasilitas kriopreservasi.
Laboratorium juga membutuhkan tenaga profesional dengan keahlian khusus dalam bidang embriologi. Artinya, biaya yang dikeluarkan pasangan turut mencakup teknologi, fasilitas, bahan laboratorium, serta tenaga ahli yang terlibat dalam proses tersebut.
4. Embrio bisa membutuhkan proses pembekuan dan penyimpanan
Dalam beberapa kondisi, embrio yang sudah terbentuk tidak langsung ditransfer ke rahim. Embrio dapat dibekukan melalui proses cryopreservation untuk digunakan pada kesempatan berikutnya.
Proses pembekuan dan penyimpanan membutuhkan fasilitas khusus. Karena itu, biaya penyimpanan embrio juga dapat menjadi komponen tambahan dalam perawatan IVF. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua pasien membutuhkan prosedur atau penyimpanan embrio yang sama.
5. Bisa membutuhkan prosedur tambahan
Setiap pasangan memiliki kondisi kesuburan yang berbeda. Karena itu, dokter mungkin merekomendasikan prosedur tambahan tertentu sesuai kebutuhan medis.
Misalnya, pada kondisi tertentu dapat dilakukan teknik fertilisasi khusus, pemeriksaan genetik embrio, atau tindakan lain yang berkaitan dengan kondisi pasien. Semakin banyak prosedur tambahan yang dibutuhkan, semakin besar pula biaya yang mungkin harus disiapkan.
Biaya bayi tabung memang tidak sedikit
Mahalnya biaya teknologi reproduksi berbantu ternyata bukan hanya menjadi persoalan di Indonesia. Sebuah systematic review yang dilakukan oleh Njagi, Groot, Arsenijevic, Dyer, Mburu, dan Kiarie (2023)menganalisis 26 penelitian dari 17 negara berpendapatan rendah dan menengah.
Penelitian yang diterbitkan dalam Human Reproduction Open tersebut menemukan bahwa biaya medis langsung untuk teknologi reproduksi berbantu berada pada kisaran US$2.109 hingga US$18.592.
Para peneliti juga menemukan bahwa di sejumlah negara, biaya tersebut dapat mencapai sekitar dua kali pendapatan domestik bruto (GDP) per kapita. Kondisi ini menunjukkan bahwa layanan ART dapat menjadi beban finansial yang cukup berat bagi pasangan yang membutuhkan perawatan infertilitas.
Bagaimana dengan program bayi tabung di Indonesia?
Indonesia juga memiliki perkembangan layanan IVF yang cukup signifikan. Studi “Ten Years of In Vitro Fertilization in Indonesia: Access to Infertility Care in a Developing Country” yang diterbitkan pada 2024 menganalisis data program ART di Indonesia selama 2011–2020. Penelitian tersebut mencatat 69.569 siklus ART selama periode tersebut. Jumlah klinik IVF yang dilaporkan juga meningkat dari 14 klinik pada 2011 menjadi 41 klinik pada 2020.
Namun, penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa kehamilan tidak selalu terjadi dalam satu kali siklus. Angka kehamilan yang dilaporkan berada pada kisaran 24,6–37,3 persen, tergantung periode dan karakteristik siklus yang dianalisis.
Artinya, sebagian pasangan mungkin membutuhkan lebih dari satu siklus untuk mendapatkan kehamilan. Jika hal tersebut terjadi, biaya yang harus dikeluarkan tentu bisa bertambah.
Usia dan kondisi kesuburan juga berpengaruh
Biaya IVF tidak selalu sama untuk setiap pasangan. Usia, kondisi ovarium, kualitas sperma, respons terhadap obat, jumlah sel telur yang diperoleh, perkembangan embrio, hingga prosedur tambahan dapat memengaruhi rencana perawatan.
American Society for Reproductive Medicine menyebutkan bahwa usia perempuan merupakan salah satu faktor penting yang berkaitan dengan peluang keberhasilan IVF. Karena itu, dokter biasanya akan menyesuaikan protokol pengobatan dengan kondisi masing-masing pasien. Dengan kata lain, pasangan yang menjalani IVF belum tentu mendapatkan jenis obat, jumlah pemeriksaan, maupun prosedur yang sama.
Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyoroti persoalan biaya dalam layanan infertilitas. Dalam Guideline for the Prevention, Diagnosis and Treatment of Infertility, WHO menjelaskan bahwa biaya pengobatan, kebutuhan tenaga kesehatan terlatih, peralatan, serta infrastruktur menjadi sejumlah faktor yang dapat membatasi akses masyarakat terhadap layanan infertilitas.
WHO mendorong agar layanan infertilitas dapat dibuat lebih mudah diakses dan lebih terjangkau, termasuk melalui sistem pembiayaan kesehatan yang sesuai.
Kenapa program bayi tabung mahal?
Kalau dirangkum, program bayi tabung mahal karena prosesnya melibatkan banyak tahapan medis dan teknologi yang membutuhkan fasilitas serta tenaga ahli khusus. Mulai dari konsultasi dan pemeriksaan kesuburan, obat stimulasi ovarium, pemantauan perkembangan sel telur, pengambilan sel telur, proses fertilisasi, kultur embrio, hingga transfer embrio semuanya membutuhkan sumber daya medis. Belum lagi jika pasangan membutuhkan prosedur tambahan atau penyimpanan embrio.
Jadi, biaya IVF sebenarnya tidak hanya membayar proses membuat bayi di laboratorium. Ada banyak komponen di baliknya, termasuk obat-obatan, dokter, perawat, embriolog, peralatan laboratorium, bahan kultur, sistem pengendalian kualitas, serta fasilitas penyimpanan embrio.
Bagi Bunda dan Ayah yang sedang mempertimbangkan program bayi tabung, sebaiknya tanyakan apa saja yang sudah termasuk dalam paket, seperti biaya obat, pemeriksaan, pengambilan sel telur, fertilisasi, kultur embrio, transfer embrio, serta kemungkinan biaya tambahan jika membutuhkan prosedur tertentu. Dengan mengetahui rincian tersebut sejak awal, pasangan bisa mempersiapkan biaya, waktu, dan kondisi mental dengan lebih matang.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Luna Maya Hiatus Demi Promil, Inginkan Bayi Kembar
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Pertimbangan Penting Sebelum Memulai Program Bayi Tabung
Pelajaran dari Cerita Bunda yang Gagal Jalani Program Bayi Tabung
Waktu yang Dibutuhkan untuk Jalani Prosedur Bayi Tabung
Biaya Bayi Tabung 2023 dan Daftar Rumah Sakitnya, Ketahui Kisarannya yuk Bun
TERPOPULER
Tak Perlu Berdebat, Ini Kalimat Tegas untuk Menghadapi Orang yang Suka Meremehkan Perasaan
150 Nama Bayi Terinspirasi Teratai dan Artinya untuk Anak Laki-laki & Perempuan
Kenapa saat Demam Sering Mimpi Aneh? Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya
Kenapa Program Bayi Tabung Mahal? Ini Fakta di Baliknya
Potret Omesh dan Dian Ayu Bangga Putri Sulungnya Ikut Lomba Debat di Bangkok
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Hair Mask untuk Rambut Kering dan Rusak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Kenapa saat Demam Sering Mimpi Aneh? Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya
Tak Perlu Berdebat, Ini Kalimat Tegas untuk Menghadapi Orang yang Suka Meremehkan Perasaan
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Kenapa Program Bayi Tabung Mahal? Ini Fakta di Baliknya
150 Nama Bayi Terinspirasi Teratai dan Artinya untuk Anak Laki-laki & Perempuan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Botol Susu yang Bisa Dipakai Sampai Anak Besar, Emang Ada?
-
Beautynesia
5 Manfaat Anak Ikut Mengerjakan Pekerjaan Rumah Bersama Orang Tua
-
Female Daily
Kenapa Jerawat Susah Hilang Padahal Sudah Coba Berbagai Produk? Ini Penjelasannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Aktris Euphoria Ungkap DM Tak Senonoh dari Pemain Bola Iran, Berujung Di-bully
-
Mommies Daily
Sunscreen Untuk Remaja Rentan Berjerawat atau Acne-Prone