MENYUSUI
Kolostrum ASI Putri Isnari Masih Keluar hingga 3 Bulan Melahirkan, Mungkinkah?
Amrikh Palupi | HaiBunda
Sabtu, 27 Jun 2026 10:40 WIBPenyanyi dangdut Putri Isnari baru-baru ini membagikan pengalaman menyusuinya setelah melahirkan putra pertamanya, Muhammad Arjuna Devra Ajis yang akrab dipanggil Juna. Melalui unggahan di media sosial, Putri mengungkapkan rasa syukurnya karena hingga kini ia masih melihat adanya kolostrum dalam ASI yang diberikan kepada Si Kecil yang lahir pada 30 Maret 2026.
"Masya Allah, alhamdulillah sampai saat ini masih keluar ASI kolostrum buat Juna," tulis Putri Isnari dikutip dari akun Instagram @putriisnari3.
Pernyataan tersebut membuat banyak ibu bertanya-tanya, apakah kolostrum memang masih bisa ditemukan hingga tiga bulan setelah melahirkan? Bukankah kolostrum biasanya hanya diproduksi pada hari-hari pertama setelah persalinan? Lantas, bagaimana penjelasan medisnya?
Apa itu kolostrum?
Sebelumn membahas lebih jauh, Bunda tentu harus tahu lebih dulu apa itu kolostrum?. Mengutip laman my.clevelandclinic, kolostrum adalah ASI pertama yang diproduksi tubuh ibu sejak masa kehamilan. Cairan ini mulai terbentuk di kelenjar payudara saat hamil dan menjadi sumber nutrisi pertama yang diterima bayi setelah lahir.
Kolostrum sering dijuluki sebagai 'emas cair' (liquid gold) karena warnanya yang kuning keemasan dan kandungan nutrisinya yang sangat kaya. Meski jumlahnya sedikit, kolostrum mengandung konsentrasi tinggi protein, vitamin, mineral, serta antibodi yang berperan penting dalam membangun sistem kekebalan tubuh bayi.
Bagi bayi baru lahir yang sistem imunnya masih berkembang, kolostrum menjadi perlindungan pertama terhadap berbagai infeksi dan penyakit.
Seperti apa bentuk dan warna kolostrum?
Kolostrum umumnya berwarna kuning tua hingga oranye keemasan, mirip dengan warna kuning telur. Warna khas ini berasal dari kandungan beta karoten yang tinggi.
Namun, pada beberapa ibu, kolostrum juga dapat terlihat putih, bening, atau krem. Teksturnya lebih kental dibandingkan ASI matang maupun susu sapi, meskipun tingkat kekentalannya dapat berbeda pada setiap orang.
Kolostrum sering kali terasa lengket dan terkadang dapat mengandung sedikit jejak darah. Kondisi ini umumnya normal dan tidak perlu dikhawatirkan.
Kandungan kolostrum
Kolostrum memiliki komposisi yang berbeda dengan ASI matang. Cairan ini mengandung protein lebih tinggi serta kadar lemak dan gula yang lebih rendah sehingga mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi yang masih sangat sensitif.
Beberapa kandungan penting dalam kolostrum meliputi:
- Imunoglobulin A (IgA) yang membantu melindungi bayi dari infeksi.
- Laktroferrin yang menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya.
- Leukosit atau sel darah putih yang mendukung pertahanan tubuh bayi.
- Epidermal Growth Factor (EGF) yang membantu pertumbuhan dan perkembangan sel.
- Vitamin A yang mendukung kesehatan mata dan sistem imun.
- Seng (zinc), magnesium, dan tembaga yang penting untuk pertumbuhan serta daya tahan tubuh.
Manfaat kolostrum untuk bayi
Kolostrum membantu membangun sistem kekebalan tubuh bayi dan memberikan nutrisi yang sangat terkonsentrasi pada hari-hari pertama kehidupannya. Beberapa manfaat kolostrum antara lain:
- Membantu memperkuat sistem imun bayi.
- Membantu membentuk saluran pencernaan yang sehat dengan melapisi dinding usus.
- Lapisan ini membantu mencegah bakteri berbahaya terserap ke dalam tubuh.
- Menyediakan nutrisi yang ideal bagi bayi baru lahir.
- Memiliki efek pencahar alami yang membantu bayi mengeluarkan mekonium (feses pertama bayi), sehingga dapat mengurangi risiko penyakit kuning (jaundice).
- Mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi yang masih berkembang.
- Membantu mencegah kadar gula darah rendah (hipoglikemia) pada bayi cukup bulan.
Mengapa kolostrum baik untuk bayi baru lahir?
Kolostrum mengandung seluruh nutrisi yang dibutuhkan bayi pada beberapa hari pertama kehidupannya. Selain itu, kolostrum juga kaya akan vitamin dan zat gizi yang membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi.
Aliran kolostrum dari puting biasanya keluar secara perlahan. Kondisi ini membantu bayi belajar menyusu secara bertahap. Menyusui bukan hanya soal mengisap ASI, tetapi juga mengharuskan bayi mempelajari cara mengisap, menelan, dan bernapas secara bersamaan. Keterampilan tersebut membutuhkan waktu dan latihan untuk dikuasai.
Kapan kolostrum berubah menjadi ASI?
Secara umum, kolostrum diproduksi sejak kehamilan memasuki usia sekitar 12 hingga 18 minggu. Setelah bayi lahir, kolostrum menjadi makanan utama selama beberapa hari pertama.
Sekitar 3 hingga 4 hari setelah persalinan, kolostrum akan mulai berubah menjadi ASI transisi (transitional milk). Pada tahap ini, payudara biasanya akan terasa lebih penuh, kencang, dan sensitif.
Hal tersebut menandakan bahwa produksi ASI telah meningkat. Pada saat yang sama, lambung bayi juga mulai membesar sehingga mampu mengonsumsi lebih banyak ASI setiap kali menyusu.
Kemudian sekitar dua minggu setelah melahirkan, ASI transisi akan berkembang menjadi ASI matang (mature milk) yang menjadi sumber nutrisi utama bayi selama masa menyusui. Perubahan ini dipicu oleh penurunan hormon progesteron setelah plasenta keluar dari tubuh ibu pascamelahirkan.
Benarkah kolostrum masih ada hingga 3 bulan setelah melahirkan?
Bunda mungkin bertanya-tanya apakah kolostrum masih bisa keluar hingga tiga bulan setelah melahirkan seperti yang dialami Putri Isnari.
Secara medis, tubuh biasanya memproduksi kolostrum hingga sekitar lima hari setelah bayi lahir. Setelah itu, kolostrum akan berubah menjadi ASI transisi (transitional milk), lalu sekitar 14 hari setelah persalinan akan berkembang menjadi ASI matang (mature milk).
Meskipun telah berubah menjadi ASI matang, sejumlah kecil komponen kolostrum masih dapat ditemukan dalam ASI hingga sekitar enam minggu setelah melahirkan, sehingga bayi tetap memperoleh sebagian manfaat perlindungan yang diberikan oleh kolostrum pada masa awal kehidupannya.
Karena itu, ketika seorang ibu mengatakan masih mengeluarkan kolostrum beberapa bulan setelah melahirkan, kemungkinan yang dimaksud adalah ASI yang masih mengandung sebagian komponen kolostrum atau memiliki karakteristik tertentu yang menyerupai kolostrum.
Setiap ibu juga dapat mengalami variasi warna, tekstur, dan komposisi ASI yang berbeda seperti yang dialami oleh Putri Isnari.
Jika Bunda merasa ASI yang keluar memiliki warna kekuningan atau lebih kental dari biasanya, kondisi tersebut belum tentu menandakan adanya masalah. Tapi, bila disertai nyeri, perdarahan atau perubahan yang mengkhawatirkan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau konsultan laktasi.
Semoga informasinya bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Bayi Menyusu Lama tapi Berat Tak Naik, Kenapa?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kolostrum Hanya Keluar Sedikit, Bunda Nggak Perlu Khawatir Bayi Kelaparan
7 Manfaat Luar Biasa Kolostrum untuk Bayi Baru Lahir
6 Manfaat Luar Biasa Kolostrum, ASI Perdana Kaya Nutrisi untuk Bayi Baru Lahir
Kandungan Luar Biasa Kolostrum yang Perlu Bunda Tahu
TERPOPULER
Kebiasaan Bicara yang Menandakan Orang Tidak Cerdas Bersosialisasi
Olivia Allan Jalani Program Bayi Tabung Terakhir untuk Anak Kedua, Denny Sumargo Mohon Doa
Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bilang "Tolong" dan "Terima Kasih" Menurut Psikologi
Potret 2 Anak Gracia Indri yang Menggemaskan, Curi Perhatian di Pesta Pernikahan Sang Tante
Potret Terbaru Gita Gutawa Usai Lama Tak Muncul, Kini Sibuk di Balik Layar
REKOMENDASI PRODUK
5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Membuat Klepon Empuk dan Kenyal, Isi Gula Merahnya Lumer di Mulut
Kebiasaan Bicara yang Menandakan Orang Tidak Cerdas Bersosialisasi
Olivia Allan Jalani Program Bayi Tabung Terakhir untuk Anak Kedua, Denny Sumargo Mohon Doa
5 Potret Jung Eun Chae yang Viral sebagai Polisi di Drama Korea 'Flex X Cop 2'
Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bilang "Tolong" dan "Terima Kasih" Menurut Psikologi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Polo Oversized Linen-Twill: Adem Buat Cuaca Panas Jakarta?
-
Beautynesia
Instagram Ganti Logo Teks Setelah 10 Tahun, Ini Potret Terbaru dan Komentar Netizen!
-
Female Daily
Kulit Lagi Overwhelmed Sama Skincare? Ini 5 Tanda Wajahmu Butuh Istirahat
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Istri Cesc Fabregas Kembali ke Arsenal, Dijuluki 'Queen of WAGs'
-
Mommies Daily
Brand Hijab yang Dipakai Nikita Willy: 4 Rekomendasi dan Kisaran Harganya