Sign Up search


menyusui

Alasan Bunda Disarankan Memompa ASI Usai Menyusui Si Kecil

Dwi Indah Nurcahyani Jumat, 20 Mar 2020 08:33 WIB
Alasan Bunda Disarankan Memompa ASI Usai Menyusui Si Kecil caption
Jakarta - Untuk menjaga pasokanĀ ASI tetap berlimpah, disarankan untuk sering menyusui. Bahkan, ada juga yang menyarankan untuk menambah dengan jadwal memompa ASI.

Pendapat itu berdasarkan dengan cara kerja tubuh dalam memproduksi ASI. Di mana ASI akan memproduksi sesuai dengan permintaan atau disebut juga dengan supply by demand, Bun.


Melansir Care, para ahli sepakat bahwa ibu menyusui harus memprioritaskan kebutuhan bayi dan memompa ASI setelah menyusui. Hal itu bertujuan agar produksi ASI tetap stabil, meski si kecil sudah selesai disusui.


Dr Nikki L. Roberts, seorang obgyn d New York pun merekomendasikan hal tersebut. Dikatakannya bahwa sebaiknya ibu menyusui anaknya terlebih dahulu dan memompa sesudahnya.

"Menunggu sekira 30 menit setelah selesai menyusui juga sangat membantu," ujar Robert.

Ya, memompa setelah menyusui bagi sebagian ibu memang memberikan efek yang positif, Bun. Misalnya saja kalau biasanya Bunda hanya menyusui dengan salah satu payudara saja, maka dengan memompa ASI di payudara lainnya tentunya akan membantu menyamakan produksi ASI di kedua payudara, seperti dikutip dari laman Whattoexpect.

Selain itu, produksi ASI juga dapat meningkat, Bun. Sebab, memompa ASI akan merangsang tubuh untuk menghasilkan ASI ekstra dan menjaga suplai ASI secara seimbang.

Alasan Bunda Disarankan Memompa ASI Usai Menyusui Si KecilAnjuran ibu menyusui pompa ASI/ Foto: iStock

Saat memutuskan untuk memompa ASI, perhatikan juga kebersihan alatnya ya, Bun. Malas membersihkan pompa ASI bisa menyebabkan konsekuensi berbahaya. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat beberapa kali menemukan kasus bayi tertular infeksi Cronobacter sakazakii, akibat hal itu.

Bakteri ini terdeteksi di dalam bagian pompa payudara yang kurang bersih, dan di wastafel dapur. Itu sebabnya, pompa payudara harus rutin dibersihkan.

Meski infeksi CDC hanya mendapati sekitar empat hingga enam kasus setahun, tapi Bunda harus tetap hati-hati. Diduga, banyak kasus yang tidak dilaporkan.

Tetapi susu atau ASI yang terkontaminasi dapat membuat bayi berisiko terhadap infeksi lain juga.


"Cronobacter dapat menyebabkan infeksi pada bayi yang baru lahir, dan bayi yang berusia kurang dari dua atau tiga bulan berada pada risiko tertinggi untuk meningitis Cronobacter," kata kata dr.Anna Bowen, petugas medis CDC, dikutip dari Parents.

Nah, kalau Bunda ingin memompa ASI jangan lupa untuk membersihkan alatnya sampai total ya. Pasokan ASI jadi berlimpah dan si kecil pun kenyang.

Bunda, simak yuk cara Nadya Mulya sukses memberi ASI eksklusif pada anaknya dalam video berikut!

[Gambas:Video Haibunda]




(rap/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi