sign up SIGN UP search


menyusui

Bunda, Konsumsi Alkohol Saat Menyusui Pengaruhi Kecerdasan Anak Lho

Asri Ediyati Rabu, 03 Jun 2020 08:11 WIB
Mother breastfeeding a new born baby boy in a hospital room caption
Jakarta -

Seperti yang Bunda tahu, mengonsumsi minuman beralkohol saat hamil atau menyusui tidak disarankan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Sebuah studi terbaru yang dilakukan di Australia menunjukkan bahwa konsumsi alkohol saat menyusui pengaruhi kecerdasan anak.

Studi tersebut merupakan analisis pada data kesehatan dan pendidikan lebih dari 5.000 anak-anak di atas 17 tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketika alkohol telah dikonsumsi oleh ibu menyusui, anak-anak mereka mungkin berisiko lebih besar dalam mendapatkan hasil yang lebih buruk dalam tes akademik standar.

"Skor pada Tahun 3 Program Penilaian Nasional Australia Literasi dan Numerasi Asesmen (atau NAPLAN) semakin rendah untuk anak-anak semakin banyak alkohol yang diminum ibu mereka ketika mereka menyusui," kata psikolog dan peneliti Universitas Macquarie Louisa Gibson, yang melakukan penelitian dengan Associate Professor Melanie Porter.


"Ada kemungkinan efeknya menurun seiring waktu," tambah Gibson, dikutip dari laman resmi McQuire University Australia.

Mayoritas wanita dalam penelitian ini minum seminggu sekali atau bahkan kurang. Kemudian ketika mereka minum, mayoritas wanita memiliki satu atau dua gelas atau kurang.

Bahkan, sebagian besar dari mereka tidak pernah ikut pesta minuman keras pada tahun sebelumnya. Meskipun tingkat konsumsi alkohol yang tampaknya rendah, ada hubungan yang terukur antara konsumsi alkohol dan hasil akademik anak di masa depan.

Ibu menyusuiIbu menyusui/ Foto: iStock

"Melihat hasil tes NAPLAN Tahun 3 dan Tahun 5, ada efek yang signifikan secara statistik dalam nilai ejaan, penulisan dan tata bahasa di Tahun 3, tetapi pada Tahun 5, hasilnya hanya berbeda secara signifikan dalam ejaan," kata Gibson

Studi ini telah diterbitkan dalam edisi terbaru jurnal internasional Nutrients. Gibson mengatakan bahwa tujuan utamanya dalam melakukan penelitian adalah untuk dapat memberikan informasi untuk membantu perempuan membuat pilihan yang didasarkan pada data, bukan pada rekomendasi yang tidak jelas.

"Menjadi seorang ibu cukup sulit, ada begitu banyak situasi di mana kita terus-menerus dibuat merasa bersalah tentang setiap hal kecil yang kita lakukan," katanya.

Gibson mengatakan bahwa penelitian ini terjadi sebagian karena ketika anak-anak para ibu itu masih bayi, mereka sulit untuk menemukan informasi pasti tentang seberapa besar dampaknya dari minum alkohol saat menyusui.

"Ada beberapa studi, dan studi kasus dari tahun 1970-an, tetapi tidak ada yang pasti," katanya.

Gibson menyimpan kekurangan data itu hingga saat ini, ketika dia memiliki kesempatan untuk bekerja dengan satu set data yang komprehensif dari studi Growing Up in Australia.

"Ini adalah dataset longitudinal yang luar biasa, yang berasal dari tahun 2003, ketika lebih dari 5.100 bayi dan ibu mereka direkrut, dan kemudian ditindaklanjuti setiap dua tahun," ungkap Gibson.

Simak juga cara aman cegah kehamilan bagi ibu menyusui melalui video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi