kesehatan

Walau Sakit Parah, Bocah Ini Tetap Menyanyi dengan Riang

Amelia Sewaka 16 Apr 2018
Walau Sakit Parah, Bocah Ini Tetap Menyanyi dengan Riang/ Foto: Thinkstock Walau Sakit Parah, Bocah Ini Tetap Menyanyi dengan Riang/ Foto: Thinkstock
California, AS - Pernah merasa resah dan gelisah akhir-akhir ini, Bun? Merasa stres dan masalah rumah maupun pekerjaan tak kunjung usai. Ya, kita semua pasti pernah mengalami perasaan itu, tapi bukan berarti kita jadi patah semangat dan uring-uringan terus lho. Coba lihat gadis cilik ini yang tetap semangat walau sedang sakit parah.

Seorang ibu di California bernama Lindsay Chapman-Carroll memposting sebuah video di Facebook yang menunjukkan putrinya, Leah, yang berusia 4 tahun bernyanyi sambil bergoyang dengan lagu 'Overcomer' milik penyanyi Kristen Mandisa. Ya mungkin ini terlihat biasa dan umum pada anak usianya, tapi ada yang berbeda dari nyanyian dan tarian Leah.



Leah adalah seorang anak yang memiliki gangguan langka, neutropenia kongenital yang parah. Ini merupakan kondisi langka yang ditandai oleh rendahnya jenis sel darah putih tertentu. Kondisi ini menyebabkan sering terjadi infeksi yang dialami Leah. Demikian seperti dikutip dari Huffington Post.

Ibunya bilang sudah lebih dari 10 bulan ini Leah jauh dari keluarga. Ya, dia sudah cukup lama tinggal di Rumah Sakit Anak Oakland Benioff.

Karena kondisi itu, sumsum tulang tidak dapat memproduksi sel darah putih secara normal. Nah, dr Alison Matsunaga merupakan salah satu orang yang merawat Leah pertama kali.

"Leah memiliki masalah dengan cara makan yang normal karena terdapat masalah di penyerapannya melalui saluran usus. Jadi dia membutuhkan banyak perawatan berbeda," kata dr Matsunaga dilansir CBS News.

Walau Sakit Parah, Bocah Ini Tetap Menyanyi dengan RiangLeah begitu ceria ketika bernyanyi. Foto: Facebook/Lindsey Bolin
Untuk mengalihkan perhatian Leah dari kebosanan dan rasa sakit, ibunya mencari lagu di internet. Sejak itu Leah menjadi penggemar penyanyi lagu-lagu rohani, Kristen Mandisa.

"Dunia membutuhkan kegembiraan saat ini, terutama di Amerika Serikat. Dan saya pikir Leah memiliki kegembiraan murni tentang dirinya. Dan lagu itu sendiri sangat pas untuk hidupnya, ia telah menjadi pemenang dan mampu melewati semua yang dia alami," kata Lindsay.

Leah telah menjalani dua transplantasi sumsum tulang yang memberikannya banyak efek samping. Namun, suara kecil Leah telah menginspirasi banyak orang, termasuk sang penyanyi idola.

Lindsay kemudian membagikan video Leah yang sedang lip synk lagu Kristen Mandisa di laman Facebook-nya. "Ya Tuhan! Itu membawa senyum di wajahku, tangisan di mataku, dan sukacita untuk jiwaku! Memanjatkan doa untuk Leah sekarang juga," tulis Kristen Mandisa mengomentari video tersebut.



Semua orang tua pasti merasa sedih ketika buah hatinya didiagnosis penyakit kronis. Tapi, ketika anak masih memiliki semangat untuk tetap menjalani kesehariannya, orang tua pun harus mendukung.

"Ketika anak meski dia sakit tapi masih punya semangat sekolah, mau bermain sama teman-temannya, masih mau menjalani hobinya, kenapa kita batasi? Beri anak kesempatan melakukan hal itu," tutur perawat dari Rumah Rachel, yayasan yang memberikan layanan paliatif, Rina Wahyuni, dikutip dari detikHealth.

Dikatakan Rina, sering kali orang tua merasa putus asa dan berpikir anaknya tak perlu melakukan apa-apa lagi karena penyakitnya sudah parah. Namun sudah sepatutnya orang tua tetap mendukung anak dalam menjalankan kehidupannya.

Tapi patut diingat saat menjalankan kesehariannya, anak patut terus diawasi. Bagaimanapun, dikatakan Rina, anak dalam kondisi berbeda dengan anak lainnya.

[Gambas:Youtube]

(vit/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi