Sign Up search


menyusui

5 Penyebab Menyusui Tidak Nyaman Setelah Melahirkan Caesar

Yuni Ayu Amida Senin, 13 Jan 2020 12:08 WIB
5 Penyebab Menyusui Tidak Nyaman Setelah Melahirkan Caesar caption
Jakarta - Setiap wanita tentunya ingin proses melahirkan dan menyusui bayinya berjalan lancar. Namun, tahukah Bunda bahwa melahirkan secara caesar rupanya bisa memengaruhi proses menyusui.

Menurut Dokter Laktasi dan Ibu Menyusui di RS Permata Depok, dr.Asti Praborini, Sp.A, IBCLC, manajemen menyusui di awal-awal bayi dilahirkan sangat menentukan keberhasilan menyusui ke depannya. Nah, ibu yang melahirkan secara caesar biasanya kerap mengalami kesulitan di awal-awal menyusui bayi karena pergerakan yang terbatas. Sehingga, ibu memerlukan bantuan saat memposisikan bayi di payudara.


"Jika manajemen menyusui di minggu-minggu pertama pasca-melahirkan sudah baik, bayi dapat menetek semau bayi (on demand), dan masalah-masalah menyusui dapat segera diatasi," jelas Asti, dilansir detikcom.

Selain itu, Asti menilai, hal yang mesti diperhatikan agar produksi asi lancar dan mencukupi kebutuhan bayi adalah isapan bayi sendiri. Kalau bayi mampu mengisap dengan baik, dan payudara bisa kosong dengan efektif, produksi ASI Bunda juga akan banyak.


Bunda, berikut ini penyebab menyusui tidak nyaman usai melahirkan caesar, yang HaiBunda rangkum dari Very Well Family.

1. Menunda menyusui

Ini tergantung pada jenis anestesi yang diterima untuk operasi. Namun yang pasti, Bunda dan bayi mungkin akan mengantuk untuk sementara waktu setelah prosedur operasi selesai.

Jika mendapat anestesi umum, Bunda akan dapat menyusui setelah pengaruh anastesi mulai luntur. Dengan anestesi epidural atau spinal, Bunda mungkin dapat menyusui saat masih di ruang operasi atau di ruang pemulihan.

Meski begitu, Bunda tidak bisa langsung menyusui si kecil setelah dia lahir, tapi harus menunggu dahulu beberapa saat sampai Bunda sadar.

2. Nyeri

5 Penyebab Menyusui Tidak Nyaman Setelah Melahirkan Caesar5 Penyebab Menyusui Tidak Nyaman Setelah Melahirkan Caesar/ Foto: iStock


Rasa sakit dari bekas sayatan dan rasa sakit setelah rahim berkontraksi kembali bisa membuat Bunda sangat tidak nyaman untuk menyusui. Posisi berbaring adalah pilihan yang baik ketika sayatan mulai sembuh.

Jika Bunda ingin mencoba menyusui sambil duduk, bisa meletakkan bantal di atas area sayatan untuk melindunginya. Ini mungkin sulit pada awalnya, tetapi menyusui akan menjadi lebih mudah ketika tubuh mulai pulih.

3. Obat nyeri membuat bayi mengantuk

Sangat penting bagi ibu untuk mengonsumsi obat pereda nyeri setelah menjalani operasi caesar. Jika kesakitan, akan lebih sulit bagi tubuh untuk sembuh, dan akan tidak nyaman saat menyusui.

Meskipun obat penghilang rasa sakit tersebut aman untuk bayi, beberapa di antaranya mungkin memengaruhi ASI dan membuat bayi mengantuk. Kantuk yang disebabkan obat penghilang rasa sakit tidak berbahaya bagi bayi, tetapi bisa menjadi tantangan karena menyusui bayi yang mengantuk tidak mudah.

4. Produksi ASI terlambat

Melahirkan melalui operasi caesar mungkin menyebabkan keterlambatan produksi ASI dibandingkan melahirkan secara normal. Menyusui bayi sesegera mungkin dan sering bisa merangsang produksi ASI.

Jika terpisah dari bayi setelah melahirkan, Bunda tidak akan memiliki kesempatan untuk segera menyusui. Mintalah untuk menggunakan pompa payudara jika terpisah lebih dari 12 jam, sehingga Bunda dapat mulai merangsang payudara untuk menghasilkan ASI. Pompa setiap dua hingga tiga jam, sampai bisa menyusui bayi.

5. Emosi usai melahirkan

Jika operasi caesar sangat sulit atau jika kita tidak siap untuk keadaan darurat, keadaan fisik dan emosi dapat mengganggu keinginan untuk menyusui. Kelahiran yang traumatis atau operasi caesar yang tak terduga bisa menyebabkan kesedihan dan perasaan gagal. Jika Bunda merasa demikian, bicaralah dengan pasangan untuk mendapat dukungan.


Simak pula cerita drama Eriska Rein menyusui dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(yun/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi