kesehatan

Seolah Bebas, Bayi Ini Bentangkan Tangan Saat Dilahirkan

Melly Febrida 14 Apr 2018
Seolah Bebas, Bayi Ini Bentangkan Tangan Saat Dilahirkan/ Foto: Thinkstock Seolah Bebas, Bayi Ini Bentangkan Tangan Saat Dilahirkan/ Foto: Thinkstock
Washington, D.C. - Momen nggak biasa saat si kecil lahir ini tertangkap jepretan kamera. Ya, saat lahir, bayi ini membentangkan tangannya, seolah merasa bebas. Ekspresinya pun mendukung lho.

Jadi bayi ini lahir setelah menjalani proses persalinan yang cukup lama, yakni empat hari. Bayi bernama Sulivan ini lahir 8 Maret 2018 lalu. Sebenarnya Sulivan lahir lebih cepat seminggu dari perkiraan karena bundanya, Angel Taylor (33), mengalami tekanan darah tinggi dan ketakutan mengalami ruptur uterus.

Angel Taylor yang tinggal di Washington ini sebenarnya nggak asing dengan kehamilan dan persalinan yang sulit. Anak tertuanya yang sekarang berusia 5 tahun, dilahirkan melalui operasi caesar yang sangat traumatis. Sedangkan putrinya yang kini berusia 3 tahun lahir melalui VBAC (kelahiran vagina setelah operasi caesar) dengan persalinan yang sangat panjang. Nah, anak ketiganya pun melalui proses persalinan yang panjang.

Angel masuk rumah sakit sejak 5 Maret namun tanpa dilasi. Dokter kemudian memberikan dosis kecil pitocin, versi sintetis oksitosin, hormon alami yang membantu uterus berkontraksi selama persalinan.



Tapi, para dokter khawatir Angel bisa mengalami ruptur uterus. Ini komplikasi yang jarang terjadi tetapi mengancam jiwa karena tekanan besar saat bayi bergerak melalui jalan lahir ibu dan menyebabkan rahim robek. Demikian seperti dilansir Dailymail.

Kekhawatiran ini karena sebelumnya Angel pernah bedah caesar, yang terkadang bisa membuat rahim lemah. Akibatnya bayi sulit lahir melalui vagina atau bahkan berbahaya.

Sebenarnya, Angel ingin kelahiran anak ketiganya ini secara normal. Tetapi setelah tiga hari di rumah sakit, serviks Angel hanya melebar empat centimeter. Padahal, untuk melahirkan setidaknya harus memiliki lebar 10 centimeter.



Dokter akhirnya memutuskan melakukan bedah caesar tak terencana setelah empat hari tidak ada perkembangan signifikan. Nah, saat dokter mengangkat Sulivan dari rahim ibunya, si bayi mengangkat kedua tangannya seolah terbebas, sekaligus seperti ingin memeluk. Wajahnya juga seperti tersenyum lebar. Momen itu diabadikan oleh Laura Shockley Photography.

Selama kehamilan ketiganya ini Angel didiagnosis dengan kelompok B strep positif, dan dia juga mengalami diabetes gestasional. "Banyak hal yang benar-benar pengalaman baru bagi saya, terutama diagnosis diabetes saat kehamilan," kata Angel kepada Babble.

Kata Angel, meskipun persalinannya panjang dan traumatis, putranya yang baru lahir selalu tampak bahagia. Kini dia sudah bergaul dengan putranya yang berusia lima tahun, Caledon, dan putrinya yang berusia tiga tahun, Kerrigan.



Kenapa persalinannya sampai 4 hari ya? "Ternyata saya memiliki banyak jaringan parut di rahim bawah saya dan itu sangat ketat dan tidak terbuka sehingga Sulivan agak terjebak di dalamnya. Mereka sangat sulit untuk mengeluarkannya. Dia benar-benar terjebak di sana," kenang Angel.

Bicara soal tekanan darah tinggi selama kehamilan, hal itu bisa menyebabkan komplikasi serius bagi ibu dan bayinya, Bun. Termasuk kelahiran prematur dan preeklampsia, suatu kondisi yang ditandai oleh tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan ginjal, hati, dan otak jika tidak ditangani.

Selain itu Bun, hipertensi selama kehamilan menjadi salah satu penyebab umum kematian ibu lho. Jadi ibu hamil yang memiliki hipertensi disebut memiliki kehamilan berisiko. (vit/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi