kesehatan

Gara-gara Sentuh Ulat Bulu Balita Ini Harus Dirawat di RS

Amelia Sewaka Kamis, 19 Jul 2018 - 11.57 WIB
Gara-gara Sentuh Ulat Bulu Balita Ini Harus Dirawat di RS/ Foto: Facebook Gara-gara Sentuh Ulat Bulu Balita Ini Harus Dirawat di RS/ Foto: Facebook
Plymouth, Inggris - Jangan salah, Bun, ulat yang disentuh anak juga bisa membahayakan mereka lho. Seperti yang dialami bocah 4 tahun bernama Beau ini. Nyawanya hampir terancam setelah menyentuh ulat bulu di depan rumahnya.

Ibu Beau, Mae Jordan, mengatakan putranya nggak sengaja menyentuh ulat berbulu di depan pintu rumah mereka. Setelah menyentuh ulat, Beau jadi ngantuk parah dan wajahnya bengkak, Bun. Dia lantas dilarikan ke RS. Mae percaya ulat yang disentuh anaknya adalah jenis Oak Processionary Moth yang beracun.

Sebelumnya, Mae tahu menyentuh ulat jenis itu bisa bikin kulit iritasi, menyebabkan serangan asma yang mengancam jiwa, muntah hebat dan ruam kulit. Duh, seram ya, Bun, gara-gara pegang ulat bulu nyawa si kecil bisa terancam

"Saya tidak tahu seekor ulat bisa melakukan ini. Ketika anak-anak sedang senang-senangnya mengambil serangga ketika main di luar, saya hanya ingin orang tua menyadari bahwa ini bisa terjadi," kata Mae dilansir Fox News.

Beau sempat dirawat selama beberapa jam di RS dan mendapat suntikan antihistamin. Kala itu, kondisi mata Beau bengkak. Karena Beau belum minum cairan apapun tim medis berusaha menunggu reaksi tubuh bocah itu untuk buang air kecil. Belum lagi Beau mengeluh kesakitan saat tidur. Hiks, Mae sedih bukan main.




Berangkat dari apa yang dialami Beau, Mae ingin mengingatkan para orang tua untuk lebih mengawasi si kecil ketika bermain terlebih main di luar ruangan. Ya, karena kata Mae selain serangga, ulat pun berisiko disentuh anak. Berdasarkan kejadian yang dialami Bae, ahli ulat Steve Ogden belum bisa memastikan jenis ulat apa yang menyengat Bae.

"Tapi penting bagi orang tua menjauhkan anak-anaknya dari makhluk berambut atau berbulu apapun spesiesnya. Beberapa orang tampaknya memiliki kulit yang lebih sensitif daripada yang lain, terutama anak-anak, jadi untuk berada di sisi yang aman selalu lebih baik untuk menghindari kontak kulit langsung dengan ulat berbulu," kata Steve, dikutip dari Wildlife Insight.

Bicara kulit sensitif, memang ada beberapa tipe anak yang memiliki tipe kulit yang sensitif. Pernah digigit nyamuk namun bekasnya tidak hilang selama berhari-hari? Itu tandanya anak memiliki kulit sensitif.

dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK dari D&I Skin Centre mengatakan kulit sensitif tergolong sebagai kulit atopi atau alergi. Artinya, kulit cenderung lebih mudah gatal, kering, luka dan meninggalkan bekas.

"Kulit atopi itu cenderung kering karena kurangnya lapisan minyak pada kulit, sehingga penguapan meningkat. Kulit yang kering akan menimbulkan rasa gatal sehingga ketika digaruk akan jadi luka dan berbekas," tutur dr Darma kepada detikHealth.

Semua bayi yang baru lahir umumnya kulitnya memang sensitif. Tapi nih, Bun, biasanya kulit sensitif ini berkurang di usia tiga bulan. Meski begitu, kita harus benar-benar memperhatikan nih kulit si kecil, soalnya ada lho yang sampai besar pun masih punya kulit sensitif.

Kulit sensitif dikenal juga sebagai atopic skin. Ini merupakan keadaan khusus pada kulit yang menunjukkan tanda-tanda gangguan pertahanan kulit dan sistem imun yang hiperaktif terhadap bahan-bahan iritatif dan alergenik.

Gara-gara Sentuh Ulat Bulu Balita Ini Harus Dirawat di RSTanda kulit bayi sensitif. Foto: ilustrasi/thinkstock

Dijelaskan dr Mirawati Setyorini, SpKK, FINSDV ada beberapa tanda kulit sensitif pada bayi yakni:
1. Kulit kering
2. Sering gatal saat berkeringat atau terkena bahan tertentu
3. Bercak putih, seperti bersisik
4. Sering infeksi kulit
5. Bentuk beratnya adalah eksim.

"Saat baru lahir, kondisi kulit bayi belum berkembang dan belum berfungsi sempurna. Kulit bayi baru lahir akan mengalami perubahan adaptif alamiah secara perlahan," terang dr Mira.

Untuk mengatasi kulit bayi yang sensitif, bisa dicoba menggunakan produk perawatan bayi yang memiliki kandungan moisturizer dalam jumlah banyak. Karena moisturizer terbukti menurunkan angka kejadian atopic dermatitis pada bayi.

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi