sign up SIGN UP search


menyusui

9 Cara Alami Memperlancar ASI Usai Melahirkan

Annisa Karnesyia Selasa, 16 Jun 2020 05:40 WIB
Mothers breastfeed while dating a beautiful golden sunset, golden light shines on the mother and child. caption
Jakarta -

Menyusui adalah tantangan bagi ibu yang baru melahirkan. Banyak wanita mencari cara agar ASI lancar usai melahirkan dan proses menyusui tak ada kendala.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), menyusui memiliki banyak manfaat kesehatan bagi ibu dan bayi. ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan bayi dalam enam bulan pertama kehidupan.

Menyusui juga melindungi bayi dari diare dan penyakit pada anak-anak seperti pneumonia. Bahkan mungkin bermanfaat bagi kesehatan jangka panjang, seperti mengurangi risiko kelebihan berat badan dan obesitas pada masa kanak-kanak dan remaja.


Menyusui segera setelah melahirkan biasa dikenal dengan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Cara ini mengacu pada inisiasi menyusui dalam waktu satu jam setelah kelahiran dan memastikan bahwa bayi menerima kolostrum, atau ASI pertama yang kaya akan faktor pelindung.

"Bukti terkini menunjukkan bahwa kontak kulit ke kulit antara ibu dan bayi segera setelah lahir membantu untuk memulai menyusui dini dan meningkatkan kemungkinan pemberian ASI eksklusif pada bulan-bulan pertama kehidupan serta durasi menyusui secara keseluruhan," demikian pernyataan WHO dalam laman resminya.

Selain itu, IMD dalam waktu 1 jam kelahiran mengurangi risiko kematian neonatal dan meningkatkan kelangsungan hidup bayi, dibandingkan dengan yang melakukan IMD lebih dari 1 jam setelah kelahiran.

Ibu menyusuiCara Alami Memperlancar ASI Usai Melahirkan/ Foto: iStock

Untuk memperlancar ASI, Bunda dapat mempersiapkan semuanya sejak hamil atau usai melahirkan. Menurut perawat anak bersertifikat, Donna Murray, RN, BSN, sebenarnya tubuh ibu sudah mulai memproduksi ASI ketika usia kehamilan 16 minggu.

"Saat bayi lahir, plasenta sudah tidak ada. Alhasil, hormon progesteron dan estrogen menurun, sedangkan hormon prolaktin meningkat dan memberi sinyal pada otak untuk memproduksi ASI," ujar Murray, dilansir dari Very Well Family.

Lalu apa yang bisa Bunda lakukan untuk memperlancar ASI usai melahirkan? Berikut 9 cara alami yang mudah dilakukan sebelum dan sesudah melahirkan:

1. Konsumsi makanan bergizi

Bunda sebaiknya menjaga pola makan saat menyusui. Sebab, menyusui dan memproduksi ASI membutuhkan energi yang lebih banyak.

Untuk membangun persediaan susu yang sehat, isi tubuh dengan makanan seimbang dan camilan sehat. Tambahkan beberapa makanan penambah tenaga dari bahan olahan susu seperti oatmeal atau sayuran hijau gelap dan almond.

"Tambahkan bahan ini dalam pola makan harian untuk membantu mendapatkan kalori ekstra yang sangat dibutuhkan," ujar Murray.

2. Banyak konsumsi cairan

Ingat ya, Bunda. ASI terdiri dari sekitar 90 persen, jangan lupa minum cukup cairan setiap hari.

Minum sekitar 6 hingga 8 gelas air atau cairan sehat lainnya seperti susu, jus, atau teh cukup membuat Bunda tetap terhidrasi. Jika merasa haus, maka minumlah lebih banyak. Kalau merasa pusing atau sakit kepala serta mulut kering, itu pertanda mungkin kita kurang minum.

3. Istirahat cukup

Tubuh yang lelah dan stres dapat memiliki efek negatif pada pasokan ASI. Meskipun mungkin sulit untuk menemukan waktu bersantai, cobalah tidur siang ketika bayi sedang tidur. Ketika beristirahat dan tidak terlalu stres, tubuh dapat menggunakan energi ekstra untuk membuat memproduksi dan melancarkan ASI usai melahirkan.

4. Hindari hal yang membuat ASI tidak lancar

Banyak hal dapat menghambat produksi ASI yang sehat. Salah satunya penggunaan pil KB selama enam minggu pertama setelah bayi lahir.

"Metode yang mengandung estrogen dapat ASI sulit diproduksi," ungkap Murray.

Pastikan untuk memberi tahu dokter kalau Bunda sedang menyusui, terutama sebelum menggunakan KB.. Faktor-faktor lain yang bisa menghambat ASI adalah mengonsumsi kafein, minum alkohol, atau merokok.

5. Menyusui lebih lama

Bayi yang baru lahir harus disusui paling tidak 10 menit di setiap payudara. Jika si kecil tertidur, coba bangunkan dengan lembut untuk melanjutkan menyusui.

Semakin sering bayi menyusui dan terbiasa dengan payudara ibunya, maka semakin banyak stimulasi yang Bunda dapatkan. Stimulasi ini tentunya dapat membantu ASI lancar ya.

6. Konsumsi ASI booster

Banyak bahan alami bisa digunakan sebagai ASI booster, misalnya daun katuk. Kata konselor laktasi, dr.Ameetha Drupadi, CIMI, daun katuk masuk dalam golongan galactagogue, yaitu senyawa yang bisa merangsang produksi prolaktin untuk ASI.

"Dalam penelitian, sebanyak 50,7 persen ibu yang mengonsumsi galactagogue seperti daun katuk produksi ASI-nya banyak dibandingkan ibu yang tidak konsumsi," ujar Ameetha.

Manfaat optimal daun katuk untuk meningkatkan produksi ASI baru didapat bila dikonsumsi minimal 200 mg sebanyak tiga kali sehari. Untuk mengakalinya, kita bisa mengolah daun katuk dengan macam varian, tapi memang sulit mencapai dosis yang diinginkan.

7. Skin to skin

Penelitian menunjukkan bahwa bayi dilahirkan dengan respons tinggi. Ketika segera diletakkan di dada ibu mereka, mampu merangsang perilaku yang membantu memenuhi kebutuhan biologis dasar mereka, seperti menyusui.

"Jam emas mengacu pada 60 menit pertama setelah melahirkan, saat yang paling penting bagi seorang ibu untuk menggendong bayinya, skin to skin," kata Barbara Mafnas, konselor laktasi bersertifikat di Sagua Managu, Guam, Amerika, dilansir Neni And Me.

Mafnas mengatakan, cara ini paling efektif dibandingkan dengan mengonsumsi suplemen sebelum melahirkan lho.

8. Percaya pada diri sendiri

Sebagian besar ibu dapat menjaga persediaan ASI karena memiliki rasa percaya diri. Selama bayi sering disusui dan tidak menunjukkan kekurangan ASI, maka mereka baik-baik saja.

Cobalah untuk tidak membiarkan rasa takut dan tidak aman merusak kepercayaan diri kita, Bunda. Jangan takut atau malu untuk meminta bantuan pada konsultan laktasi, dokter, bahkan ibu-ibu lain dalam kelompok pendukung ASI.

9. Stimulasi payudara

Banyak ibu menstimulasi payudara untuk memperlancar ASI dengan tangannya sendiri. Caranya seperti memompa payudara, namun lebih alami dan murah. Selama beberapa hari pertama menyusui, menggunakan tangan mungkin lebih nyaman dan membantu mengeluarkan lebih banyak ASI daripada alat breast pump.

Bunda bisa minta bantuan konselor laktasi untuk melakukan cara ini. Stimulasi dengan tangan memang sebuah keterampilan, jadi perlu waktu untuk mempelajarinya.

Simak juga tips memperlancar ASI saat sedang menstruasi, di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi