kesehatan

Beda Tubuh Anak Biru karena Penyakit Jantung Bawaan dan yang Normal

Radian Nyi Sukmasari Senin, 23 Okt 2017 - 12.02 WIB
Beda Tubuh Anak Biru karena Penyakit Jantung Bawaan dan yang Normal/ Foto: thinkstock Beda Tubuh Anak Biru karena Penyakit Jantung Bawaan dan yang Normal/ Foto: thinkstock
Jakarta - Pada Penyakit Jantung Bawaan (PJB) ada kelompok penyakit jantung bawaan biru. Salah satu tandanya adalah ada bagian tubuh anak yang membiru. Eits, tapi jangan salah, dalam keadaan normal seperti kedinginan beberapa bagian tubuh anak juga bisa membiru, Bun. Lantas, gimana membedakannya?

dr Poppy S Roebiono SpJP dari RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita bilang kenapa ada anak yang mengalami penyakit jantung bawaan biru? Soalnya, ada darah kotor (yang mengandung kadar oksigen rendah) yang harusnya masuk ke paru-paru tapi justru kembali lagi ke tubuh akibat adanya kelainan pada jantung.

"Biru itu bukan mukanya yang biru tapi bibir atau lidah, jadi mukosa di mulut. Atau kukunya yang biru. Tapi hati-hati juga, anak kedinginan juga biru lho akibat pembuluh darah menciut karena kedinginan sehingga darah kurang oksigen," kata dr Poppy.

Lalu, gimana cara membedakannya, Dok? Kata dr Poppy, biru akibat anak kedinginan akan hilang ketika anak sudah dalam kondisi hangat. Beda dengan anak dengan penyakit jantung bawaan, biru di bagian kuku, bibir, atau lidah terjadi terus-terusan dan nggak hilang meski kondisinya sudah stabil.

Baca juga: Kondisi Anak yang Bisa Jadi Gejala Penyakit Jantung Bawaan

"Kemudian birunya menetap sejak lahir dan bertambah berat seiring bertambahnya usia anak. Terus, kalau anak nangis atau beraktivitas fisik, makin biru bagian tubuhnya. Nah, itu yang mesti diwaspadai," tambah dr Poppy yang juga berpraktik di Mayapada Hospital Jakarta Selatan.

Pada anak dengan penyakit jantung bawaan biru, ada yang disebut serangan biru akut. Kalau kondisi ini nggak segera ditangani bisa berakibat fatal. Serangan biru akut adalah kekurangan oksigen yang dialami anak secara mendadak. Ciri-cirinya, anak tiba-tiba jadi biru setelah sebelumnya menangis, buang air besar, atau demam. Biru yang dialami anak disertai gelisah, napas cepat, lemas, kesadaran menurun, dan kadang kejang.

"Pertolongan pertamanya sembari anak dibawa ke RS, buat anak dalam posisi knee chest. Letakkan kedua lutut ke dadanya dalam posisi tidur atau digendong supaya darah semua ke badan. Karena kakinya kan ditekuk, nggak ada darah ke kaki. Pada anak yang lebih besar, dia bisa disuruh melakukan squatting, jongkok. Posisi ini akan dilakukan otomatis sama anak yang lebih besar kalau dia kecapekan saat jalan," tutur dr Poppy.

Untuk penanganan penyakit jantung bawaan, kata dr Poppy, bisa dilakukan pemberian obat untuk membantu kerja jantung jadi lebih ringan. Tapi, obat ini tidak untuk mengubah kelainan pada jantung. Tindakan non bedah juga bisa dilakukan misalnya menutup lubang di sekat jantung pakai alat penutup melalui kateter. Tapi, pada kasus penyakit jantung bawaan yang kompleks umumnya pasien memang harus dibedah.

"Penting buat orang tua tahu dan mengenali gejala penyakit jantung bawaan sejak dini. Cepat konsultasikan ke dokter, sehingga anak cepat dapat pengobatan dan tindakan yang diperlukan," tutup dr Poppy.

Baca juga: Bocah 9 Tahun Kena Serangan Jantung Saat Makan Hot Dog, Apa Sebabnya?

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi