kehamilan

Bunda Boleh Kok Makan Es Krim Saat Hamil, Tapi...

Muhayati Faridatun Minggu, 10 Mar 2019 - 07.59 WIB
Ilustrasi ibu hamil makan es krim/ Foto: iStock Ilustrasi ibu hamil makan es krim/ Foto: iStock
Jakarta - Begitu rasa mual di awal kehamilan berlalu, nafsu makan Bubun langsung meningkat nih. Bawaannya mau makan terus dan semua makanan kok kayaknya menggoda untuk disantap. Termasuk es krim, Bun.

Saat memasuki usia kandungan 30 minggu, Bubun mulai rutin ikut senam hamil di RS Gandaria, Jakarta Selatan, setiap Sabtu pagi. Berat badan Bubun dan bobot janin selalu dipantau oleh bidan Mesakh, selaku instruktur senam.

Ternyata, kenaikan berat janin Bubun melesat cepat. Bidan Mesakh lalu menyarankan untuk mengontrol asupan supaya janin enggak terlalu besar, sehingga Bubun bisa melahirkan normal dengan lancar.

"Mulai diet karbo ya, jangan terlalu sering makan es krim," begitu pesan bidan Mesakh.


Wah, padahal kan enak banget ya makan es krim. Apalagi bunda hamil yang sepanjang hari selalu merasa gerah dan maunya makanan yang segar. Bubun jadi penasaran deh, sebenarnya boleh enggak sih makan es krim semasa hamil?

Melansir Mom Junction, es krim pada umumnya aman dikonsumsi, tapi Bunda harus memastikan bahwa es krim itu tidak terkontaminasi bakteri. Kalau mudah terserang pilek atau mengidap sinusitis, baiknya Bunda minta saran dokter apakah boleh makan es krim selama kehamilan.

Ilustrasi ibu hamil makan es krim/ Ilustrasi ibu hamil makan es krim/ Foto: iStock
Dalam ulasan berjudul 4 Nutritional Benefits Of Ice Cream During Pregnancy tersebut juga dijelaskan, Bunda tidak akan membahayakan janin dalam kandungan kalau mengonsumsi es krim. Tapi, Bunda perlu ingat ya:

1. Setengah cangkir es krim mengandung sekira 16 gram gula tambahan dan 111 kalori.

2. Peluang Bunda melahirkan lewat operasi caesar akan meningkat kalau kenaikan berat badan terlalu banyak selama hamil.

3. Berat janin juga kemungkinan terlalu cepat naik dan bisa menyebabkan Bunda sulit untuk melahirkan.

4. Di sisi lain, es krim mengandung dosis kalsium yang baik untuk membantu perkembangan tulang dan gigi bayi Bunda.


Ya, meskipun es krim sangat menyegarkan, kita harus hati-hati terhadap bahaya yang bisa ditimbulkan terutama saat hamil. Baiknya, Bunda simak yuk, berikut faktor-faktor risiko makan es krim selama kehamilan:

1. Kemungkinan tertular bakteri listeria meningkat saat Bunda sering mengonsumsi es krim.

2. Bakteri bisa saja berada dalam mesin yang menampung dan menyajikan es krim yang Bunda beli.

3. Hal ini memiliki potensi memengaruhi cairan ketuban, plasenta, atau janin dalam kandungan, setelah Bunda terinfeksi bakteri.

4. Setelah terinfeksi, mungkin menyebabkan beberapa komplikasi yang tidak diinginkan seperti keguguran, lahir mati, luka kulit, meningitis, juga infeksi pernapasan pada bayi baru lahir.

Lantas gimana dong kalau 'ngidam' es krim? Enggak perlu panik, Bun. Boleh kok makan es krim semasa hamil, tapi pastikan terbuat dari susu pasteurisasi yang benar-benar aman. Jadi, Bunda tetap bisa menikmatinya tanpa rasa cemas.

Hindari juga beli es krim di pinggir jalan yang mungkin tidak higienis. Kalau Bunda masih merasa ragu saat mau makan es krim, cobalah yoghurt dengan buah-buahan segar dan sirup cokelat. Hm, sama-sama nikmat!


Atau, Bunda mau makan agar-agar buatan sendiri? Lihat nih resep jeli dalam video berikut:

[Gambas:Video 20detik]

(muf/muf)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi