HaiBunda

MENYUSUI

3 Penyebab Berat Badan Ibu Menyusui Turun Drastis

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Kamis, 06 Feb 2020 09:31 WIB
Ilustrasi ibu menyusui/ Foto: iStock
Jakarta - Menyusui secara eksklusif bisa menjadi pilihan ibu untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan. Cara ini dipandang alami dan tidak terlalu sulit dilakukan, Bun.

Menurut ahli diet Alina Petre MS, RD (CA), menyusui memberikan berbagai manfaat untuk ibu. Salah satunya memang menurunkan berat badan secara cepat.


"Menyusui dapat berkontribusi untuk menurunkan berat badan pascamelahirkan pada beberapa wanita, meskipun tidak semua ibu menyusui mendapatkan efek tersebut," kata Petre, dilansir Healthline.


Namun, beberapa ibu menyusui justru mengalami penurunan berat badan secara drastis, Bun. Perawat anak bersertifikat, Donna Murray, RN, BSN mengatakan, kehilangan terlalu banyak berat badan dengan cepat tidak baik untuk ibu dan bayinya.

"Penurunan berat badan pascamelahirkan yang berlebihan bisa membuat ibu merasa lelah. Ini akan memengaruhi persediaan ASI dan kualitas nutrisi ASI yang dibutuhkan bayi," kata Murray, dikutip dari Very Well Family.

Penurunan berat badan postpartum yang berlebih dapat disebabkan sesuatu di dalam diri si ibu atau masalah medis yang tidak dapat dikendalikan. Berikut 3 penyebab ibu menyusui kehilangan berat badan secara drastis:

1. Tidak mendapatkan kalori yang cukup

Dibutuhkan energi yang cukup untuk menyusui dan memenuhi pasokan ASI yang sehat. Untuk mendapatkan energi itu, Bunda tentu perlu makan.

Tidak sehat untuk melakukan diet, minum pil diet, atau mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi setiap hari. Sebagai gantinya, pastikan Bunda mengonsumsi beragam makanan sehat untuk mencukupi kalori dan nutrisi yang dibutuhkan.

Ilustrasi ibu menyusui/ Foto: iStock

2. Melakukan pekerjaan secara berlebihan

Seorang ibu bisa melakukan banyak hal. Di antaranya merawat bayi baru lahir, anak-anak lain, dan pekerjaan rumah. Ini membuat mereka lupa menjaga dirinya sendiri.

Jika Bunda kehilangan berat badan terlalu banyak, luangkan waktu sebentar untuk memikirkan lagi aktivitas yang dilakukan. Sangat penting meluangkan waktu untuk makan dengan benar, minum banyak cairan, dan cukup istirahat.

3. Memiliki kelenjar tiroid yang terlalu aktif

Hipertiroidisme postpartum adalah kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan penurunan berat badan secara drastis, jantung berdebar, sulit tidur, gelisah, gangguan mata, kelelahan, dan suplai ASI yang berlebihan. Jika ibu menyusui mengalami salah satu dari gejala-gejala ini, sebaiknya segera cek ke dokter.

"Ada pilihan perawatan yang aman untuk ibu menyusui dengan hipertiroidisme," kata Murray.


Simak juga perlengkapan wajib ibu menyusui, di video berikut:

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...

Kehamilan Amrikh Palupi

Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional

Mom's Life Amira Salsabila

Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

35 Pantun Penutup Acara Lengkap dari Kegiatan Resmi, Lamaran, Perpisahan hingga Lucu

Mom's Life Amira Salsabila

7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya

Menyusui Annisa Aulia Rahim

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Serunya Dhea Ananda Ajak Ibunda Liburan ke China, Daki Gunung Naik Eskalator

35 Pantun Penutup Acara Lengkap dari Kegiatan Resmi, Lamaran, Perpisahan hingga Lucu

Irish Bella Gambarkan Realitas Hamil Anak Ketiga di Trimester 1, Excited tapi...

5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok

Ciri Kepribadian Orang EQ Tinggi yang Terlihat dari Reaksi Emosional

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK