sign up SIGN UP search


menyusui

Bawang Putih Bisa Lancarkan ASI, Tapi Kok Sebabkan Bayi Kolik?

Annisa Karnesyia Senin, 18 May 2020 18:41 WIB
Portrait of a loving mother in sofa breastfeeding baby girl. Newborn child fed with breast milk by mom. caption
Jakarta -

Si kecil tiba-tiba tak berhenti menangis selama berjam-jam? Bisa jadi bayi Bunda mengalami kondisi kolik.

Kolik adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bayi yang sehat dan bergizi baik, namun mengalami periode menangis yang lama dan tidak bisa diprediksi. Bayi kolik yang menangis berbeda dengan yang rewel.

Penulis Dads, Teach Your Child About Manners, Jennifer White mengatakan bahwa suara tangisan bayi kolik melampaui tangisan bayi biasanya. Berbeda saat anak menangis seperti mengatakan 'Aku ingin makan'.


"Ketika bayi mengalami kolik, tangisan mereka sering melengking dan intensitasnya luar biasa," kata White, dikutip dari Very Well Family, Senin (18/5/2020).

Saat mendiagnosis bayi dengan kolik, dokter akan menggunakan 'Aturan tiga'. Aturan tersebut adalah bayi menangis 3 jam terus-menerus dan tak terkendali, muncul pada atau sebelum usia 3 minggu, terjadi setidaknya 3 hari setiap minggu, dan paling sering menangis di sore hari. Kondisi lainnya adalah kolik berakhir pada usia 3 bulan, meski pada beberapa kasus berlangsung hingga usia 6 bulan.

Ilustrasi Ibu MenyusuiIlustrasi Ibu Menyusui/ Foto: Getty Images/iStockphoto/NoSystem images

Penyebab bayi kolik hingga kini belum dipastikan. Namun, beberapa orang percaya penyebabnya karena makanan yang dikonsumsi ibu saat menyusui, seperti bawang putih.

Lalu benarkan ibu menyusui makan bawang putih bisa bikin bayi kolik? Padahal banyak ibu menyusui yang percaya bawang putih juga bagus untuk memperlancar ASI. Bawang putih diyakini sebagai galactagogue. Di mana telah digunakan bertahun-tahun sebagai pengobatan herbal untuk merangsang produksi ASI dan meningkatkan pasokannya.

Perawat anak bersertifikat Donna Murray, RN, BSN menjelaskan, bawang putih yang ibu makan tidak masuk ke dalam kandungan ASI. Namun, bau bawang putih yang kuat dan menyengat bisa mengubah bau dan rasa ASI.

"Beberapa bayi yang menyukai rasa bawang putih tak akan terganggu. Tetapi, yang lain mungkin menjadi rewel dan marah," ujar Murray.

Menurut Murray, bawang putih dapat menjadi bahan makanan yang berkontribusi bagi bayi yang mengalami kolik. Kalau bawang putih menyebabkan masalah kesehatan pada anak, Bunda bisa coba kurangi konsumsinya ya.

"Anda mungkin bisa mencoba menghilangkannya dari menu makan untuk sementara waktu untuk melihat apakah itu membuat perbedaan," ungkap Murray.

Simak juga tips mengatasi lecet saat menyusui, di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi