kehamilan

Pentingnya Memenuhi Kebutuhan Cairan Saat Hamil

Melly Febrida 21 Nov 2017
Pentingnya Memenuhi Kebutuhan Cairan Saat Hamil/ Foto: Ari Saputra Pentingnya Memenuhi Kebutuhan Cairan Saat Hamil/ Foto: Ari Saputra
Jakarta - Throwback masa-masa hamil, saya ingat banget selalu mabuk di trimester pertama. Alhasil, makan pun nggak nafsu. Nggak cuma itu, kondisi yang nggak nyaman diperparah sama kepala yang sering pusing dan bibir kering. Nah, dua kondisi ini berkaitan banget sama asupan cairan selama kita hamil, Bun.

Soal bibir kering saat hamil, dokter spesialis obstetri dan ginekologi di Memorial Care Orange Coast Medical Center, California, dr G Thomas Ruiz punya penjelasannya. Menurut dr Thomas, mulut dan bibir kering terjadi karena kehamilan menyebabkan distribusi cairan ke jaringan lunak melambat hingga terjadilah penurunan jumlah cairan di pembuluh darah.

"Volume yang menurun di arteri dan vena akan membuat Anda haus. Nah, mulut kering jadi salah satu tanda ibu hamil butuh lebih banyak cairan," kata Thomas seperti dilansir Romper.

Kalau gitu berapa gelas air yang perlu diminum ibu hamil agar mulut nggak kering? Institute of Medicine menuliskan ibu hamil di daerah beriklim sedang butuh minum air sekitar 12 hingga 13 gelas per hari. Hitungan mereka segelasnya 8 ons, jadi kalau 13 gelas jumlahnya 104 ons. Jumlah ini sedikit lebih banyak dibanding wanita yang nggak hamil yakni 11 gelas per hari.

Rekomendasi untuk memperbanyak minum juga membuat kita para ibu hamil jadi beser alias sering buang air kecil nih, Bun. Jadi, beser yang dialami ibu hamil bukan cuma karena rahim yang makin ke sini makin besar lalu menekan kandung kemih. Menurut dr Thomas, meski dianjurkan minum 13 gelas air per hari, ibu hamil cukup minum untuk menghilangkan dahaganya.

Maka dari itu, dr Thomas selalu menyarankan pasiennya bawa botol air minum ke mana-mana. Jadi, kalau haus tinggal buka botol minum. Gelk, glek, glek! Haus pun hilang. Hmm, tapi kenapa sih ibu hamil butuh lebih banyak air? Menurut American Pregnancy Association (APA), ibu hamil butuh lebih banyak air karena air berperan penting dalam perkembangan bayi yang sehat.

Air membantu membentuk plasenta yang berperan penting memberi nutrisi ke janin. Selain itu, air juga punya andil dalam membentuk kantong amnion. Untuk tahu asupan cairan Bunda cukup atau nggak, coba lihat warna urine, Bun. Kalau dehidrasi, urine terlihat kuning tua dan hampir berwarna cokelat. Seharusnya, urine normal berwarna kuning muda hingga hampir jernih.


"Ibu hamil yang dehidrasi mungkin juga mengalami 'maternal overheating'. Karena cairan kurang, tubuh nggak punya cukup air untuk mengatur panas tubuh. Jadilah Bunda merasa kepanasan. Kekurangan cairan juga bisa menyebabkan komplikasi kehamilan yang parah seperti cairan amnion rendah, cacat tabung saraf pada bayi, produksi ASI rendah, dan persalinan prematur. Selain minum 13 gelas air putih sehari, dehidrasi bisa dicegah dengan menghindari latihan berat atau menghabiskan banyak waktu di lingkungan yang panas," tulis APA.

Pentingnya Memenuhi Kebutuhan Cairan Saat HamilPentingnya Memenuhi Kebutuhan Cairan Saat Hamil /Foto: thinkstock


Manfaat Penuhi Kebutuhan Cairan bagi Ibu Hamil Selain Cegah Bibir Kering

Dikutip dari What To Expect, ketika bunda yang lagi hamil memenuhi kebutuhan cairan ada beberapa manfaat yang bisa didapat, yaitu:

1. Bantu Penyerapan Nutrisi

Saat hamil, bunda biasanya dapat vitamin prenatal dari dokter selain wajib mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Nah, konsumsi air yang cukup membantu tubuh menyerap nutrisi penting ke sel dan mengangkut vitamin, mineral, serta hormon ke sel darah. Dengan bantuan air juga sel darah yang kaya nutrisi ini dialirkan ke plasenta hingga bisa sampai ke calon bayi.

2. Memperbaiki Sistem Pencernaan

Perubahan hormon selama hamil bukan nggak mungkin bikin gerakan usus melambat. Sehingga, konstipasi jadi keluhan yang sering dirasa Bunda. Untuk membantu memperlancar pencernaan, ibu hamil disarankan banyak mengonsumsi makanan kaya serat dan memenuhi kebutuhan cairannya. Apalagi, kalau kita susah buang air besar (BAB) bukan nggak mungkin hemorrhoid alias ambeien kambuh, Bun. Duh, jangan sampai ya.


3. Bantu Atasi Kepanasan, Pusing, dan Bengkak

Minum cukup air selama hamil bisa menjaga sistem pendinginan tubuh berjalan dengan lancar. Sehingga, ini bisa membantu Bunda nggak terlalu kepanasan. Minum cukup air juga menghindarkan Bunda dari dehidrasi yang bisa bikin mudah lelah dan pusing. Selain itu, banyak minum air putih juga membantu tubuh menyingkirkan kelebihan sodium, meminimalkan pembengkakan terutama bengkak di kaki, termasuk di pergelangan kaki. (rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi