HaiBunda

MENYUSUI

Perubahan Bentuk Payudara selama Menyusui, Bisa Jadi Lebih Kecil atau Besar

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Sabtu, 01 Oct 2022 11:20 WIB
Perubahan Bentuk Payudara selama Menyusui, Bisa Jadi Lebih Kecil atau Besar/Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur
Jakarta -

Setelah seorang wanita menyandang perubahan status sebagai Bunda, tubuh pun mengalami perubahan secara alami. Salah satu anggota tubuh perempuan yang memiliki perubahan cukup mencolok adalah payudara. Menariknya, perubahan ini terjadi tidak hanya ketika menyusui bayi. Melainkan dimulai dari sejak kehamilan, Bunda.

Maureen Fjeld, konsultan laktasi di praktik swasta dan direktur Calgary Breastfeeding Center di Alberta, Kanada menjelaskan bahwa hormon-hormon awal kehamilan menyebabkan perubahan pada jaringan payudara. Faktanya, peningkatan ukuran payudara adalah gejala umum kehamilan. Puting dan payudara juga mungkin terasa lembut, Bunda.

"Anda mungkin memperhatikan bahwa areola dan puting susu menjadi lebih gelap." (Bagi banyak wanita penggelapan ini memudar setelah kehamilan)," tutur Fjeld, dikutip dari Today's Parent.


Perubahan payudara selama menyusui

Banyak perempuan menemukan payudara mereka berubah secara dramatis selama beberapa hari pertama pasca persalinan saat mereka mulai memproduksi ASI untuk bayi.

Namun, Fjeld menekankan bahwa itu adalah hal yang wajar. Ini mengingat bayi perlu sering menyusu untuk mendapatkan kalori dan nutrisi yang dia butuhkan, sehingga wajar bila payudara pun berubah karena proses itu.

“Tingkat hormon sangat tinggi pada periode awal pasca persalinan sehingga kebanyakan ibu menghasilkan lebih banyak susu daripada yang sebenarnya mereka butuhkan untuk bayi mereka," ujar Fjeld.

Kebocoran, dan masalah menyusui lainnya, biasanya mereda pada saat bayi berusia enam minggu. "Saat itu sebagian besar ibu merasa nyaman menyusui dan suplai ASI mereka diatur dengan baik," kata Fjeld.

Payudara mungkin mengecil setelah 6 minggu pasca persalinan

Fjeld mengatakan, setelah enam minggu, payudara menjadi lunak dan mungkin lebih kecil. "Itu normal. Ibu mungkin kehilangan sensasi kenyang dan berat, kecuali jika mereka melewatkan satu atau dua kali menyusui,” kata Fjeld. 

Pada titik ini beberapa ibu mungkin khawatir bahwa suplai ASI mereka berkurang, tetapi selama bayi menyusui secara teratur dan berat badannya bertambah, kata Fjeld, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, Bunda.

Setelah melahirkan, payudara punya stretch mark? Setelah menyusui, payudara jadi kendur? Baca di halaman berikutnya ya, Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga yuk video tentang 5 penyebab puting terasa sakit saat pertama kali menyusui.



(pri/pri)
STRETCH MARKS DAN PAYUDARA KENDUR

STRETCH MARKS DAN PAYUDARA KENDUR

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Nostalgia Pernikahan, Glenn Alinskie & Chelsea Olivia Kunjungi Katedral Jakarta

Mom's Life Amira Salsabila

Zoe Anak Patricia Gouw Sudah Sekolah sejak Usia 1 Tahun, Intip Potret Aktivitasnya

Parenting Annisa Karnesyia

Mirzan Meer Mendadak Lewat saat Live, Pevita Pearce Ungkap Sikap Manis Suami di Belakangnya

Mom's Life Amira Salsabila

Psikolog Ungkap Kebiasaan Sederhana yang Bantu Anak Jadi Tangguh & Pantang Menyerah

Parenting Annisa Karnesyia

Ciri Utama Orang Cerdas Menurut Ahli Saraf, Leonardo da Vinci Juga Melakukannya

Mom's Life Dilla Atqia Rahmah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Nostalgia Pernikahan, Glenn Alinskie & Chelsea Olivia Kunjungi Katedral Jakarta

Zoe Anak Patricia Gouw Sudah Sekolah sejak Usia 1 Tahun, Intip Potret Aktivitasnya

Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya

Mirzan Meer Mendadak Lewat saat Live, Pevita Pearce Ungkap Sikap Manis Suami di Belakangnya

Psikolog Ungkap Kebiasaan Sederhana yang Bantu Anak Jadi Tangguh & Pantang Menyerah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK