kehamilan

Gejala Hamil Muda yang Meghan Markle Alami

Melly Febrida Kamis, 18 Okt 2018 - 20.06 WIB
Meghan Markle (Foto: Getty Images) Meghan Markle (Foto: Getty Images)
Dubbo - Hamil muda masih bisa aktif? Bisa banget Bun, seperti Meghan Markle yang masih saja menjalani segudang kegiatan. Ia memang merasa sedikit lelah, namun sejauh ini semua baik-baik saja.

Di tengah kehamilannya yang diperkirakan masih berusia 12 minggu, Duchess of Sussex malah sibuk melakukan perjalanan publik keduanya selama 16 hari. Apalagi usia Meghan di kehamilan pertamanya ini terbilang cukup dewasa, yakni 37 tahun.

Beberapa hari setelah mengungkapkan sedang menanti kehadiran buah hati pertamanya itu, Meghan mengatakan kepada para ibu di Dubbo, Australia, sejauh ini ia merasa berpacu dengan adrenalin, Bun. Meghan menceritakannya saat minum teh bersama Emily Carroll (33 tahun), ibu bagi Ruby berusia 13 bulan dan seorang anggota keluarga petani di Dubbo, Australia.




Kata Caroll, Meghan bercerita kalau sejauh ini dia merasa kehamilannya baik-baik saja. Malah adrenalinnya terasa dipacu. Dalam 16 hari saja, Meghan harus menghadiri 76 acara dan hanya bisa sekali beristirahat di sela-selanya.

Nggak cuma berkunjung, Bun, Meghan Markle ternyata juga menyempatkan diri membuat kue pisang sebagai bingkisan untuk tuan rumah. Kata Meghan, sebagai bangsawan seharusnya tidak datang untuk minum teh dengan tangan kosong.

Yang lebih mengejutkan Bun, kue pisang itu buatan sendiri yang dipanggang di Admiralty House malam sebelumnya.

"Dia mengatakan dia khawatir dengan memasukkan terlalu banyak pisang ke dalamnya. Namun, Duke berkata tidak pernah terlalu banyak pisang," kata Benita Woodley, 20, seperti dilansir Elle.




Tampaknya Meghan Markle belum belum menderita morning sickness yang parah, tidak seperti saudara iparnya Kate Middleton yang menderita hiperemesis gravidarum - bentuk ekstrem dari gejala kehamilan - pada ketiga kehamilannya.

Selama ini seringnya ibu hamil muda mengalami mual-mual. Kata dr Med. Damar Pramusinto SpOG, mual, dan muntah lumrah terjadi akibat perubahan hormon berupa peningkatan hCG (Human chorionic gonadotropin).

Sejumlah peneliti menduga gejala mual-mual terjadi agar wanita yang lagi hamil nggak mudah makan sembarangan sehingga bayinya bisa terlindungi dari zat-zat yang berbahaya, Bun. (nwy/nwy)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi