kesehatan

Asupan yang Wajib Dipenuhi di 1.000 Hari Pertama Kehidupan Anak

Safira Raudhatul Sabtu, 24 Nov 2018 - 15.32 WIB
Ilustrasi asupan di 1.000 hari pertama kehidupan/ Foto: thinkstock Ilustrasi asupan di 1.000 hari pertama kehidupan/ Foto: thinkstock
Jakarta - Di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) anak atau sejak masa kehamilan sampai anak usia 2 tahun, ibu sudah harus memikirkan makanan apa yang baik dikonsumsi anak nih. Dengan begitu, tumbuh dan kembangnya bisa optimal.

Apalagi seperti kita tahu, Bun, sejak kehamilan sampai anak usia 2 tahun merupakan periode yang sangat penting. Soalnya, di masa itu fase pertumbuhan dan perkembangan anak sedang pesat-pesatnya, terutama perkembangan otak.

"Selama masa kehamilan, ibu harus selalu menjaga pola makannya seperti usahakan konsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, kemudian istirahat yang cukup. Selama masa kehamilan ibu harus senang, tidak boleh stres. Senggaknya bisa mengelola stres dengan baik," kata dr Mulia Suryandari, koordinator program pencegahan dan penanggulangan penyakit (P2P) kecamatan Penjaringan, saat ditemui HaiBunda di acara 'Sosialisasi Sleek 1.000 Hari Pertama Kehidupan' di RPTRA JakPro Asli, Pluit, Jakarta, Jumat (23/11/2018)



Tidak hanya mengonsumsi buah-buahan dan sayuran, ibu hamil juga bisa dapat mengonsumsi tablet penambah darah dan vitamin asam folat. Adapun makanan yang dikonsumsi untuk ibu hamil, dr Mulia menambahkan yakni yang mengandung zat besi yang berfungsi mengantarkan zat gizi ke bayi.

Ilustrasi asupan anakIlustrasi asupan anak/ Foto: dok.HaiBunda
Makanan kaya zat besi seperti bayam,daging merah, telur dan kacang-kacangan. Ketika si kecil sudah lahir, pastikan mereka mendapat ASI eksklusif sampai usia 6 bulan. Di usia 6-9 bulan, anak tetap perlu mendapat ASI dan makanan pendamping ASI (MPASI).

"Pastikan MPASI mengandung karbohidrat, misalnya nasi, kentang dan ubi. Lalu mengandung protein seperti daging ayam, sapi, telur, ikan, tempe, tahu dan kedelai. Kemudian, anak harus mendapat sayur dan buah untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral," tambah dr Mulia.

dr Mulia menambahkan, Bunda memberi tambahkan lemak seperti minyak kelapa atau minyak zaitun saat mengolah MPASu buat si kecil. Gunakan bumbu sebagai alternatif gula dan garam ya, Bun. Kemudian, di usia 9-12 bulan anak bisa diberi MPASI dengan tekstur yang lebih kasar.

"Di usia 12 bulan dan selanjutnya, anak sudah bisa diberi makanan rumahan. Hindari konsumsi makanan yang mengandung pengawet dan pemanis buatan," ujar dr Mulia.

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi