sign up SIGN UP search


menyusui

Bunda Perlu Tahu, WHO Sebut Tak Ada Virus Corona yang 'Hidup' di ASI

Asri Ediyati Sabtu, 20 Jun 2020 13:35 WIB
Ilustrasi ASI perah caption
Jakarta -

Pandemi Corona atau COVID-19 membuat ibu menyusui lebih was-was. Kabar baiknya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini menyatakan bahwa ibu menyusui tampaknya tidak menularkan virus Corona baru kepada bayi mereka.

Kemudian, berdasarkan bukti saat ini, manfaat menyusui bahkan lebih besar daripada potensi risiko penularan. Direktur jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa mereka telah secara hati-hati menyelidiki risiko penularan COVID-19 kepada bayi mereka selama menyusui.

"Kita tahu bahwa anak-anak berisiko relatif rendah terhadap COVID-19, tetapi berisiko tinggi terhadap berbagai penyakit dan kondisi lain yang mencegah pemberian ASI," Tedros mengatakan pada konferensi pers, dilansir Reuters.


"Berdasarkan bukti yang tersedia, saran WHO adalah bahwa manfaat menyusui melebihi potensi risiko penularan COVID-19," katanya.

Anshu Banerjee, penasihat senior di Departemen Kesehatan Reproduksi dan Penelitian WHO mengatakan bahwa hanya 'fragmen' virus yang terdeteksi dalam ASI, bukan virus hidup.

"Sejauh ini, kami belum bisa mendeteksi virus hidup dalam ASI. Jadi, risiko penularan dari ibu ke anak sejauh ini belum ditetapkan," ujar Banerjee.

Simak juga video soal asupan alami yang baik dikonsumsi saat pandemi Corona:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/jue)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi