kesehatan

Ini Sebabnya Mudah Memar Salah Satu Gejala Leukemia pada Anak

Nurvita Indarini Rabu, 18 Jul 2018 - 08.05 WIB
Ini Sebabnya Mudah Memar Salah Satu Gejala Leukemia pada Anak/ Foto: Thinkstock Ini Sebabnya Mudah Memar Salah Satu Gejala Leukemia pada Anak/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Nggak tega rasanya melihat anak sakit, terlebih sakitnya leukemia. Dan ini pula yang tengah dihadapi penyanyi Denada. 1,5 Bulan sudah anak semata wayangnya, Shakira, dirawat di rumah sakit di Singapura karena leukemia.

Sebagaimana penyakit kanker lainnya, salah satu pengobatan leukemia atau kanker darah adalah dengan kemoterapi. Ya, ini pula yang dijalani Shakira.

Sakitnya Shakira memunculkan simpati berbagai pihak. Di saat yang sama banyak juga orang tua yang bertanya-tanya apa saja gejala leukemia. Nah, salah satu gejala leukemia adalah badan yang mudah memar dan mudah berdarah.



Denada mencurigai ada yang nggak beres dengan putrinya karena melihat adanya memar. Kata Denada, beberapa hari setelah liburan, dia melihat ada seperti lebam atau memar di tubuh Shakira. Setelah itu, Shakira mengalami demam tinggi.

Ya, pada anak-anak dengan leukemia, mereka memang gampang sekali berdarah dan memar. Ini merupakan tanda tingkat pembekuan darahnya rendah.

Trombosit adalah fragmen sel atau sel yang membantu darah untuk membeku yang diproduksi oleh sumsum tulang. Nah, rendahnya tingkat trombosit dalam tubuh dapat mengakibatkan keterlambatan dalam pembekuan darah sehingga anak-anak leukemia gampang berdarah.



dr Edi Tehuteru SpA(K) dari RS Dharmais mengatakan leukemia berkaitan dengan sumsung tulang yang ia ibaratkan sebagai pabrik darah merah, darah putih, dan keping darah atau trombosit. Jika kekurangan trombosit, maka mudah terjadi perdarahan dan bisa muncul seperti bintik-bintik merah. Demikian dikutip dari detikHealth.

JIka anak pucat, mudah infeksi atau demam yang tak kunjung membaik, serta mudah memar atau berdarah, ada baiknya segera konsultasi ke dokter ya, Bun. "Ini untuk konfirmasi. Memang belum tentu kanker. Kalau memang kanker itu lebih baik karena ditemukan dini," ujar dr Edi. (vit/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi