sign up SIGN UP search


menyusui

Simpan ASI Perah di Kulkas Lebih Bergizi Ketimbang di Freezer?

Melly Febrida Jumat, 23 Apr 2021 17:35 WIB
Bottles and frozen breast milk storage bags for new baby on wooden table caption

Jakarta - Bunda lebih banyak menyimpan ASI perah di lemari es atau freezer? Bunda mungkin pernah mendengar kalau ASIP yang disimpan di kulkas bukan di freezer lebih bergizi. Waduh, kira-kira benar enggak ya?

Dikutip dari The Bump, umumnya apabila Bunda berencana segera menggunakan ASIP, maka disimpan di lemari es sehingga tak perlu repot mencairkannya. Berbeda dengan ASIP yang disimpan di freezer untuk jangka panjang.


Ketika ASIP disimpan di freezer maka akan tetap segar selama berbulan-bulan asal disimpan dengan benar. Tetapi, gizi ASIP di freezer tidak sama seperti ASIP yang segar. Karena ASIP beku bisa menghancurkan beberapa vitamin alaminya termasuk anti-oksidan penting.

Ini yang membuat ASIP yang didinginkan di kulkas mempertahankan kualitas nutrisinya lebih baik daripada ASIP beku di freezer. Tapi, satu-satunya hal yang lebih baik adalah ASI yang baru dipompa.  

Banner tanaman hias pembawa hoki.Banner tanaman hias pembawa hoki./ Foto: Mia Kurnia Sari

Penyimpanan ASIP

Bunda menyusui seringkali ragu apakah perlu menggunakan ASI yang baru diperah atau ASI beku? Menjawab kegalauan akan hal ini, ternyata memang lebih disarankan memberikan ASIP yang didinginkan dalam waktu 24 jam, meskipun ASIP yang disimpan dengan benar dapat bertahan selama empat hari.  

Sebelum menyimpan ASIP di kulkas ataupun freezer, Bunda harus memilih wadah yang tepat. Gunakan wadah bersih, seperti botol dengan tutup ulir, gelas plastik keras dengan tutup rapat, atau kantonb penyimpanan ASI.

"Pastikan kantong tidak diisi melewati garis indikator pengukuran, tutup kantong dengan rapat dan tempatkan dalam wadah penyimpanan makanan untuk menjauhkannya dari daging dan makanan mentah lainnya untuk menghindari kontaminasi,” kata Tamara Hawkins, FNP, RN  , IBCLC, direktur Stork & Cradle, sebuah konsultan laktasi di New York City.  

Hawkins tidak menyarankan Bunda menyimpan ASIP dalam kantong penyimpanan plastik biasa. Ini karena mudah bocor atau tumpah. Apabila Bunda menyimpan ASIP di kulkas, bukan freezer, maka selalu letakkan ASIP yang baru dipompa itu di bagian belakang kulkas karena area ini yang paling dingin. 

Berbeda dengan pintu kulkas yang suhunya berfluktuasi setiap kali dibuka atau ditutup. Pintu kulkas menjadi tempat paling buruk untuk menyimpan ASIP di lemari es.

Bagaimana apabila Bunda menyimpan ASIP di freezer? Kalau Bunda merasa tidak akan menggunakan ASIP yang baru dipompa itu dalam waktu empat hari, membekukan ASIP pilihannya untuk lebih menjaga nutrisinya.  

Menurut pedoman Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ASIP dapat disimpan di freezer hingga maksimal 12 bulan, meskipun sebaiknya ASI digunakan dalam waktu 6 bulan. Pilih wadah yang tepat untuk membekukan ASIP di freezer 

Untuk penyimpanan ASIP di freezer dalam jangka panjang, gunakan wadah kaca atau wadah plastik bebas BPA yang menutup rapat, Itu bisa termasuk toples kaca dengan tutup sekrup atau wadah plastik keras dengan tutup snap. 


Bunda bisa menggunakan kantung penyimpanan ASI di freezer tetapi berisiko bocor.  “Kantong bisa bocor atau tumpah dan lebih mudah terkontaminasi daripada wadah yang keras,” kata Hawkins.  

Sisakan satu inci ruang di bagian atas, karena ASI mengembang saat dibekukan.


Simpan di tempat yang suhunya paling konstan. "Berhati-hatilah dalam menempatkan ASIP.  Di bagian tengah belakang freezer, suhu akan menjadi yang paling dingin dan paling konstan," kata Regina Eichenberger, PA-C, IBCLC, konsultan laktasi bersertifikat di Stratford, CT.  

Hindari memasukkan ASIP ke dalam pintu freezer.  Karena pintu terus dibuka dan ditutup, suhunya cenderung berubah-ubah.

(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi