Sign Up search


menyusui

Ibu Menyusui, Pahami 5 Tanda Bayi Sudah Mendapat Cukup ASI

Ratih Wulan Pinandu Kamis, 20 Feb 2020 09:15 WIB
Ibu Menyusui, Pahami 5 Tanda Bayi Sudah Mendapat Cukup ASI caption
Jakarta - Ibu baru biasanya mengalami kebingungan dalam mengurus bayinya. Tak terkecuali dalam memahami tanda-tanda si kecil sudah kenyang ASI atau belum.

Selama menyusui kita tidak pernah tahu pasti, seberapa banyak ASI yang keluar. Sehingga sulit meyakini apakah si kecil sebenarnya sudah mendapatkan ASI sesuai dengan kebutuhannya.


Simak yuk, tanda-tanda bayi mendapatkan ASI yang cukup seperti penjelasan di bawah ini:


1. Mengecek popok basah

Cara terbaik untuk mengetahui apakah bayi sudah cukup minum ASI adalah dengan mengecek popoknya. Perlu diingat kondisi setiap bayi baru lahir berbeda-beda, tetapi secara umum mereka akan kencing 8-10 kali dalam 24 jam.

"Kalau di atas sebulan minimal 8 kali pipisnya. Bayi ASI kadang suka tertukar sama bayi yang mengalami diare. Banyak yang mengeluh begitu dikasih ASI bayi langsung pup, sebenarnya enggak apa-apa karena ASI bisa sampai 8 - 10 kali diberikan, itulah salah satu tanda kecukupan," ujar dr.Herlina, Sp.A. dari RSIA Tambak, Jakarta Pusat.

Dilansir Babygaga, untuk memastikannya, Bunda bisa memakaikan popok kain untuk bayi baru lahir. Sebab, saat memakai popok sekali pakai, tidak bisa mengecek dengan pasti seberapa sering mereka buang air kecil.

2. Payudara Bunda terasa lembut

Selain itu, perhatikan juga payudara Bunda setiap kali selesai menyusui si kecil. Dilansir Babycenter, bayi yang mendapatkan makanan cukup akan menghabiskan ASI ibunya.

Sehingga membuat payudara terasa lebih lembut. Sebab, bayi sudah mengosongkan ASI yang membuat payudara terasa lebih keras.

Ibu Menyusui, Pahami 5 Tanda Bayi Sudah Mendapat Cukup ASI5 Tanda bayi cukup ASI/ Foto: Nurvita Indarini

3. Bayi terlihat rileks

Bayi yang kenyang akan nampak santai dan puas setelah menyusui. Bahkan, mereka akan membuka kepalan tangganya ketika merasa kenyang.

4. Berat badan naik setiap minggu

ASI dapat cepat dicerna dan perut mereka masih sangat kecil, sehingga bisa menyusu tanpa henti. Namun hebatnya, meski terlihat hanya sebentar saat menyusu anak yang mendapat cukup ASI akan mengalami peningkatan pertumbuhan setiap minggunya.

Namun, Bunda, tak perlu cepat panik jika bayi turun berat badannya di minggu awal kelahirannya. Berat badannya akan naik lagi setelah mereka berusia dua minggu.

"Rata-rata turun 5 persen, paling tinggi 8 persen. Biasanya faktor yang bikin berat badan bayi sulit naik karena proses persalinan susah, kondisi bayinya. Jika bayinya sehat, maka dalam satu bulan akan naik 7 0ns, kalau bagus banget 1 kg," tutur Herlina menambahkan.

Pedoman umumnya: bayi harus mendapatkan sekitar 6-8 ons selama sebulan pertama. Kemudian berat mereka akan bertambah 4-6 ons per minggu di usia 4-7 bulan.


5. Buang Air Besar (BAB) 3 kali sehari

Bayi yang mendapatkan asupanĀ ASI cukup setidaknya akan Buang Air Besar (BAB) tiga kali sehari. Warna fesesnya akan berubah menjadi kekuningan dalam 5-7 hari setelah kelahiran.

Namun, bayi juga bisa berubah menjadi jarang BAB setelah berusia sebulan.

Bunda, simak juga tips memperbanyak ASI saat sedang menstruasi dalam video di bawah ini!

[Gambas:Video Haibunda]




(rap/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi