kehamilan

Tes Kehamilan Pakai Pemutih Pakaian, Akurat Nggak Ya?

Asri Ediyati 27 Mei 2018
Tes Kehamilan Pakai Pemutih Pakaian, Akurat Nggak Ya?/ Foto: Thinkstock Tes Kehamilan Pakai Pemutih Pakaian, Akurat Nggak Ya?/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Beberapa waktu lalu, sempat tren penggunaan pasta gigi untuk mendeteksi kehamilan. Nah, sekarang ada yang pakai pemutih nih, Bun. Dilansir Healthform, salah satu alasan seorang ibu menggunakan pemutih pakaian sebagai alat tes kahamilan adalah untuk menghemat uang. Singkatnya, tinggal memanfaatkan bahan yang ada di rumah, Bun. Akan tetapi, apakah pemutih pakaian ini akurat untuk tes kehamilan?

Memang nggak jelas kapan pemutih pakaian menjadi bahan tes kehamilan, tetapi ternyata banyak wanita telah mencobanya. Cukup cari di mesin pencarian Google dengan kalimat 'pemutih pakaian tes kehamilan' atau 'bleach pregnancy test' dan kita akan menemukan banyak YouTuber dan ibu-ibu blogger berbagi pengalaman mereka dengan eksperimen ini.

Dalam kebanyakan eksperimen, para wanita hanya menambahkan sedikit pemutih ke secangkir air kencing mereka. Jika urine mulai berbusa seperti gelas soda berbusa, itu berarti mereka hamil. Jika urine nggak berubah atau hanya ada sedikit embun, berarti hasilnya negatif.




Kelsey Escoriaza, blogger dan YouTuber berbagi pengalamannya menggunakan tes kehamilan dengan pemutih dan tiga tes DIY lainnya di YouTube pada tahun 2017.

"Tes kehamilan dengan pemutih adalah yang tercepat dengan hasil positifnya. Bahkan sebelum saya sempat mengaduk air pipis dengan pemutih itu sudah mulai berbusa, jadi saya langsung tahu itu adalah hasil yang positif," kata Kelsey dikutip dari Parents.

Tapi, meskipun terjadi secara kebetulan di eksperimen Kelsey, dia bilang dia akan merekomendasikan tes ini hanya untuk bersenang-senang.

"Meskipun hasilnya benar untuk saya, saya tidak ingin seseorang menganggapnya sebagai kebenaran dan memanggil dokter mengatakan bahwa mereka hamil tanpa menggunakan alat tes yang dibeli di toko terlebih dahulu," katanya.

Jadi bagaimana cara kerja tes kehamilan ini? Orang percaya bahwa zat kimia pada pemutih bereaksi terhadap hormon yang disebut human chorionic gonadotropin - HCG - yang merupakan salah satu tanda pertama bahwa seorang wanita hamil. Ini adalah hormon yang terdeteksi dalam tes kehamilan standar, dan itu juga diduga apa yang membuat gelembung pemutih ketika terjadi kontak dengan urin wanita hamil.

Sementara itu, para ahli tidak yakin dengan argumen tersebut. Gillian Dean, MD MPH direktur senior layanan medis untuk Planned Parenthood Federation of America, mencatat bahwa tidak ada data ilmiah untuk mendukung apakah pemutih atau tes DIY lainnya aman atau efektif.

"Satu-satunya cara untuk mengetahui pasti apakah ibu hamil atau tidak adalah dengan mengikuti tes kehamilan standar. Tes kehamilan sangat akurat ketika ibu menggunakannya dengan benar," kata Gillian.

Ada banyak jenis tes kehamilan DIY yang sedang dibahas secara online, termasuk metode menggunakan gula, cuka, pasta gigi, dan daun dandelion. Tetapi tes kehamilan dengan pemutih ternyata berbahaya, lho. Bahan kimia dalam pemutih pakaian sangat beracun dan sangat berbahaya bagi wanita hamil. Jenny Abrams MD menyarankan untuk menghindari paparan bahan kimia sama sekali.

"Jika seorang wanita berharap untuk hamil, atau di awal kehamilan, saya pasti akan merekomendasikan menghindari sebanyak mungkin paparan beracun dan berbahaya, dan dengan demikian saya akan membatasi pemakaian pemutih. Saya tahu bahwa ada alasan historis dan budaya mengapa beberapa wanita memilih pengobatan rumahan dan pengujian daripada mencari perawatan dari dokter," katanya.

Kata dr Jenny, saat ini, nggak ada studi DIY tes kehamilan di luar sana, dan ketika ada tes kehamilan over-the-counter (testpack) yang terjangkau, dapat diakses, dan akurat tersedia, ia akan sangat merekomendasikan wanita menggunakan metode konvensional daripada metode yang kurang dapat diandalkan. (rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi