Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

menyusui

Pipi Bayi Terkena ASI, Ini 7 Cara Menghilangkannya secara Alami

Indah Ramadhani   |   HaiBunda

Rabu, 07 Jan 2026 08:50 WIB

Pipi Bayi
Pipi Bayi Terkena ASI, Ini 7 Cara Menghilangkannya secara Alami/Foto: Getty Images/iStockphoto/RealisticFilm
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda, saat menyusui, sering kali kulit bayi terkena cipratan ASI, terutama di bagian pipi. Tak jarang Bunda juga mengkhawatirkan efeknya pada kulit Si Kecil.

ASI tentu memiliki segudang manfaat, Bunda. Mulai dari pemberian nutrisi yang lengkap, hingga berbagai macam manfaat untuk kesehatan, kekebalan, dan perkembangan tumbuh kembang bayi.

Fakta ini didukung oleh pernyataan resmi American Academy of Pediatrics (AAP) melalui laman Cleveland Clinic, yang merekomendasikan pemberian ASI hingga usia dua tahun. Dengan begitu, kebutuhan nutrisi, serta tumbuh kembang anak akan terpenuhi secara optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Namun, saat Bunda fokus menyusui, tanpa disadari ASI bisa mengenai pipi bayi dan memicu berbagai keluhan pada kulitnya. Mengingat kulit bayi masih sangat sensitif, sisa ASI yang menempel bisa sebabkan masalah kulit jika tidak dibersihkan dengan baik.

Ruam kulit disebabkan oleh sisa ASI yang tertinggal?

Biasanya, keluhan yang paling sering muncul pada bayi baru lahir adalah ruam, atau dikenal sebagai ruam susu. Kondisi ini tampak berupa bintik-bintik merah di pipi bayi dan kerap disangka gangguan kulit akibat cipratan ASI.

Namun, penelitian mengungkapkan bahwa ruam atau bintik kemerahan yang menyerupai eksim pada bayi sejatinya bukan semata-mata disebabkan oleh ASI yang terciprat, Bunda. Kondisi ini terjadi karena zat pemicu alergi yang berasal dari makanan ibu ikut tersalurkan melalui ASI.

Jadi, bisa dikatakan bahwa zat pemicu peradangan tersebut diyakini bisa memunculkan ruam pada pipi bayi yang baru lahir dan saat ASI bersentuhan langsung dengan kulit ketika menyusu.

Selain itu, ruam juga menandakan adanya perubahan pada kulit bayi, seperti munculnya jerawat bayi, kemerahan, atau bintik putih kecil di area wajah (milia). Jika dibiarkan, kondisi ini bisa membuat Bunda khawatir serta menyebabkan Si Kecil menjadi tidak nyaman. 

Namun, ruam biasanya tidak berlangsung lama dan akan hilang dengan sendirinya. Tetapi, untuk meminimalkan risiko ruam muncul, Bunda bisa membersihkan sisa ASI yang terciprat di pipi Si Kecil dengan cara alami dan lembut.

7 Cara menghilangkan sisa ASI di pipi bayi

Dilansir dari berbagai sumber, terdapat beberapa cara alami dan aman yang bisa Bunda lakukan untuk membersihkan sisa ASI di pipi bayi agar kulit Si Kecil tetap bersih dan terhindar dari iritasi. Berikut tipsnya:

1. Oleskan coconut oil

Dilansir dari Healthline, coconut oil bisa membantu membersihkan sisa ASI dengan lembut tanpa mengiritasi kulit bayi. Selain itu, coconut oil juga bermanfaat untuk meredakan gejala ruam sekaligus menjaga kelembaban kulit bayi yang masih sensitif.

2. Oleskan minyak biji bunga matahari

Minyak biji bunga matahari memiliki manfaat serupa dengan coconut oil, terutama dalam menjaga kelembaban kulit. Kandungan asam lemak alaminya membantu melembabkan dan merawat kulit bayi yang sensitif.

3. Gunakan petroleum jelly

Petroleum jelly umumnya aman digunakan untuk bayi, terutama pada variasi yang khusus bayi. Bunda bisa gunakan secukupnya secara tipis dan oleskan saat kulit bayi masih sedikit lembab (setelah dilap) agar lebih mudah diratakan.

4. Kompres dengan air dingin

Mengompres kulit bayi dengan kain bersih yang dibasahi air dingin dapat membantu mencegah ruam dan gatal. Setelah itu, Bunda bisa oleskan pelembab tanpa pewangi secara lembut, seperti petroleum jelly, untuk menjaga kelembaban kulit.

5. Oleskan cuka

Bunda juga bisa gunakan cuka, terutama cuka apel karena tingkat keasamannya dapat membantu menjaga keseimbangan pH kulit. Pastikan cuka diencerkan terlebih dahulu dengan air, lalu aplikasikan menggunakan kapas secara lembut pada area kulit bayi.

6. Gunakan oatmeal koloid

Bunda bisa gunakan oat yang sudah digiling hingga jadi bubuk halus, lalu dicampur dengan air dan diaplikasikan ke kulit bayi. Oatmeal koloid membantu menenangkan peradangan serta mengatasi kulit kering yang sering muncul pada kondisi eksim.

7. Oleskan madu

Madu memiliki sifat antibakteri, anti-inflamasi, dan mampu melembabkan kulit secara alami. Sebaiknya Bunda gunakan madu medis seperti madu Manuka dan lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit sebelum diaplikasikan.

Demikian informasi yang bisa disampaikan. Semoga bisa bermanfaat untuk Bunda agar lebih memahami cara membersihkan sisa ASI di pipi bayi sekaligus menjaga kesehatan kulit Si Kecil agar tetap nyaman dan terawat.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda