sign up SIGN UP search


menyusui

Bunda Perlu Tahu, 9 Komposisi Nutrisi dalam ASI yang Penting bagi Bayi

Kinan Rabu, 17 Jun 2020 08:23 WIB
breast pump on the table, in the background mother breastfeeds the baby caption
Jakarta -

Sejauh ini, beberapa bukti ilmiah membuktikan bahwa dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi, air susu ibu (ASI) tetap yang terbaik.

Menurut Donna Murray, RN, BSN, ASI memang diproduksi dalam tubuh wanita khusus untuk tujuan pemberian nutrisi. Komposisinya mencakup hampir semua nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan berkembang.

Nah, apa saja ya sebenarnya komponen nutrisi dalam ASI yang penting untuk Bunda ketahui? Berikut rangkumannya:


1. Air

ASI terdiri dari sekitar 90 persen air. Seperti diketahui tubuh manusia memerlukan air untuk melakukan semua tugas. Termasuk seperti mempertahankan hidrasi, mengatur suhu tubuh, melumasi sendi, dan melindungi organ.

Pemberian ASI saja pun dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan air pada bayi, terutama pada 6 bulan pertama kehidupannya.

2. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber energi utama tubuh. Karbohidrat dalam ASI yang paling dominan merupakan gula susu yang dikenal sebagai laktosa.

"ASI memiliki lebih banyak laktosa daripada susu sapi. Laktosa tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi utama untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi, tetapi juga terkait dengan perkembangan otak," ungkap Murray, dikutip dari Very Well Family.

3. Lipid (lemak)

Lipid pada ASI mengandung lebih dari setengah kalori yang didapat bayi dari menyusui. Lipid adalah sumber utama energi, kolesterol, dan asam lemak esensial seperti DHA. Nutrisi ini diperlukan untuk perkembangan otak, sistem saraf, dan penglihatan bayi.

4. Protein

Protein membangun, memperkuat, dan memperbaiki jaringan tubuh. Mereka juga diperlukan untuk membuat hormon, enzim, dan antibodi. Salah satu protein penting dalam ASI adalah laktoferin, yang membantu melindungi usus bayi dari infeksi.

5. Immunoglobulin

Imunoglobulin adalah antibodi guna melawan kuman penyebab penyakit. Nah, ASI dengan kandungan antibodi alami ini pun seperti vaksin pertama bayi. Antibodi dalam ASI mampu melawan bakteri, virus, jamur, dan parasit.

Antibodi utama dalam ASI adalah Secretory Immunoglobulin A (IgA). IgA melapisi paru-paru dan usus bayi, melindunginya untuk mencegah kuman masuk.

6. Hormon

Hormon memiliki banyak fungsi dalam tubuh manusia. Mereka terlibat dalam pertumbuhan dan perkembangan, serta fungsi metabolisme tubuh, respons terhadap stres dan rasa sakit, dan pengaturan tekanan darah.

Hormon yang terlibat dalam produksi ASI termasuk prolaktin, hormon tiroid, dan hormon pertumbuhan.

Breast milk frozen in storage bag and baby lying on backgroundIlustrasi ASI. (Foto: iStock)

7. Enzim

Ada beberapa enzim penting yang ditemukan dalam ASI. Enzim ini ada yang membantu pencernaan dengan menghancurkan lemak atau protein, ada pula yang melindungi bayi dari kuman dan penyakit.

8. Vitamin

Vitamin mendukung kesehatan tulang, mata, dan kulit. Kecukupan vitamin juga diperlukan untuk mencegah penyakit seperti kudis dan rakhitis.

9. Mineral

Seperti vitamin, ASI juga penuh dengan mineral yang dibutuhkan tubuh bayi untuk tumbuh sehat. Termasuk di antaranya zat besi, seng, kalsium, natrium, klorida, magnesium, dan selenium.

Mineral diperlukan untuk menjaga tulang tetap kuat, menjaga produksi sel darah merah dan meningkatkan fungsi otot serta saraf yang sehat.

Nah, guna memastikan komponen-komponen penting ini tetap diproduksi dengan baik oleh ASI, Bunda pun perlu memerhatikan pemenuhan nutrisi harian saat menyusui. Terutama dari makanan sehari-hari, serta suplemen khusus sesuai resep dokter jika diperlukan.

Simak juga tips mencairkan ASI beku dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi