MENYUSUI
Jadwal Pemberian ASI Pada Bayi Usia 0-6 Bulan: Detail Jam dan Ukuran
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Senin, 01 Jul 2024 12:20 WIBJadwal pemberian ASI pada bayi usia 0-6 bulan banyak tak diketahui khususnya para ibu baru. Yuk, cari tahu detailnya agar Bunda bisa memenuhi kebutuhan nutrisi bayi secara maksimal.
Sejak lahir, ASI menjadi asupan pertama dan terbaik yang diberikan hingga 6 bulan dan dilanjutkan hingga 2 tahun. Pemenuhan kebutuhan ASI pada bayi penting dilakukan dengan baik agar tumbuh kembangnya sesuai tahapan usianya ya, Bunda.
Bagi ibu baru, sering kali banyak yang tak mengetahui jadwal pemberian ASI dan seberapa banyak mereka perlu memberikannya pada Si Kecil. Hal ini wajar saja ya, Bunda, karena tahapan beradaptasi dengan ritme menyusui baru saja dijalani. Sehingga, detail jadwal menyusu Si Kecil dari frekuensi hingga banyaknya ASI yang dibutuhkan belum dipahami.
Jadwal pemberian ASI pada bayi 0-6 bulan
Nah, berbicara mengenai jadwal pemberian ASI pada bayi, Renee Kam, seorang Konsultan Laktasi mengatakan banyak bayi ASI eksklusif menyusu 8 hingga 12 kali dalam 24 jam, paling tidak pada minggu-minggu awal. Ini artinya, Bunda perlu memberikan makan bayi setiap 2 hingga 3 jam sekali. Namun, seiring dengan bertambahnya usia bayi, biasanya mereka cenderung menyusu lebih jarang.
"Berapapun usia bayi, jika Bunda dapat memberikannya makan saat bayi menunjukkan tanda-tanda ingin menyusu dan Bunda dapat membantunya mendapatkan apa yang dia butuhkan,"ujar Renee seperti dikutip dari laman Raising Children.
Ditambahkan Renee, bayi biasanya lepas dari payudara setelah selesai menyusu. Umumnya, semakin besar usia bayi, semakin baik dan cepat juga mereka menyusu. Sebagian besar bayi juga menyusu dari satu payudara pada beberapa kali menyusui dan dari kedua payudara pada saat menyusui lainnya.
Dan, beberapa bayi hanya menyusu dari satu payudara dan bayi lainnya selalu menyusu dari kedua payudara setiap kali menyusui. Selama bayi menunjukkan tanda-tanda mendapatkan cukup ASI, tidak masalah sebenarnya seberapa sering atau berapa lama mereka menyusu, Bunda.
Cara atasi bayi yang sering tertidur
Lantas, bagaimana dengan kondisi bayi yang masih sering tertidur di tahap-tahap awal menyusui. Apakah mereka perlu dibangunkan terlebih dahulu ya, Bunda?
Mengenai hal ini, Renee menjelaskan bahwa kebanyakan bayi yang sehat dan berkembang yang menunjukkan tanda-tanda mendapatkan cukup ASI akan bangun sendiri untuk menyusu.
Jika ini masih tampak normal, Bunda tidak perlu membangunkannya untuk menyusu. Jika bayi tidur di kamar pada malam hari, Bunda secara alami akan memberikannya makan ketika bayi menunjukkan isyarat menyusu dini seperti memutar kepalanya dari satu sisi ke sisi lain dengan mulut terbuka, mengisap tangannya, menjulurkan lidah ke dalam dan ke luar, dan membuat suara-suara yang melengking.
Dengan menempatkan bayi di kamar Bunda pada malam hari dan mengenali isyarat menyusu lebih dini, Bunda dapat lebih cepat menyusui bayi dan tidak sampai membuat mereka ke tahap menangis karena menangis merupakan isyarat terlambat makan.
Beberapa bayi mungkin sedikit mengantuk pada minggu-minggu awal setelah lahir. Ini biasanya dikarenakan penyakit kuning, atau infeksi, atau jika bayi masih dipengaruhi oleh obat pereda nyeri yang digunakan selama persalinan. Jika ini menjadi situasinya, Bunda mungkin perlu membangunkan bayi untuk menyusu sampai mereka mulai lebih sering bangun sendiri.
Klik di halaman selanjutnya ya, Bunda.
Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.
Saksikan juga yuk video tentang 7 tanda ASI Bunda lancar.
MENGHITUNG JUMLAH ASI YANG DIMINUM BAYI
Halaman Selanjutnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bayi 3 Bulan Menyusu Berapa Jam Sekali? Cek Jadwal Pemberian ASI agar Nutrisi Tercukupi
3 Tips Mengatur Jadwal Menyusui Bayi Sesuai Usia, New Mom Perlu Tahu Nih
Memahami Jadwal Menyusui Bayi Baru Lahir
Bunda, Simak Jadwal Menyusui Bayi Sesuai Usia
TERPOPULER
Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Pecah Rekor, Intip Sisi Hangat Para Pemain Bersama Anak
5 Resep Macaroni Schotel Kukus Rumahan yang Lembut dan Enak
Bisa dilakukan di Rumah, Ini 5 Cara Efektif Mengurangi Rambut Rontok
20 Rekomendasi Wisata Semarang untuk Keluarga yang Ramah Anak
Insanul Fahmi Percaya Diri Bisa Adil Poligami, Wardatina Mawa Tetap Mantap Ajukan Cerai
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomedasi Susu Program Hamil untuk Dukung Keberhasilan Promil
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
Review Eomma Head to Toe Happiness, Sampo & Sabun Mandi untuk Perawatan Bayi
Firli NabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lipstik Warna Muted, Ada Pilihan Bunda?
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
PROTERAL Junior, Solusi Nutrisi untuk Si Kecil yang Suka Pilih-pilih Makan
Tim HaiBundaREKOMENDASI PRODUK
Rekomendasi Wipes untuk Membersihkan Mulut Bayi, Praktis dan Aman Sejak Dini
Tim HaiBundaTERBARU DARI HAIBUNDA
4 Shio Kurang Beruntung di Tahun Kuda 2026, Beserta Solusi Mengatasinya
Kaleidoskop 2025: 7 Perceraian Artis dan Figur Publik yang Menyita Perhatian
Deretan Prestasi Indonesia Sepanjang 2025 di Bidang Olahraga
5 Resep Macaroni Schotel Kukus Rumahan yang Lembut dan Enak
20 Rekomendasi Wisata Semarang untuk Keluarga yang Ramah Anak
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Ini 10 Ikan yang Punya Kandungan Merkuri Tinggi, Penting Diketahui Sebelum Beli
-
Beautynesia
6 Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Akan Menyakitimu
-
Female Daily
Liburan Akhir Tahun di Macau? Jangan Lewatkan SJM Resorts Samtastic Park!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
8 Pesona Fuji yang Masuk 100 Wajah Tercantik 2025 di Dunia
-
Mommies Daily
Pasangan Terlalu Sibuk? Ketahui 10 Bahaya jika Jarang Bercinta!