KEHAMILAN
Bunda Ini Alami Pipi Bengkak setelah Jalani Operasi Caesar, Penyebabnya...
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Senin, 14 Sep 2026 11:35 WIBOperasi caesar biasanya identik dengan cerita tentang proses persalinan, pemulihan luka, hingga perjuangan pertama kali menyusui Si Kecil. Namun, seorang bunda justru mengalami kondisi tak biasa setelah menjalani operasi caesar, yakni kedua pipinya tiba-tiba membengkak.
Kondisi tersebut muncul beberapa jam setelah operasi dan membuat wajahnya tampak berbeda. Ternyata, pembengkakan yang dialaminya bukan gondongan, melainkan kondisi langka yang dikenal sebagai anesthesia mumps.
Kisah serupa juga pernah dilaporkan dalam sejumlah penelitian. Bahkan, kondisi ini dapat terjadi setelah anestesi spinal yang umum digunakan dalam operasi caesar.
Apa itu anesthesia mumps?
Anesthesia mumps merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan pembengkakan sementara pada kelenjar ludah, terutama kelenjar parotis, setelah seseorang menjalani operasi atau tindakan anestesi.
Kelenjar parotis merupakan kelenjar ludah terbesar yang terletak di area depan dan bawah telinga, tepat di sekitar pipi dan rahang. Ketika kelenjar ini membengkak, wajah dapat terlihat lebih besar pada salah satu atau kedua sisi. Meski disebut mumps, kondisi ini berbeda dengan penyakit gondongan (mumps) yang disebabkan oleh infeksi virus.
Dikutip dari Anesthesia Essays and Researches, anesthesia mumps merupakan komplikasi pascaoperasi yang jarang terjadi dan umumnya bersifat jinak serta dapat sembuh dengan sendirinya.
Bunda ini alami pipi bengkak setelah operasi caesar
Kasus yang menjadi perhatian dalam laporan terbaru tersebut dialami seorang perempuan berusia 42 tahun dari Sulaymaniyah, Irak. Sekitar lima jam setelah menjalani operasi caesar dengan anestesi spinal, kedua sisi wajahnya mengalami pembengkakan. Pembengkakan lebih terlihat pada sisi kanan dan berada di sekitar area kelenjar parotis.
Menariknya, ini bukan pertama kalinya ia mengalami kondisi serupa. Pada operasi caesar sebelumnya, ia juga pernah mengalami pembengkakan wajah setelah mendapatkan anestesi spinal. Pembengkakan tersebut kemudian menghilang dalam beberapa hari.
Dokter menduga kondisi yang dialaminya merupakan anesthesia mumps, atau istilah medisnya acute postoperative transient sialadenitis. Kondisi tersebut umumnya bersifat sementara dan tidak meninggalkan masalah jangka panjang.
Kenapa pipi bisa bengkak setelah operasi caesar?
Sampai saat ini, mekanisme pasti anesthesia mumps belum diketahui. Namun, sejumlah penelitian menemukan beberapa faktor yang diduga dapat memicu pembengkakan kelenjar ludah.
Salah satunya adalah dehidrasi selama periode sebelum dan sesudah operasi. Ketika tubuh kekurangan cairan, air liur dapat menjadi lebih kental sehingga berpotensi mengganggu aliran melalui saluran kelenjar ludah.
Selain itu, posisi tubuh selama operasi, tekanan pada area kepala dan leher, perubahan aliran darah, hingga obat-obatan tertentu yang diberikan selama prosedur juga diduga berperan.
Dikutip dari sebuah studi dalam Jurnal Cureus pada 2023 menyebutkan beberapa kemungkinan faktor, termasuk dehidrasi perioperatif, kongesti vena, posisi selama operasi, peningkatan sekresi air liur, serta penggunaan obat tertentu seperti atropin dan ephedrine.
Namun, penting dicatat bahwa faktor-faktor tersebut masih berupa dugaan berdasarkan laporan kasus dan literatur yang tersedia. Belum ada mekanisme tunggal yang terbukti sebagai penyebab pasti kondisi ini.
Bisa terjadi setelah anestesi spinal
Bunda mungkin bertanya-tanya, bagaimana mungkin pipi membengkak setelah anestesi spinal yang diberikan di area punggung? Ternyata, anesthesia mumps tidak selalu berkaitan dengan anestesi yang diberikan langsung di sekitar wajah atau leher.
Sebagian besar laporan awal mengenai kondisi ini memang berkaitan dengan anestesi umum. Namun, beberapa kasus menunjukkan bahwa pembengkakan kelenjar parotis juga dapat muncul setelah anestesi spinal, termasuk pada operasi caesar.
Dalam sebuah case report yang diterbitkan pada 2022, seorang perempuan hamil berusia 30 tahun mengalami pembengkakan kedua kelenjar parotis sekitar tujuh jam setelah operasi caesar dengan anestesi spinal. Setelah mendapatkan terapi rehidrasi dan satu dosis hidrokortison, pembengkakan menghilang pada hari kedua setelah operasi.
Penelitian lain yang diterbitkan pada 2023 juga melaporkan kasus perempuan hamil berusia 31 tahun yang mengalami pembengkakan bilateral pada area parotis sekitar lima jam setelah operasi caesar dengan anestesi spinal.
Pasien tersebut mendapatkan cairan intravena, deksametason, dan parasetamol. Kondisinya membaik secara bertahap dan pembengkakan menghilang sepenuhnya dalam waktu 48 jam. Artinya, meskipun jarang, pipi bengkak setelah operasi caesar dengan anestesi spinal memang pernah dilaporkan dalam penelitian medis.
Salah satu tinjauan literatur yang diterbitkan dalam Anesthesia Essays and Researches menjelaskan bahwa anesthesia mumps biasanya muncul sebagai pembesaran kelenjar parotis yang bersifat sementara.
Penyebabnya masih belum sepenuhnya dipahami. Sejumlah mekanisme yang diduga antara lain dehidrasi, trauma, reaksi hipersensitivitas, serta penyumbatan saluran kelenjar ludah akibat posisi tubuh, batu kelenjar ludah, atau sekret yang menjadi lebih kental.
Laporan lain dalam Cureus menyebutkan angka kejadian yang pernah dilaporkan sekitar 0,16–0,2 persen, meski penulis menegaskan bahwa angka sebenarnya sulit diketahui karena kondisi ini sangat jarang dan kemungkinan masih kurang terdiagnosis.
Jadi, bunda tidak perlu langsung khawatir ketika mendengar istilah anesthesia mumps. Kondisi ini memang tidak umum, tetapi sebagian besar kasus yang dilaporkan memiliki perjalanan yang baik.
Biasanya berapa lama pipi bengkak setelah operasi?
Pada sebagian besar kasus, pembengkakan akan berangsur-angsur berkurang dalam hitungan jam hingga beberapa hari.
Dalam kasus perempuan yang menjalani operasi caesar pada penelitian 2022, pembengkakan sisi kiri menghilang dalam waktu sekitar 10 jam, sementara sisi kanan membaik hingga menghilang pada hari kedua.
Sementara itu, kasus yang diterbitkan pada 2023 menunjukkan pembengkakan hilang sepenuhnya dalam waktu sekitar 48 jam setelah mendapatkan terapi suportif.
Literature review juga menunjukkan bahwa banyak kasus anesthesia mumps dapat membaik secara spontan tanpa pengobatan khusus. Penanganan biasanya berfokus pada observasi, mencukupi kebutuhan cairan, menjaga kebersihan mulut, serta memberikan obat sesuai kondisi pasien.
Apakah pipi bengkak setelah caesar berbahaya?
Pada umumnya, anesthesia mumps bersifat ringan dan sementara. Namun, bukan berarti semua pembengkakan wajah setelah operasi boleh dianggap sepele. Dalam kasus yang sangat jarang, pembengkakan dapat meluas hingga area saluran napas dan menyebabkan gangguan pernapasan.
Sebuah laporan medis bahkan mendokumentasikan kasus anesthesia mumps yang berkembang menjadi sumbatan jalan napas. Kondisi seperti ini membutuhkan penanganan segera untuk memastikan jalan napas pasien tetap aman.
- Karena itu, bunda sebaiknya segera memberi tahu dokter apabila setelah operasi mengalami pembengkakan wajah, terutama jika disertai:
- Sesak atau sulit bernapas
- Sulit menelan
- Suara berubah
- Lidah atau bibir ikut membengkak
- Pembengkakan semakin cepat
- Demam atau nyeri hebat
- Area yang bengkak tampak merah dan terasa panas
Gejala tersebut dapat menunjukkan penyebab lain selain anesthesia mumps, sehingga pemeriksaan dokter tetap diperlukan.
Pipi yang tiba-tiba membesar setelah melahirkan memang bisa membuat bunda panik. Namun, tidak semua pembengkakan di area pipi berarti gondongan.
Pada anesthesia mumps, pembengkakan biasanya berkaitan dengan kelenjar parotis dan dapat muncul dalam beberapa jam setelah operasi. Dokter akan mempertimbangkan riwayat operasi, jenis anestesi, waktu munculnya pembengkakan, pemeriksaan fisik, serta tanda-tanda infeksi untuk menentukan penyebabnya.
Pada beberapa kasus yang dilaporkan, pasien tidak mengalami demam, kemerahan, nyeri, maupun keluarnya nanah dari saluran kelenjar ludah. Kondisi pasien juga membaik dalam waktu singkat dengan terapi suportif.
Apa yang harus dilakukan Bunda?
Jika pipi atau wajah tiba-tiba membengkak setelah operasi caesar, jangan langsung panik dan jangan pula menganggapnya sebagai efek anestesi yang pasti normal.
Segera beri tahu dokter atau perawat yang menangani bunda. Tenaga medis dapat memastikan apakah pembengkakan tersebut merupakan anesthesia mumps, infeksi kelenjar ludah, reaksi alergi, atau kondisi lainnya.
Bila memang merupakan anesthesia mumps, sebagian besar kasus dapat membaik dengan penanganan suportif dan pemantauan. Studi kasus pada pasien yang menjalani operasi caesar menunjukkan pembengkakan dapat menghilang dalam 1–2 hari.
Kondisi ini memang langka, tetapi kisah tersebut menjadi pengingat bahwa tubuh dapat memberikan respons yang tidak biasa setelah proses persalinan dan anestesi. Yang terpenting, setiap pembengkakan yang muncul tiba-tiba setelah operasi tetap perlu disampaikan kepada tenaga medis agar penyebabnya bisa dipastikan dan komplikasi serius dapat dicegah.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Posisi Aman Bangun dari Kasur Setelah Operasi Caesar, Minim Nyeri!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Vagina Terasa Nyeri meski Melahirkan secara Caesar? Normal kok Bun
4 Tips Mempercepat Pemulihan Luka Operasi Caesar, Salah Satunya 'Puasa' Seks
Berapa Jarak Ideal Bunda Hamil Lagi Pasca Operasi Caesar?
Begini Jadinya Kalau Proses Lahiran Caesar Disiarkan di Radio
TERPOPULER
Meski Anak Sudah Menikah, Intip Momen Alya Rohali & Suami Setia Dampingi Namira Marathon di Sydney
6 Kebiasaan Sederhana untuk Jaga Paru-paru Tetap Sehat Optimal Menurut Pakar
Keren! Penyanyi Agatha Chelsea Kuliah di 2 Universitas Bergengsi Dunia, Harvard & MIT
Bunda Ini Alami Pipi Bengkak setelah Jalani Operasi Caesar, Penyebabnya...
150 Nama Bayi Terinspirasi Bunga Iris dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Air Purifier dengan HEPA Filter, Jaga Kualitas Udara dalam Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Mini Vacuum Cleaner, Ukuran Kecil tapi Daya Isap Kuat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sandal Jepit Perempuan yang Stylish dan Nyaman untuk Berbagai Aktivitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Kompor Portable Terbaik untuk Dapur dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Penyintas Kanker Payudara Tetap Bisa Menyusui, Benarkah?
5 Rekomendasi Air Purifier dengan HEPA Filter, Jaga Kualitas Udara dalam Rumah
Meski Anak Sudah Menikah, Intip Momen Alya Rohali & Suami Setia Dampingi Namira Marathon di Sydney
Bunda Ini Alami Pipi Bengkak setelah Jalani Operasi Caesar, Penyebabnya...
6 Kebiasaan Sederhana untuk Jaga Paru-paru Tetap Sehat Optimal Menurut Pakar
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Motor Matic Harian Naik Kelas, Ini Fakta Yamaha NMAX Neo yang Perlu Kamu Tahu
-
Beautynesia
5 Potret Anggun Song Hye Kyo Saat Menghadiri Acara Guerlain
-
Female Daily
Penasaran Apa Saja yang Bisa Kamu Temukan di MCM Plaza Indonesia? Intip Koleksi Autumn/Winter 2026-nya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Momen Bulan Madu Dikta Wicaksono & Rachel Florencia, Tampil Mesra di Pantai
-
Mommies Daily
Single Parent Wajib Waspada, 7 Red Flag Kantor yang Bisa Bikin Kerja Makin Berat