sign up SIGN UP search


menyusui

4 Tanda Bayi Cukup ASI yang Bunda Perlu Tahu

Dwi Indah Nurcahyani Selasa, 07 Jul 2020 09:31 WIB
Ilustrasi ibu menyusui caption
Jakarta -

Bunda yang pertama kali memiliki buah hati, biasanya akan bertanya-tanya tanda anak sudah mendapatkan cukup ASI. Apalagi, ketika bayi tetap menangis walaupun sudah disusui.

Pertanyaan tersebut sangat wajar dirasakan ibu baru. Karena, memang tidak ada yang dapat benar-benar melihat tubuh memproduksi ASI. Sehingga, sulit untuk mengetahui dengan pasti seberapa banyak bayi minum ASI. Serta memastikan apakah mereka benar-benar kenyang setelah disusui.

Tetapi Bunda tidak perlu khawatir, sebab kebanyakan wanita menghasilkan ASI yang cukup untuk menyusui bayinya. Diperkirakan hanya sekira 5-15 persen ibu menyusui yang benar-benar memiliki persediaan ASI rendah.


Sebenarnya, Bunda hanya membutuhkan waktu beberapa minggu untuk mengetahui tanda bayi cukup ASI atau belum. Kebiasaan menyusui bayi setiap hari, akan membuat Bunda terlatih melihat tanda-tanda bayi sudah kenyang atau belum.

"Bayi pada umumnya akan memberitahu Bunda (apakah mereka sudah kenyang), tetapi popok basah dan kotor akan jadi indikasi yang baik," ujar Zoe Ralph, seorang infant feeding worker di Manchester dikutip dari laman NHS.

Nah, beberapa sinyal lain biasanya juga dapat menjadi tanda bayi sudah mendapat cukup ASI lho. Berikut ini di antaranya ya, Bunda, seperti dikutip dari laman Parents berikut ini:

Closeup of young woman holding cute little baby in her hands, lulling him in bed. Panorama with free space4 tanda bayi mengalami cukup ASI/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio

1. Menelan

Ketika bayi pertama kali menempel ke payudara, ia akan menyusu dengan cepat untuk membantu mengalirkan ASI. Namun, gerakan ini akan berubah menjadi dalam dan lambat sebagai tanda ia sedang menelan.

Bunda mungkin tidak hanya merasakan gerakan ini, tetapi juga melihat rahangnya jatuh ke bawah dan mendengarnya saat melakukan ini. Seperti mendengar nada 'glek-glek' dengan suara yang rendah, Bunda.

Ketika bayi tidak mendapat cukup ASI, Bunda akan melihatnya menyusu dengan cepat tetapi tidak menelan dengan lambat dan berirama. Ia akan mengambil jeda panjang saat menyusui atau berulang kali tertidur dengan mulut masih mengisap puting.

2. Bayi puas

Jika bayi tampak puas setelah menyusu, menjadi tanda mereka cukup mendapatkan ASI. Tetapi, jika bayi tampak sangat lesu atau terus menerus menjerit minta disusui, mungkin artinya bayi tidak mendapatkan cukup ASI.

3. Popoknya terisi penuh

Popok kotor dapat menjadi indikator yang dapat diandalkan bahwa bayi mendapatkan cukup ASI. Sebagian besar bayi yang disusui, popoknya akan basah lebih cepat.

4. Berat badannya bertambah

Hal ini normal untuk berat badan bayi berfluktuasi di hari-hari pertama atau minggu awal kehidupannya. Bayi yang baru lahir juga mungkin kehilangan sekira 5-7 persen berat badannya pada hari ketiga atau keempat dan itu baik-baik saja. Tetapi, jika ia mengalami penurunan berat badan 10 persen atau lebih, mungkin artinya ada masalah. Pada hari ke-10, bayi Bunda harus kembali ke berat lahirnya.

Jika Bunda curiga tidak cukup memproduksi ASI atau bayi tidak bertambah gemuk, segera hubungi dokter dan konsultan laktasi. Bunda mungkin memiliki masalah medis lain yang perlu ditangani lebih lanjut.

Semoga membantu ya, Bunda!

Bunda, simak juga yuk cara tepat meningkatkan produksi ASI seperti dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi