HaiBunda

MENYUSUI

Nipple Former, Alat Bantu Menyusui untuk Bunda Pemilik Puting Datar

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Senin, 02 Dec 2019 18:30 WIB
Ilustrasi ibu menyusui/ Foto: iStock
Jakarta - Setiap ibu punya tantangan berbeda dalam menyusui buah hatinya. Salah satunya masalah bentuk puting yang datar.

Banyak yang bilang, seorang wanita dengan puting datar akan sulit menyusui. Namun, kenyataannya tidak, Bun.


Konselor ASI dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr.Ameetha Drupadi mengatakan, sebenarnya kalau menyusui, apapun bentuk puting, enggak menjadi masalah. Menyusui anak itu tidak di ujung puting tapi sampai areola payudara.


Namun, untuk memudahkan saat menyusui, Bunda bisa menggunakan alat yang namanya nipple former. Alat yang ditempelkan di payudara ini bisa digunakan dari usia kehamilan 7 bulan.

"Untuk memudahkan, dari usia 7 bulan bisa menggunakan alat namanya nipple former, bentuknya seperti mangkuk mirip silikon yang tengahnya bolong di lingkaran puting," kata Ameetha, dalam acara Media Talk Show Kiat Sukses MengASIhi di Artotel Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Nipple former ditempelkan di puting. Nah, saat si ibu pakai bra, ada tekanan yang bikin puting tertarik keluar.

"Jadi ketika anak lahir, putingnya agak lebih menonjol dibandingkan ibu yang tidak menggunakannya," ujar Ameetha.

Ibu menyusui/ Foto: iStock

Sedangkan menurut dr.Asti Praborini, SpA, IBCLC, nipple former bisa digunakan mulai trimester ke-3 atau sekitar usia kehamilan 32 minggu. Alat terpasang di dalam bra selama 1 jam per hari dan meningkat teratur sampai 8 jam per hari.

"Setelah melahirkan, ibu tetap bisa menggunakan nipple former, dan diperbolehkan menggunakan nipple puller untuk menarik puting lebih menonjol," tutur Asti, dikutip dari detikcom.

Nipple former termasuk alat yang sulit ditemukan di Indonesia. Meski begitu, Bunda enggak perlu khawatir dan takut tidak bisa menyusui langsung si kecil.

Ameetha menambahkan, meski puting datar, ibu tetap bisa menyusui jika belajar dari awal. Menyusui itu menyesuaikan areola payudara. Ia juga mengingatkan untuk tidak banyak melakukan tindakan pada payudara saat hamil.

"Pada saat hamil kita enggak boleh terlalu intervensi si puting, takutnya kontraksi. Saat lahir, yang terpenting anak tidak langsung dikenalkan dengan dot atau empeng," jelas Ameetha.


Simak juga macam makanan yang mampu memperbanyak jumlah ASI di video berikut:



(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kisah Rima Melati dan Marcell Siahaan Pernah Tinggal di Kos Sederhana

Mom's Life Nadhifa Fitrina

THR 2026 Cair Kapan? Ini Besaran dan Aturan Resmi dari Kemnaker

Mom's Life Arina Yulistara

Angga Yunanda Ungkap Rasanya Nantikan Kelahiran Anak Pertama dengan Shenina Cinnamon

Kehamilan Amrikh Palupi

15 Ide Menu Bagi Takjil yang Hemat, Praktis, Enak & Penuh Berkah di Bulan Ramadhan

Mom's Life Natasha Ardiah

Intip Isi Rumah Termahal di Dunia Rp5,28 Triliun Milik Pangeran Saudi

Mom's Life Azhar Hanifah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Terpopuler: Deretan Artis Tutupi Kehamilan

Kisah Rima Melati dan Marcell Siahaan Pernah Tinggal di Kos Sederhana

Curi Perhatian, Muncul Tren Babypilates di Tengah Demam Pilates yang Mendunia

THR 2026 Cair Kapan? Ini Besaran dan Aturan Resmi dari Kemnaker

15 Ide Menu Bagi Takjil yang Hemat, Praktis, Enak & Penuh Berkah di Bulan Ramadhan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK