sign up SIGN UP search


menyusui

6 Tips Sukses Menyusui untuk Bunda Pemilik Puting Tenggelam

Asri Ediyati Jumat, 02 Oct 2020 08:05 WIB
Young mother breastfeeding  her newborn baby boy at home caption
Jakarta -

Bunda termasuk dalam golongan pemilik puting tenggelam atau masuk ke dalam? Tidak usah risau dulu, Bunda, karena segala permasalahan menyusui bisa diatasi dengan beberapa trik sederhana.

Puting masuk ke dalam adalah variasi normal dalam bentuk puting, dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan oleh ibu menyusui. Menurut profesor bidang keperawatan Debra Rose Wilson, Ph.D., MSN, R.N., IBCLC, AHN-BC, CHT, dokter setuju bahwa umumnya tidak perlu merawat puting yang masuk ke dalam.

Wilson mengatakan bahwa diperkirakan 2-10 persen wanita memiliki setidaknya satu puting yang masuk ke dalam. Beberapa orang mengira bahwa puting yang masuk ke dalam membuat sulit untuk menyusui.


"(Namun) stimulasi dapat menyebabkan puting menonjol keluar, dan bergantung pada seberapa banyak puting menonjol, bayi mungkin perlu menempel di seluruh areola," tulis Wilson, dikutip dari Medical News Today.

Saat Bunda mengalami kesulitan menyusui karena bentuk puting yang tenggelam, coba lakukan beberapa teknik di bawah ini:

1. Lembutkan payudara

Dilansir laman resmi La Leche League, menyusuilah sesering mungkin. Saat bayi menundukkan kepalanya dan menjilat puting, ia secara alami membuatnya lebih mudah untuk menyusu. Jika payudara penuh dan keras, Bunda dapat menggunakan pelembut bertekanan terbalik untuk menjauhkan cairan dari area puting sehingga bayi Anda dapat menyusu dengan baik.

Berikan tekanan lembut yang stabil dengan ujung jari pada areola payudara selama sekitar satu menit. Bunda juga bisa menekan dengan sisi ibu jari atau jari. Jepit payudara di tepi areola dengan jari dan menempatkan dagu bayi. Kemudian Peras sedikit ASI dengan tangan jika diperlukan.

2. Merangsang puting

Jika kepala bayi yang terayun-ayun dan menjilati tidak cukup untuk merangsang puting. Coba putar puting Bunda dengan lembut di antara ibu jari dan telunjuk. Atau, bisa juga sentuh puting dengan kain lembab yang dingin.

3. Coba gunakan pompa ASI

Jika teknik yang lebih sederhana untuk menstimulasi puting susu sebelum menyusui gagal, pompa ASI elektrik mungkin diperlukan untuk menyedot agar puting keluar sebelum menyusui. Sekali mungkin cukup, atau Bunda mungkin perlu memompa setiap sebelum sesi menyusui selama beberapa hari atau mungkin berminggu-minggu.

4. Pakai nipple shield

Nipple shield adalah dot silikon tipis yang dapat ditempatkan di atas puting ibu dan dapat membantu bayi yang mengalami kesulitan belajar menyusu. Nipple shield dapat digunakan sementara untuk membantu proses menyusui. Ukurannya berbeda-beda, dan disarankan pilih ukuran yang nyaman untuk bayi menyusu.

5. Teknik Hoffman

Teknik Hoffman ini bisa digunakan selama kehamilan. Dengan jempol di setiap sisi pangkal puting, tekan dengan kuat ke jaringan payudara dan pada saat yang sama tarik jempol menjauh dari satu sama lain. Jika ini terasa nyaman, ulangi lima kali setiap pagi, gerakkan jempol di sekitar pangkal puting. Jika Bunda mengalami nyeri, teknik ini mungkin tidak sesuai untuk Bunda.

6. Nipple puller

Mirip dengan nipple shield, alat yang satu ini juga dirancang khusus untuk menarik puting payudara dengan bentuk masuk ke dalam. Sekilas bentuknya mirip alat suntik berukuran besar, namun di bagian ujungnya berfungsi untuk menarik puting sebelum disodorkan ke mulut bayi.

Saat ini nipple puller banyak dijual di market place dengan harga yang cukup terjangkau. Bunda juga bisa membuatnya sendiri di rumah lho, karena memang alat ini sangat simpel namun bermanfaat besar untuk ibu menyusui pemilik puting tenggelam atau puting masuk ke dalam.

Semoga tips di atas bermanfaat untuk ibu menyusui pemilik puting tenggelam ya.

Simak juga mengatasi puting lecet menyusui:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi