sign up SIGN UP search


menyusui

5 Tips Menyusui di Enam Minggu Awal Kelahiran Bayi

Yuni Ayu Amida Sabtu, 27 Jun 2020 12:53 WIB
Mother's lullaby. Beautiful mom lulling newborn baby while sitting on sofa at home caption
Jakarta -

Menyusui bayi pada beberapa minggu pertama kelahirannya butuh perhatian khusus. Bayi baru lahir masih membutuhkan penyesuaian setelah 9 bulan berada dalam rahim Bunda.

Beberapa hal perlu Bunda perhatikan. Mulai dari pelekatan yang benar hingga tanda-tanda jika si kecil masih lapar atau sudah kenyang.

Melansir dari Kellymom, kebanyakan bayi baru lahir biasanya menyusu 8-12 kali dalam sehari. Tidak perlu menunggu bayi menangis untuk memberinya ASI, Bunda. Bangunkan bayi setiap 2 jam sekali pada siang hari. Sedangkan untuk malamnya, bisa setiap 4 jam sekali.


Pola menyusui bayi baru lahir memang membutuhkan penyesuaian. Setidaknya hingga 6 minggu di awal kelahirannya. Lonjakan pertumbuhan bayi terjadi selama masa itu, yang kadang membuat mereka jadi lebih rewel selama beberapa hari.

Waktu lonjakan pertumbuhan sangat umum terjadi di minggu-minggu awal kelahiran bayi. Di mana biasanya bisa ditandai pada usia 7-10 hari, 2-3 mingu, dan 4-6 minggu.

Selama 6 minggu pertama kelahiran bayi, sangat penting untuk mencatat pertambahan berat badannya. Normalnya bayi baru lahir bertambah 6 ons setiap minggu. Mereka akan Buang Air Besar (BAB) sebanyak 3-4 kali sehari. Namun setelah 4-6 minggu, BAB mereka akan berkurang dari 4 kali sehari.

Bayi baru lahir biasanya akan Buang Air Kecil (BAK) 5-6 kali sehari. Namun, kebiasaan BAK akan berkurang menjadi 4 kali sehari setelah enam minggu kelahirannya.

Mengingat ASI sebagai satu-satunya sumber nutrisi untuk bayi baru lahir, itu sebabnya Bunda harus menjaga pasokannya ya. Serta memastikan agar si kecil bisa mengisap puting payudara Bunda dengan benar.

Seperti apa saja persiapan yang harus Bunda lakukan? Nah, berikut ini beberapa tips yang bisa Bunda lakukan saat menyusui bayi di beberapa minggu pertama setelah kelahirannya, dilansir Parents:

1. Jangan melepas terlalu cepat

Dikatakan Nancy Mohrbacher, IBCLC, konsultan laktasi di wilayah Chicago dan penulis Breastfeeding Answers Made Simple, Bunda bisa menyusui bayi di salah satu payudara sampai ia lepas sendiri, baru kemudian tawarkan payudara selanjutnya. Tidak perlu terlalu cepat mengalihkannya dari payudara satu ke payudara selanjutnya.

"Biasanya beberapa bayi menyusu di satu payudara untuk beberapa waktu dan payudara berikutnya pada beberapa waktu selanjutnya," ujar Mohrbacher.

2. Hindari memberikan dot

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan untuk menunda penggunaan dot pada bulan pertama, karena dapat menekan isyarat lapar dan mencuri waktu mereka untuk menyusu di payudara. Ini juga untuk menghindari si kecil dari bingung puting.

Mother breastfeeding baby son in bedroom, they enjoy in this moment togetherMother breastfeeding baby son in bedroom, they enjoy in this moment together/ Foto: iStock

3. Kurangi tidurnya

Bayi yang baru lahir biasanya lebih mudah mengantuk dan tertidur. Itu sebabnya sebaiknya saat ia menyusui kurangi tidurnya.

"Jika bayi Anda terus tertidur di payudara Anda, cobalah menggelitik bagian bawah kakinya, membelai dia di bawah dagu, atau menyentuhnya dengan sesuatu yang basah," ujar Leigh Anne O'Connor, IBCLC, konsultan laktasi di Kota New York.

4. Menyusui dengan posisi berbaring

Jan Ellen Brown, IBCLC, konsultan laktasi di Charlotte, Carolina Utara, mengatakan bahwa menyusui dengan posisi berbaring dapat menghindarkan bahu dan punggung bawah ibu dari posisi membungkuk.

"Dan itu baik untuk ibu yang pernah mengalami operasi caesar, yang memiliki sindrom carpal tunnel, atau yang baru saja kelelahan," ujar Brown.

Agar lebih nyaman, letakkan bantal di antara lutut dan lengan Bunda di bawah kepala. Untuk tahap awal, Bunda bisa minta bantuan seseorang atau pasangan.

5. Perhatikan asupan nutrisi ibu

Perhatikan diet Bunda. Bunda akan membutuhkan lebih banyak kalori saat menyusui daripada saat hamil, sekitar 300 lebih banyak per hari daripada di trimester terakhir. Bahkan jumlah kalori ini bisa lebih banyak jika Bunda berolahraga atau memiliki banyak aktivitas lainnya. Tapi jangan berlebihan juga, cukup tiga kali makan berat dengan menu seimbang setiap harinya, ditambah cemilan sehat sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Bunda.

Semoga membantu ya.

Simak juga tips cegah kehamilan untuk ibu menyusui dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(yun/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi