MENYUSUI
5 Tips Mengatasi ASI Bocor, Rajin Pompa hingga Pakai Breast Pad
Asri Ediyati | HaiBunda
Sabtu, 04 Jul 2020 16:10 WIBAir susu ibu (ASI) bocor adalah hal normal selama beberapa minggu pertama setelah melahirkan. ASI akan merembes ketika payudara sangat penuh dengan susu sehingga meluap. Bisa juga ketika hormon oksitosin memicu sel-sel otot di payudara Bunda untuk memeras ASI (refleks letdown).
Dilansir Baby Center, ASI bocor di waktu tertentu seperti saat menyusui bayi dari payudara satunya, ketika Bunda mendengar bayi menangis, atau memikirkan bayi. Lalu, bisa juga saat Bunda mandi atau berendam di air hangat. Ini karena kehangatan dapat membantu aliran ASI lebih mudah.
Bagaimana tips mengatasi ASI bocor? Berikut tipsnya, dikutip dari Very Well Mind:
1. Sering pompa ASI
Jika Bunda harus kembali bekerja atau mengambil waktu jauh dari bayi karena alasan lain, Bunda dapat memompa atau menggunakan pompa tangan untuk meredakan payudara yang penuh dan membantu mencegah kebocoran.
2. Sering menyusui
Jika Bunda bersama bayi, menyusui lebih sering untuk mencegah payudara menjadi terlalu penuh. Ini dapat membantu mengurangi jumlah kebocoran.
3. Berikan tekanan pada puting
Ketika Bunda merasakan sensasi kesemutan pada refleks let-down dimulai, berikan tekanan pada puting untuk membantu menghentikan ASI agar tidak mengalir.
4. Kenakan pakaian yang bisa membantu menyembunyikan kebocoran
Pakaian, gaun, kemeja, dan blus dengan motif atau pola dapat membantu menyamarkan kebocoran yang tidak disengaja. Jaket, sweater, dan rompi juga bagus untuk digunakan jika Bunda perlu menutupinya.
5. Kenakan breast pad
Kenakan breast pad dalam bra menyusui Bunda untuk menyerap ASI, dan melindungi pakaian.
Baca Juga : Amankah Ibu Menyusui Mengonsumsi Paracetamol? |
Simak juga tips memperbanyak ASI saat menstruasi melalui video berikut: