sign up SIGN UP search


menyusui

5 Perbedaan Benjolan karena ASI Tersumbat dengan Kanker Payudara

Asri Ediyati Selasa, 03 Nov 2020 15:14 WIB
ilustrasi kanker payudara caption
Jakarta -

Ibu menyusui mungkin merasakan benjolan di payudaranya. Benjolan semacam ini seringkali bikin khawatir, apakah ini karena masalah yang berkaitan dengan menyusui atau justru kanker payudara?

Dilansir Healthline, benjolan payudara pada wanita menyusui mungkin disebabkan oleh mastitis, abses di payudara, fibroadenoma (benign, tumor non kanker), dan galactoceles (kista payudara yang tak membahayakan).

Nah, bagaimana nih membedakan itu benjolan karena masalah menyusui atau kanker payudara?


Beberapa pakar akan memaparkan perbedaannya. Apa saja? Berikut perbedaannya:

1. Benjolan karena ASI tersumbat bisa melunak, sementara kanker tidak

Richardson mengatakan bahwa setelah menyusui, benjolan atau jaringannya lebih lembut. Benjolan bisa mengalami dekompresi.

"Karena jaringan payudara di sekitarnya mengalami dekompresi dan tekanannya lebih kecil dengan ASI yang telah dikeringkan (dikosongkan)," kata Dr.Heather Richardson. MD dari Bedford Breast Cancer , dikutip dari Romper.

Sementara kanker payudara tidak akan melunak atau mengalami dekompresi meskipun ASI sudah diperah.

2. Ukuran benjolan akibat ASI tersumbat bervariasi

Benjolan karena saluran ASI tersumbat dapat bervariasi dalam tekstur, ukuran, dan seberapa besar tekanan yang mungkin Bunda rasakan. Jadi jika payudara tidak dikosongkan maka benjolan bisa saja membesar, jika dikosongkan bisa mengecil.

Sementara benjolan kanker payudara tidak akan mengalami perubahan. Richardson mengatakan benjolan akibat payudara tidak datang dan pergi, tetapi tetap ada.

3. Benjolan karena ASI tersumbat terasa dari luar

Ashley Georgakopoulos, IBCLC, direktur laktasi Motif Medical mengatakan bahwa bagi sebagian besar ibu menyusui, sumbatan dapat dirasakan secara eksternal. Benjolan karena ASI tersumbat biasanya terasa nyeri dan bisa terasa jika itu bersumber dari saluran.

"Simpul yang terbentuk hampir seperti pembengkakan kecil, dengan konsentrasi kemacetan terjadi ke arah puting, pembengkakan tersebut didukung oleh ASI," jelasnya.

4. Benjolan ASI tersumbat bisa hilang dalam beberapa hari

"Saluran yang tersumbat membutuhkan waktu beberapa hari untuk sembuh - dua hingga tiga hari tidak jarang," kata Costello.

Menurut Costello, beberapa ibu menyusui akan melihat kemajuan setelah beberapa hari. Jadi, selama benjolan itu membaik dalam beberapa hari, maka tidak perlu khawatir.

Richardson menambahkan bahwa timing itu penting ketika menentukan apakah ibu menyusui berurusan dengan saluran yang tersumbat atau potensi benjolan kanker.

"Saluran ASI yang membandel, yang tersumbat dapat bertahan, tetapi pada akhirnya selama beberapa hari akan melunak dan mengubah konsistensinya, sedangkan kanker tidak akan berubah," kata Richardson.

5. Benjolan kanker mengubah kondisi payudara

Benjolan kanker bisa mengubah kondisi payudara perubahan, seperti puting tertarik ke dalam, menarik kulit di atasnya, atau membuat kelenjar getah bening di ketiak kencang dan membesar.

"Jika ada benjolan yang keras dan tidak nyeri di jaringan payudara selama menyusui dan pada dasarnya terasa tidak berubah, meskipun ada perubahan dalam masalah payudara dengan aliran ASI dan pembengkakan, atau jika terus berlanjut lebih dari 4 hingga 8 minggu, ini adalah sesuatu yang harus dipertimbangkan oleh ibu menyusui, untuk memeriksakan diri ke dokter," ujar Richardson.

Simak juga tips memperbanyak ASI saat menstruasi:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi