KEHAMILAN
Kisah Haru Bunda Salahkan Diri 3 Th Belum Sukses IVF, Kini Berjuang Menata Hati
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Senin, 26 Oct 2026 11:35 WIBPerjuangan untuk mendapatkan momongan tak selalu berjalan sesuai harapan. Bagi sebagian pasangan, perjalanan menuju kehamilan bisa melibatkan berbagai pemeriksaan medis, perubahan gaya hidup, hingga program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF).
Perjalanan panjang ini juga bisa menguras emosi, terutama ketika hasil yang dinantikan belum kunjung datang. Hal inilah yang dirasakan Seo Dong-ju, pengacara sekaligus penyiar asal Korea Selatan, yang telah menjalani perjuangan mendapatkan momongan melalui IVF selama tiga tahun.
Dikutip dari Chosun, Seo Dong-ju menceritakan pergulatan emosionalnya saat mempersiapkan kehamilan melalui sebuah video di kanal YouTube miliknya, Tto.Do.Dong.
Dalam video tersebut, ia mengungkapkan kekecewaan setelah kembali menghadapi kendala dalam proses pengambilan sel telur. Ia bahkan mengaku menyalahkan dirinya sendiri karena merasa sudah berusaha keras selama bertahun-tahun demi mendapatkan kehamilan.
3 Tahun berjuang menjalani IVF, Bunda ini menyalahkan diri sendiri
Seo Dong-ju mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat terpuruk setelah dua bulan berturut-turut menghadapi kondisi folikel kosong atau empty follicle dalam proses IVF. Kondisi tersebut membuatnya semakin khawatir karena kesempatan mendapatkan sel telur yang dapat digunakan untuk proses pembuahan menjadi terbatas.
Ia juga menceritakan berbagai perubahan gaya hidup yang telah dijalaninya selama tiga tahun terakhir demi mempersiapkan kehamilan. Seo mengaku telah berhenti minum kopi, menjaga pola tidur, dan berusaha menjalani kebiasaan yang menurutnya dapat mendukung program hamil.
Namun, ketika hasil yang diharapkan belum juga tercapai, ia merasa kecewa dan mulai mempertanyakan dirinya sendiri. Seo bahkan mengungkapkan perasaan bersalah kepada sang suami. Ia merasa suaminya juga telah banyak berkorban selama perjalanan mereka mendapatkan momongan.
Pengalaman tersebut memperlihatkan betapa beratnya tekanan emosional yang dapat dirasakan seseorang ketika menjalani program kesuburan dalam waktu panjang.
Bunda merasa harus mengorbankan banyak hal demi mendapatkan momongan
Selain menjalani pemeriksaan dan prosedur medis, Seo Dong-ju juga melakukan berbagai perubahan dalam kebiasaan sehari-hari.
Ia mengaku telah berhenti mengonsumsi minuman bersoda yang sebelumnya menjadi favoritnya. Ia juga berusaha membatasi makanan tertentu dan lebih disiplin menjaga pola makan.
Dalam pengakuannya, Seo sempat merasa bahwa dirinya harus mengorbankan berbagai hal yang disukai demi mendapatkan kesempatan memiliki anak. Pola pikir tersebut membuatnya semakin keras terhadap diri sendiri ketika upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil.
Padahal, keberhasilan program bayi tabung tidak hanya ditentukan oleh kedisiplinan seseorang dalam menjalani pola hidup tertentu. Hasil IVF dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor medis, termasuk usia, kondisi sel telur dan sperma, kualitas embrio, serta penyebab infertilitas yang dialami pasangan.
Karena itu, kegagalan dalam satu siklus IVF bukan berarti seorang perempuan kurang berusaha atau telah melakukan sesuatu yang salah.
Penelitian ungkap perjuangan infertilitas bisa memengaruhi kesehatan mental
Pengalaman Seo Dong-ju sejalan dengan temuan penelitian mengenai dampak infertilitas terhadap kesehatan mental perempuan.
Sebuah tinjauan sistematis dan meta-analisis yang diterbitkan dalam jurnal BMJ Open pada 2022 menganalisis 32 penelitian dengan total 124.556 perempuan. Penelitian tersebut menemukan adanya hubungan antara infertilitas dan masalah psikologis. Perempuan yang mengalami infertilitas memiliki kemungkinan mengalami tekanan psikologis dan depresi yang lebih tinggi dibandingkan perempuan yang tidak mengalami infertilitas.
Temuan ini menunjukkan bahwa perjuangan mendapatkan keturunan bukan hanya berkaitan dengan kondisi fisik dan prosedur medis, tetapi juga dapat memengaruhi kesejahteraan emosional perempuan.
Tekanan tersebut bisa semakin terasa ketika seseorang menghadapi hasil pengobatan yang tidak sesuai harapan, ketidakpastian mengenai peluang kehamilan, atau perasaan bersalah terhadap pasangan.
Meski demikian, pengalaman setiap orang berbeda. Tidak semua perempuan yang menjalani IVF akan mengalami masalah kesehatan mental yang sama.
Kini belajar menata hati dan menyadari kebahagiaan tak hanya bergantung pada momongan
Di tengah perjuangan panjangnya, Seo Dong-ju mulai mencoba mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya menyadari bahwa, terlepas dari apakah nantinya memiliki anak atau tidak, ia sebenarnya sudah memiliki banyak hal yang membuat hidupnya terasa bahagia.
Kesadaran tersebut membantunya melihat kembali perjalanan yang selama ini dijalani dengan penuh tekanan. Seo juga mengatakan bahwa dukungan dari sang suami dan orang-orang terdekat menjadi sumber kekuatan baginya.
Perjalanannya belum tentu berakhir sesuai harapan yang selama ini diimpikan. Namun, ia mulai belajar untuk tidak terus-menerus menyalahkan diri sendiri dan tidak menjadikan keberhasilan mendapatkan momongan sebagai satu-satunya ukuran kebahagiaan.
Kisah Seo Dong-ju menjadi pengingat bahwa perempuan yang sedang berjuang mendapatkan keturunan juga membutuhkan ruang untuk beristirahat secara emosional, menerima perasaan kecewa, dan mendapatkan dukungan dari orang-orang di sekitarnya.
Bagi Bunda yang sedang menjalani IVF atau program hamil lainnya, belum berhasil hamil bukan berarti Bunda gagal sebagai pasangan atau kurang berusaha. Perjalanan setiap orang berbeda, dan Bunda tidak harus menghadapi semua perasaan itu sendirian.
Jika tekanan emosional mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, berkonsultasi dengan psikolog atau tenaga kesehatan yang memahami persoalan infertilitas dapat menjadi salah satu cara untuk memperoleh dukungan yang sesuai.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Mengenal Postpartum Psychosis, Hal yang Perlu Diwaspadai Setelah Melahirkan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bunda, Begini lho Proses Transfer Embrio ke Rahim pada Program IVF
Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Memutuskan Program Bayi Tabung
3 Kisah Haru Bunda Sukses Bayi Tabung, Melahirkan Pertama Kali di Usia 73 Tahun
Haru, Perjuangan Pasangan Jalani 15 Kali Bayi Tabung demi Punya Anak
TERPOPULER
Berjaya Selama 92 Tahun, Pabrik Biskuit Legendaris Ini Tutup Akhir Oktober
Potret Nadia Soekarno Turun 20 Kg usai Melahirkan, Urus Anak Sendiri di Swiss
Punya Kebiasaan Tidur seperti Ini? Riset Ungkap Risiko Terkena 83 Penyakit Bisa Lebih Rendah
5 Cara Orang Tua Eropa Membesarkan Anak, Ada Kebiasaan Tidur hingga Disiplin yang Unik
Kisah Haru Bunda Salahkan Diri 3 Th Belum Sukses IVF, Kini Berjuang Menata Hati
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Parfum Bayi yang Aman & Wanginya Tahan Lama
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tripod HP Terbaik untuk Bikin Konten, Foto, dan Video
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Coffee Machine Terbaik untuk Bikin Kopi ala Kafe di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Catokan Pelurus Rambut Terbaik untuk Styling Praktis di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Pink Anti Lengket & Awet, Koleksi Cantik Bikin Semangat Masak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Akupunktur Bantu Kurangi Stres, Nyeri, dan Cemas saat Jalani Program Bayi Tabung
5 Cara Orang Tua Eropa Membesarkan Anak, Ada Kebiasaan Tidur hingga Disiplin yang Unik
Berjaya Selama 92 Tahun, Pabrik Biskuit Legendaris Ini Tutup Akhir Oktober
Ramai Sepekan: Puluhan Ribu Balita Terkena ISPA Hingga Ibu di Ponorogo Meninggal di Atas Motor
Potret Nadia Soekarno Turun 20 Kg usai Melahirkan, Urus Anak Sendiri di Swiss
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cari Carrier Hewan yang Nyaman? Bandingkan 3 Model Ini
-
Beautynesia
4 Kombinasi Bulan Lahir yang Cocok Jadi Sahabat Seumur Hidup
-
Female Daily
6 Buah yang Bagus untuk Kulit agar Tampak Cerah dan Glowing Alami
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
2 Ikon Asia Dilraba Dilmurat & Davika Pose Bareng, Cantiknya Bikin Terpana
-
Mommies Daily
Anak Mudah Menyerah saat Soal Sulit? Ini 5 Cara Membantu Anak Belajar Menghadapi Tantangan