Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

menyusui

Susan Sameh Pamer Skill Baru Jadi Ibu, Menyusui Sambil Berdiri

Amrikh Palupi   |   HaiBunda

Minggu, 19 Jul 2026 08:55 WIB

Susan Sameh
Susan Sameh Pamer Skill Baru Jadi Ibu, Menyusui Sambil Berdiri/Foto: Instagram @susansameeh
Daftar Isi
Jakarta -

Susan Sameh sedang menikmati perannya sebagai Bunda setelah melahirkan anak pertamanya Rayyan Khalid Atamimi, pada Jumat, 16 Januari 2026. Istri Khalid Atamimi pun kerap membagikan aktivitasnya sebagai ibu baru. Salah satu momen menyusui Si Kecil.

Menariknya, momen menyusui diakui oleh perempuan kelahiran Bandung 24 Februari 1997 ini sebagai skil baru yang bisa dia lakukan. Pasalnya, bukan menyusui biasa tapi Susan Sameh melakukannya sembari berdiri. 

"Skill baru (gendong, sambil jalan sambil menyusui)," tulis Susan Sameh dikutip dari laman akun Instagram @susansameeh.  

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Susan SamehSusan Sameh/ Foto: Instagram @susansameeh

Susan Sameh pun menunjukkan foto kemampuan memberikan ASI sang putra dengan cara berdiri. Dalam dua foto yang diunggah, perempuan bernama lengkap Suzana Sameh Mohamed Abdel Fattah ini memakai pakaian serba hitam, dia menggendong Si Kecil dengan kain dengan warna senada dengan pakaiannya. 

Ia tampak menikmati aktivitasnya tersebut meski harus menyusui sambil berdiri di jalan. Padahal kemampuan menyusui sambil berdiri atau berjalan bukanlah hal yang langsung bisa dilakukan, butuh keseimbangan dan koordinasi yang baik. Namun, Susan Sameh mampu melakukannya dengan baik bahkan menikmati skil terbarunya tersebut.

Posisi menyusui paling banyak digunakan

Selain posisi berdiri seperti yang dilakukan Susan Sameh, ada 7 posisi menyusui Si Kecil yang banyak dilakukan oleh Bunda di rumah lengkap dengan kelebihan dan kekurangan dilansir dari Cleveland Clinic.

1. Laid back breastfeeding

Posisi setengah berbaring ini memanfaatkan refleks alami bayi untuk mencari puting. Cocok digunakan setelah persalinan, termasuk bagi ibu yang menjalani operasi caesar karena mengurangi tekanan pada area luka.

Untuk menyusui dengan posisi ini, Bunda hanya perlu bersandar di tempat tidur atau kursi dengan posisi setengah duduk dan menempatkan Si Kecil di atas perut Bunda. Alat bantu lain seperti bantal juga bisa ditambahkan agar menyusui menjadi semakin nyaman.

Kekurangan posisi laid back breastfeeding adalah membuat Bunda perlu memastikan area hidung Si Kecil tidak tertutup dan menyebabkan ia kesulitan bernapas.

2. Cradle hold

Ini merupakan posisi menyusui paling umum. Bayi berada dalam dekapan ibu dengan kepala ditopang oleh lengan yang sama dengan sisi payudara yang digunakan.
Pastikan kepala Si Kecil lebih tinggi dari perut agar ia tidak tersedak.

Kelebihan posisi ini adalah akan membuat Si Kecil merasa lebih aman dan nyaman karena berada dalam dekapan Bunda. Selain itu jika bayi mengalami kesulitan untuk menyusu, posisi ini bisa sangat membantu karena puting Bunda bisa ditemukan atau diarahkan dengan mudah ke mulut Si Kecil.

3. Cross cradle hold

Mirip cradle hold, tetapi kepala bayi ditopang menggunakan lengan yang berlawanan dengan payudara yang sedang menyusui. Posisi ini membantu ibu mengontrol perlekatan bayi, terutama pada awal menyusui.

Untuk melakukan posisi ini, Bunda bisa duduk dengan tegak sambil bersandar pada kursi atau tempat tidur. Setelah itu posisikan bayi dalam posisi melintang dan topang tubuhnya menggunakan lengan yang berlawanan dengan payudara yang dihisap oleh Si Kecil. 

Kelebihan posisi ini adalah Bunda bisa dengan mudah memperhatikan Si Kecil saat sedang menyusui, dengan begitu Bunda bisa mengetahui perkembangan Si Kecil saat mengisap puting. Sedangkan untuk kekurangannya posisi ini cukup sulit untuk digunakan terlebih lagi jika Bunda belum terbiasa menyusui.

4. Football hold

Posisi bayi berada di samping tubuh ibu seperti memegang bola. Football hold sering direkomendasikan untuk ibu pasca caesar, ibu dengan payudara besar, atau ibu yang masih belajar menyusui.

Untuk melakukan posisi ini Bunda bisa memposisikan Si Kecil di bagian samping tubuh dan pastikan ia berada dalam posisi telentang dan sejajar. Bunda juga bisa menggunakan bantal untuk membantu menyanggah tubuh Si Kecil. Jika sedang menyusui di sisi kanan, gunakan lengan kanan untuk menyanggah tubuh Si Kecil dan sebaliknya.

Kekurangan posisi ini adalah membuat Bunda harus lebih ekstra untuk menopang tubuh Si Kecil agar ia berada dalam posisi yang benar-benar nyaman.

5. Side-lying position

Posisi menyusui sambil berbaring ini sering dipilih saat ibu ingin beristirahat. Meski nyaman, ibu tetap perlu memastikan bayi berada dalam posisi aman selama menyusu.

Kelebihan posisi ini adalah Bunda bisa menyusui sambil beristirahat atau bahkan tertidur sejenak.

Kekurangan posisi ini adalah bisa memperlambat aliran ASI. Jadi, jika ASI Bunda sedang tidak terlalu banyak ada baiknya untuk menghindari posisi ini karena akan membuat Si Kecil merasa kesulitan mendapatkan pasokan ASI.

Sebelum menyusui dengan posisi ini, Bunda bisa menopang bagian kepala dan punggung bayi dengan bantal terlebih dahulu. Kemudian letakkan bayi sejajar dengan dada Bunda dan arah mulut bayi ke arah puting.

6. Upright breastfeeding

Upright breastfeeding adalah posisi menyusui yang membuat badan Si Kecil berada di posisi agak tegak saat sedang menyusu. Saat menyusui dengan posisi ini, Bunda juga harus duduk tegak sambil bersandar pada kursi atau tempat tidur.

Kelebihan posisi ini adalah bisa dilakukan dengan mudah dan Bunda hanya perlu menahan bagian punggung bayi dengan satu tangan. Kekurangannya adalah tidak bisa digunakan jika Si Kecil belum mampu menahan kepalanya sendiri. 

Untuk melakukan posisi ini Bunda bisa duduk dengan tegak sambil bersandar, kemudian biarkan bayi dalam posisi duduk di pangkuan Bunda. 

7. Double football hold

Posisi ini sama seperti posisi football hold pada umumnya, yang membedakannya adalah posisi double football hold digunakan oleh Bunda dengan bayi kembar. Menyusui dua bayi berarti membuat Bunda harus menggunakan kedua lengan untuk menopang tubuh bayi-bayi tersebut.

Kelebihan posisi ini adalah sangat cocok digunakan untuk menyusui dua bayi dan cocok digunakan jika Bunda memiliki bentuk puting yang datar. Kekurangannya adalah membuat Bunda perlu mengeluarkan tenaga ekstra untuk menahan tubuh Si Kecil.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda