kehamilan

Tips Agar Bunda Melahirkan Normal dengan Mudah

Muhayati Faridatun Kamis, 10 Jan 2019 - 14.56 WIB
Tips agar Bunda melahirkan normal dengan mudah/ Foto: thinkstock Tips agar Bunda melahirkan normal dengan mudah/ Foto: thinkstock
Jakarta - Melahirkan secara alami seperti sedang dalam mempertaruhkan hidup dan mati ya, Bun . Tidak mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin ya, bisa melahirkan normal tanpa hambatan.

Dilansir Parents, persalinan normal merupakan keinginan yang masuk akal dan bisa dicapai oleh 85 persen wanita hamil. Sedangkan 15 persen lainnya tercatat memiliki komplikasi kesehatan yang menempatkan mereka dalam kategori berisiko tinggi.

Sehingga, sebagian ibu hamil yang berisiko tersebut membutuhkan intervensi tertentu, seperti operasi caesar, agar proses kelahiran lebih aman bagi ibu dan bayi. Di Amerika Serikat (AS), menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), sekitar 67,2 persen wanita di AS melahirkan secara alami.


Pada penelitian lain, CDC mengungkap, 61 persen wanita melahirkan normal dengan bantuan epidural atau penghilang rasa sakit, sementara 39 persen lainnya melahirkan secara alami tanpa epidural. Beberapa dari mereka juga memilih persalinan normal karena tidak sempat atau tidak tersedia epidural.

Nah, agar keinginan Bunda tercapai untuk melahirkan secara alami dengan mudah, simak tips berikut yang HaiBunda rangkum dari berbagai sumber:

1. Pilih bidan atau dokter
Disarankan untuk memilih bidan atau dokter yang sangat menganjurkan dan mendukung Bunda melahirkan secara normal. "Bidan atau dokter itu akan mengelola seluruh proses kelahiran dengan cara yang paling kondusif, sehingga berjalan sukses," kata Maria Lorillo, bidan berlisensi CPM (Certified Professional Midwife) dari San Fransisco, Amerika Serikat.

2. Kontrol berat badan
Begitu memasuki trimester ketiga hingga tiba waktu perkiraan melahirkan, Bunda disarankan untuk mengontrol berat badan. Persalinan normal akan terasa lebih mudah jika Bunda tidak mengalami kelebihan berat badan semasa kehamilan. Bobot janin juga akan memengaruhi mudah atau tidaknya proses persalinan.

Ilustrasi ibu hamil/ Ilustrasi ibu hamil/ Foto: Instagram

3. Kurangi intervensi kehamilan
Kalau tidak memiliki masalah kesehatan tertentu, Bunda sebaiknya mengurangi tes medis, perawatan atau intervensi apa pun selama kehamilan. Beberapa tes mungkin diperlukan, tapi banyak yang sifatnya opsional. Jika direkomendasikan, pastikan apakah benar-benar membutuhkannya dan akan mengubah atau meningkatkan kesehatan Bunda. Lakukan itu jika bidan atau dokter memberi alasan yang kuat.

4. Siapkan fisik dan mental
Jelang melahirkan, mental Bunda harus benar-benar siap sehingga mendukung fisik tetap fit. Jangan lupa juga untuk tetap berpikir positif. Lupakan cerita-cerita tentang pengalaman teman atau keluarga saat mereka melahirkan. Yakinkan bahwa Bunda bisa melewati persalinan dengan baik.

5. Lebih sering berendam
Lebih sering berendam dalam air diyakini dapat mempermudah persalinan secara alami. Semasa kehamilan, Bunda juga biasanya disarankan untuk sering berenang. Pasalnya, banyak berendam dalam air dipercaya akan membuat Bunda lebih rileks dan mengurangi rasa sakit.

6. Ikut kelas persalinan
Kelas persalinan bisa menambah pengetahuan Bunda tentang bagaimana cara melahirkan normal tanpa hambatan berarti. Bunda juga bisa mengikuti kelas senam hamil untuk mengetahui teknik melahirkan, khususnya mengejan atau 'ngeden' yang tepat, serta bagaimana cara mengatur napas jelang melahirkan. Selain di rumah sakit atau klinik, Bunda juga harus mempraktikkan senam di rumah ya.

7. Buka mata
Bunda disarankan untuk tetap membuka mata selama kontraksi. Cara ini dianggap efektif untuk mengatasi rasa sakit selama proses persalinan. Penelitian menunjukkan, membuka mata saat merasakan sakit akan membantu Bunda mempersepsikan sedikit rasa sakit dibandingkan dengan menutup mata. Kontak mata dengan pasangan saat proses persalinan juga dipercaya mengurangi rasa sakit Bunda.

"Setiap wanita mencapai titik persalinan saat dia tidak ingin melakukannya lagi. Untungnya, kebanyakan dari kita mengalami ini saat mendekati akhir persalinan," ujar Kelly Camden, LM, CPM, bidan berlisensi dari New Mexico, dikutip dari Parents.

(muf/rap)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi