menyusui

Hukum Telat Mengganti Utang Puasa Saat Masih Menyusui

Ratih Wulan Pinandu Minggu, 12 May 2019 17:30 WIB
Hukum Telat Mengganti Utang Puasa Saat Masih Menyusui
Jakarta - Ada sebagian Bunda yang terpaksa tidak bisa menjalankan puasa Ramadhan, karena masih menyusui. Bunda yang masih memberi ASI eksklusif untuk anaknya yang berusia di bawah 6 bulan, memang butuh asupan nutrisi yang mencukupi agar tidak mengganggu produksi ASI.

Lalu, bagaimana Islam mengatur mengenai hal itu? Menurut penjelasan Ustazah Aini Aryani, LC dari Rumah Fiqih, ibu hamil dan menyusui masuk dalam golongan yang diperbolehkan untuk mengganti puasa Ramadhan di lain hari. Tapi hal itu tentunya disertai dengan ketentuan yang telah disyariatkan dalam Islam.


"Kalau ibunya lemas, tak bertenaga maka di-qada. Sebaliknya kalau ibunya kuat, namun dokter mengkhawatirkan anaknya, lebih tepatnya sumber kekhawatirannya dari anak maka konsekuensinya di-qhada plus fidyah," jelas Aini baru-baru ini.


Namun, ada kalanya ibu menyusui belum sempat membayar utang puasanya tahun lalu karena masih memberi ASI untuk si kecil. Hal itu tentu membuatnya telat membayar utang puasa, padahal puasa Ramadhan sudah tiba kembali. Apakah Bunda harus tetap meng-qada utang puasanya atau boleh membayar fidyah?

Hukum Telat Mengganti Utang Puasa Saat Masih Menyusui dalam IslamUtang puasa ibu menyusui/ Foto: iStock

Dilansir laman NU Online, Ustaz M. Ali Zainal Abidin, pengajar di Pondok Pesantren Annuriyah, Jember,  mengatakan saat ibu menyusui ingin mengganti puasa Ramadhan, d harus dilihat kondisi si ibu dan bayinya. Jika Bunda dan bayinya sehat, tetap wajib mengganti puasa sebelum datang Ramadhan tahun berikutnya.

Sebagai konsekuensinya, selain mengganti puasa Bunda juga diwajibkan membayar kafarat, yakni satu mud makanan pokok yang diberikan pada fakir miskin setiap satu hari qhada puasa yang di akhirkan. Satu mud setara dengan 0,6 kg beras atau 3/4 liter beras, Bun.

Sedangkan, bila ibu menyusui sakit dan berpotensi membahayakan bayinya maka diperbolehkan untuk mengakhiri puasanya setelah masuk Ramadhan selanjutnya, sampai kekhawatiran itu tidak ada.


Nah, sebaiknya memang segera mengganti utang puasa Ramadhan secepatnya ya, Bun, agar tidak melanggar ketentuan Islam.

Simak juga yuk, Bun, kiat olahraga saat berpuasa dalam video di bawah ini!

[Gambas:Video Haibunda]

(rap/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi