sign up SIGN UP search


menyusui

Ibu Menyusui Suka Makan Cokelat, Risikonya Apa Sih?

Siti Hafadzoh Minggu, 17 May 2020 13:30 WIB
Woman enjoying eating chocolate in the night sitting on a couch in the living room at home caption
Jakarta -

Siapa yang tidak suka makan cokelat? Makanan manis yang satu ini katanya bisa meningkatkan mood. Tapi, apakah cokelat aman untuk ibu menyusui?

Cokelat terbuat dari biji kakao yang dipanggang. Bahan utama dalam pembuatan cokelat yaitu cocoa butter dan gula tambahan. Makanan ini mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, air, kolesterol, dan theobromine.

Dilansir Mom Junction, ibu menyusui boleh kok makan cokelat. Tapi, sedikit saja ya, Bun, karena cokelat tinggi lemak dan gula serta sedikit nilai gizinya.


Ibu menyusui bisa makan cokelat selama bayi tidak menunjukkan gejala alergi. Gejalanya berupa gelisah, ruam, hiperaktif, insomnia, dan tidak mau menyusu. Kalau menemukan gejala ini, berhenti konsumsi cokelat dan segera ke dokter ya, Bun.

Selain gula dan lemaknya tinggi, cokelat juga mengandung kafein. Kafein sangat berpengaruh lho untuk ASI.

Ilustrasi cokelatIlustrasi cokelat/ Foto: iStock

Kurang dari 1 persen kafein masuk ke dalam aliran darah ibu dan mengalir ke ASI. Tubuh bayi membutuhkan waktu lama untuk mencerna kafein dan ini dapat membuat bayi mudah rewel.

Menurut ahli gizi Des Horsman, beberapa makanan dapat memengaruhi produksi bahkan rasa ASI. Ini alasan beberapa makanan perlu dihindari selama menyusui.

"Meskipun tidak semua makanan dan cairan melewati ASI Bunda selama proses pencernaan, tetapi makanan atau minuman mempengaruhi ASI Bunda dengan cara apa pun, dan itu akan berdampak pada bayi Bunda," kata Horsman, dikutip dari Living and Loving.

Jadi, sebaiknya kurangi bahkan hindari konsumsi cokelat selama menyusui ya, Bun.

Lihat juga penjelasan 6 makanan yang bisa menaikkan mood, di video berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi