menyusui

5 Kekhawatiran yang Sering Dirasakan Ibu Menyusui

Dwi Indah Nurcahyani Rabu, 08 May 2019 05:10 WIB
5 Kekhawatiran yang Sering Dirasakan Ibu Menyusui
Jakarta - Selama menyusui, banyak Bunda merasa cemas berlebihan. Biasanya berkutat pada ketakutan mengenai pasokan ASI yang dianggap tak mencukupi kebutuhan bayinya.

Meski sudah makan banyak, tak sedikit ibu menyusui yang masih khawatir pasokan ASI-nya kurang. Wah kalau sudah begini harus gimana ya, Bun?


"Para Bunda sering mengira karena bayi sering makan, atau karena payudara kurang terasa penuh sehingga mereka mengira tidak menghasilkan cukup ASI. Tetapi ini tidaklah benar,"ujar Linda Hanna, IBCLC, Program Coordinator for Lactation and Prenatal Education Services di Los Angles, dikutip dari Webmd.


Selain kecemasan pasokan ASI, ibu menyusui juga kerap merasakan beberapa kekhawatiran berikut ini lho.

1.Merasa kesakitan

Melansir The Conversation, menyusui tidaklah selalu terasa sakit tapi banyak ibu menyusui merasa ketakutan lebih dulu. Jika Bunda salah satunya, pastikan untuk melakukan teknik menyusui dengan benar. Konsultasikan dengan konselor laktasi untuk mendapatkan keterampilan menyusui dengan baik.

2. Merasa perlu minum obat

Saat tubuh tidak terlalu fit, Bunda kerap merasa perlu untuk mengonsumsi obat agar cepat pulih. Tetapi di satu sisi, Bunda merasa galau karena takut memengaruhi rasa ASI. Untuk mengatasi hal tersebut, pastikan untuk selalu mengonsumsi obat atas petunjuk dokter ya, Bun. Sehingga Bunda pun merasa aman mengonsumsinya meski tetap menyusui.

5 Kekhawatiran yang Sering Dirasakan Ibu MenyusuiKecemasan ibu menyusui/ Foto: iStock

3. Diet yang tidak sempurna

Seringkali, tak sedikit Bunda yang merasa kalau pola makannya kurang sehat. Padahal, masa menyusui seharusnya didukung dengan menu makan yang sehat demi memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Nah, agar Bunda merasa nyaman, segeralah makan setelah menyusui dan pastikan untuk makan sehat.

4. Bayi terlalu banyak menyusu

Bayi yang disusui secara alami memang akan lebih sering menyusu setiap dua jam atau lebih. Bunda pun tidak perlu khawatir karena ASI sangat mudah dicerna oleh bayi Bunda. Sehingga, saat mereka menyusu lebih banyak, Bunda hanya perlu memastikan kalau Bunda menghasilkan cukup ASI. Ingat Bun, semakin banyak bayi menyusu justru semakin banyak ASI dihasilkan.

5. Khawatir tidak bisa menyusui secara eksklusif

Terkadang, beberapa kondisi kesehatan atau masalah fisik yang Bunda alami membuat kekhawatiran kalau Bunda akan kesulitan mencukupi kebutuhan ASI buah hati. Sesekali, Bunda pun memutuskan untuk memberikan susu formula guna menambah kebutuhan asupan mereka.


Tetapi, jangan karena alasan tersebut lantas membuat Bunda berhenti menyusui sama sekali. Sebab, ketika berhenti menyusui maka pasokan ASI perlahan pun menyusut. Jadi, tetaplah menyusui si kecil sesering mungkin ya, Bun, sehingga ASI yang dihasilkan pun semakin banyak.

Tetap semangat menyusui, Bunda!

Bunda, simak juga yuk mengenai bahaya filer payudara dalam video di bawah ini!

[Gambas:Video Haibunda]

(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi