MENYUSUI
Bertekad ASI Eksklusif, Busui Ini Rajin Pumping dan Berhasil Kumpulkan ASIP hingga 236 Liter
Indah Ramadhani | HaiBunda
Kamis, 09 Apr 2026 09:10 WIBSeorang Bunda bernama Andrea Hayes tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan mendapatkan pasokan ASI yang begitu berlimpah. Ini terjadi pertama kali saat dirinya sedang memberikan ASI eksklusif pada sang bayi.
Kisah ini bermula saat bayinya diketahui lahir dalam kondisi prematur, yaitu pada usia kehamilan 36 minggu. Selain itu, sang anak juga memiliki kelainan pada bibir dan lidah sehingga proses menyusui menjadi lebih rumit.
Menyadari hal itu, Bunda yang berusia 32 tahun ini merasa sangat tertekan, terlebih karena mengkhawatirkan pasokan ASI-nya yang tidak cukup untuk memenuhi kondisi sang anak. Karenanya, Bunda Andrea mulai memutuskan untuk melakukan pumping secara eksklusif.
"Bayiku lahir prematur pada usia kehamilan 36 minggu dan harus mencapai target berat badan badan lebih banyak tanpa mengalami penurunan. Jadi, saya langsung merasa sangat tertekan untuk bisa menghasilkan ASI yang cukup untuknya," kata Andrea dikutip dari People.
Kisah Bunda yang menghasilkan pasokan ASI begitu banyak saat menyusui eksklusif
Rencananya benar-benar di luar dugaan, Bunda. Mulanya, Bunda Andrea hanya ingin memastikan stok ASI-nya cukup untuk pertumbuhan sang anak yang prematur. Namun, ASI yang yang diproduksinya justru mengalami peningkatan yang sangat berlebih.
"Saat itu, saya sama sekali tidak tahu bahwa memompa ASI secara eksklusif adalah sebuah pilihan. Saya bahkan tidak tahu ada istilah untuk itu. Tapi ternyata hasilnya cukup memuaskan," tambahnya.
Kondisi ini berlangsung ketika sang anak menginjak 5 bulan. Ia mengira bahwa hal tersebut terjadi karena rutinitas yang berubah setelah melakukan pindah rumah. Hasil tersebut membuatnya merasa lebih tenang dan kekhawatiran soal pasokan ASI mulai teratasi.
Melihat pasokan ASI yang begitu banyak, Bunda Andrea terus melanjutkan pumping hingga memasuki trimester kedua di kehamilan anak keduanya. Saat sang anak kedua lahir, ia kembali menjalani metode serupa sebab sang anak juga memiliki kelainan pada bibir dan lidah.
"Saya terus memompa ASI hingga trimester kedua kehamilan anak kedua saya. Ketika dia lahir, jiwa atlet kompetitif dalam diri saya ingin melihat seberapa banyak ASI yang mampu saya hasilkan," jelasnya.
Tanpa disadari, ternyata stok ASI dari hasil pumping kedua anaknya sudah menumpuk banyak di lemari pendingin. Bahkan, ketika ia total, jumlah ASI seluruhnya mencapai 236 liter, Bunda.
Bunda Andrea menghadapi dilema ketika ia dan keluarganya akan pindah rumah. Ia sangat memikirkan stok ASI yang dimilikinya, sebab pastinya ia tak akan mampu untuk membawa semuanya.
Oleh karena itu, diputuskan bahwa ia akan menyumbangkan sebagian stok ASI-nya kepada bunda-bunda yang membutuhkan melalui bank ASI. Selain itu, ia juga mengolah sebagian ASI menjadi bentuk lain agar tetap bisa digunakan setelah stok berkurang.
Menurutnya, pengalaman ini sangat menakjubkan dan tidak akan pernah ia lupakan. Ia berharap kisah dan perjalanan menyusuinya dapat menginspirasi banyak Bunda di luar sana.
Penyebab hiperlaktasi atau kelebihan pasokan ASI
Melansir dari laman La Leche League GB, kelebihan pasokan ASI umumnya disebabkan oleh tubuh yang cenderung menghasilkan lebih banyak ASI. Selain itu, kondisi ini juga didukung oleh cara atau manajemen menyusui yang dilakukan tiap Bunda.
Terdapat beberapa penyebab lain dari hiperlaktasi yang dikutip dari laman tersebut, meliputi:
- Penjadwalan menyusui
- Jangka waktu menyusui
- Terlalu sering memompa ASI
- Terlalu sering merangsang payudara
Produksi ASI sebenarnya mengikuti kebutuhan dan nafsu makan bayi. Maka, saat Bunda menyusui secara responsif dan konsisten, produksi ASI pun akan menyesuaikan dengan kebutuhan Si Kecil. Namun, dalam beberapa kasus, pelekatan yang kurang tepat juga bisa membuat produksi ASI menjadi berlebih.
Demikian kisah dari Bunda yang memiliki pasokan ASI berlebih karena rajin pumping. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Dukung ASI, Negara Ini Tertibkan Iklan Susu Formula
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Produksi ASI-nya Banyak, Greysia Polii Bertekad Berikan ASI Eksklusif untuk Baby Jessia
Bayinya Dipuji Montok di Usia 4 Bulan, Indah Permatasari Bagikan Rahasia Menyusui
Agar Bayi Tak Rewel, Ini 10 Cara Menghibur Si Kecil saat Bunda Memompa ASI
Benarkah Hasil Pumping Sedikit Tanda Pasti Produksi ASI Berkurang?
TERPOPULER
Viral Pengantin Ditipu WO Hingga Rp85,5 Juta di Bekasi, Kini Mereka...
Resep Sop Daging Kuah Bening, Hangat dan Cocok untuk Anak
7 Cara Meningkatkan IQ Tinggi agar Lebih Cerdas
Perbedaan Daging Sapi dan Kambing, Kenali Agar Tidak Keliru!
Perempuan Bekasi Alami Gagal Ginjal Stadium 5 Meski Rutin Minum Air Putih, Ini Pemicunya
REKOMENDASI PRODUK
10 Merek Pakaian Dalam Ibu Hamil Terbaik untuk Kenyamanan Maksimal
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Panci Granit Terbaik dengan Desain Elegan dan Modern
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panggangan Arang hingga Portable
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Baju Kondangan Ibu Hamil yang Simple, Modern & Kekinian
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Bra Tanpa Kawat Terbaik, Tidak Bikin Sesak & Nyaman Dipakai Seharian
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
10 Merek Pakaian Dalam Ibu Hamil Terbaik untuk Kenyamanan Maksimal
45 Soal Ujian Bahasa Indonesia Kelas 6 dan Kunci Jawaban Tahun 2026
Viral Pengantin Ditipu WO Hingga Rp85,5 Juta di Bekasi, Kini Mereka...
Resep Sop Daging Kuah Bening, Hangat dan Cocok untuk Anak
7 Cara Meningkatkan IQ Tinggi agar Lebih Cerdas
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Siang: Ivan Gunawan Koleksi Piring Mahal, Rumah Mewah Tasya Farasya
-
Beautynesia
5 Alasan Kenapa Kamu Susah Banget Bilang "Nggak"
-
Female Daily
Jangan Panik, Kenali Tanda Iritasi Mata dan Cara Meredakannya!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Pesona Aktris-Idol Cantik Pilih Pensiun di Usia 26, Ingin Jadi Warga Biasa
-
Mommies Daily
100 Ide Me Time untuk Ibu Biar Nggak Gampang Burnout