sign up SIGN UP search


menyusui

5 Hal Tak Terduga yang Diam-diam Bikin Suplai ASI Turun, Bunda Perlu Tahu

Kinan Rabu, 24 Jun 2020 13:50 WIB
Closeup of young woman holding cute little baby in her hands, lulling him in bed. Panorama with free space caption
Jakarta -

Selama masa menyusui, menjaga suplai air susu ibu (ASI) menjadi salah satu hal yang penting diperhatikan. Selain rutin membuat jadwal menyusui, Bunda juga perlu tahu apa saja hal-hal tak biasa yang bisa menurunkan suplai ASI.

Dirangkum dari Parents, berikut 5 hal yang jarang diketahui juga bisa menyebabkan penurunan suplai ASI:

1. Obat alergi dan pilek


Saat menyusui, upayakan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apapun. Terutama obat untuk mengatasi alergi dan pilek. Pseudoephedrine, bahan umum dalam sebagian besar obat alergi dan pilek, diketahui dapat mengurangi produksi ASI.

Penting untuk Bunda memerhatikan efek ini sebelum mengonsumsi obat, terutama tanpa resep dokter. Oleh sebab itu, sebaiknya atasi pilek dengan bahan-bahan alami saja seperti teh jahe, ya.

2. Perdarahan postpartum

Perdarahan postpartum atau setelah persalinan juga bisa menjadi salah satu penyebab menurunnya suplai ASI pada sebagian ibu menyusui, terutama pada masa-masa awal.

Young beautiful mother, breastfeeding her newborn baby boy at night, dim light. Mom breastfeeding infantIlustrasi menyusui. (Foto: Getty Images/iStockphoto/tatyana_tomsickova)

Selain karena faktor hormonal, efek ini juga bisa terjadi karena traumatis dan stres yang dialami para Bunda. Diskusikan pada dokter tentang cara alami meningkatkan suplai ASI selama tahap pemulihan ini.

3. Konsumsi jamu dan rempah-rempah tertentu

Ada beberapa jamu atau rempat-rempah yang disebutkan sebaiknya tak dikonsumsi ibu menyusui karena dikhawatirkan memengaruhi suplai ASI. Misalnya seperti daun sage, peppermint, oregano, lemon balm, peterseli, dan thyme.

Dalam jumlah besar, konsumsi rempah-rempah tersebut berisiko mengurangi suplai ASI, Bunda. Jadi sebaiknya hindari dulu mengonsumsinya selama masa menyusui.

4. Metode kontrasepsi hormonal

Mayoritas metode kontrasepsi hormonal bisa digunakan untuk ibu menyusui. Namun beberapa di antaranya, terutama yang mengandung estrogen, dapat memengaruhi suplai ASI pada sebagian ibu.

Jika Bunda hendak menggunakan kontrasepsi, lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter guna menemukan yang sesuai kondisi kesehatan, ya.

5. Jarang menyusui di malam hari

"Banyak ibu menyusui yang seringkali lupa menyusui dan memompa ASI di malam hari, sehingga jeda penuhnya ASI terlalu lama. Ini dapat memengaruhi faktor supply and demand pada produksi ASI," ujar konsultan Nancy Hurst, PhD, RN, IBCLC.

Nah, coba perhatikan lagi faktor-faktor ini jika Bunda tengah mengalami masalah penurunan suplai ASI, ya.

Simak juga tips memperbanyak ASI saat sedang menyusui dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi