MOM'S LIFE

Tips Agar Orang Tua Tak Canggung Bicara Soal Seks ke Anak

Radian Nyi Sukmasari Senin, 13 Nov 2017 - 15.02 WIB
Tips Agar Orang Tua Tak Canggung Bicara Soal Seks ke Anak/ Foto: thinkstock Tips Agar Orang Tua Tak Canggung Bicara Soal Seks ke Anak/ Foto: thinkstock
Jakarta - Nggak dipungkiri kalau kadang kita masih merasa tabu ketika harus bicara soal edukasi seks ke anak. Termasuk ketika kita bicara soal konten porno yang bukan nggak mungkin ditemui anak saat mereka pakai gadget.

Memang ini nggak mudah ya, Bun. Terlebih pengaruh budaya bikin kita sendiri menganggap bicara soal seks ke anak itu tabu sehingga kita ragu atau malu-malu membuka diskusi soal ini. Kalau hal ini Bunda atau Ayah rasakan, coba yuk tips dari psikolog anak dari Tiga Generasi Anastasia Satriyo supaya kita nggak canggung lagi ngobrol seks sama anak.

Wanita yang akrab disapa Anas ini bilang ketika kita merasa tabu membicarakan soal seks, coba tanya ke diri sendiri apa sih yang bikin kita canggung. Kalau memang dari kecil kita terbiasa 'dibentuk' untuk menganggap bahasan soal seks adalah hal tabu sehingga canggung membicarakan ini, yuk coba pola pikirnya karena masalah seksual yang dibicarakan ke anak sifatnya edukasi dan demi kebaikan anak kok. Lagipula pembahasannya kan disesuaikan sama usia anak ya, Bun.

"Kita perlu berpikir misalnya alat kelamin kan pemberian dari Tuhan jadi kita nggak perlu canggung menyebutnya dengan nama yang sebenarnya, sama aja kayak organ tubuh lain," kata Anas waktu ngobrol sama HaiBunda.

Kedua, kita bisa membuat mindset kalau orang tua adalah sumber pengetahuan anak yang pertama, termasuk soal reproduksi, seksualitas,dan anggota tubuh. Nah, ketika Bunda dan Ayah belum jadi sumber pertama anak bertanya akan sesuatu, bukan nggak mungkin mereka akan mencari jawaban atas rasa keingintahuannya lewat sumber lain, Bun. Coba renungkan deh, Bun, gimana kalau anak sampai mendapat informasi yang nggak-nggak dari sumber yang belum tentu terpercaya karena kita nggak bisa jadi sumber pengetahuan buat mereka? Duh, pastinya sedih ya.



"Saat orang tua bisa jadi sumber informasi anak yang aman dan bikin mereka nyaman, anak nggak akan nyari info ke sumber lain yang belum tentu terpercaya. Kalau orang tua bingung, bisa cari referensi dulu atau ajak anak diskusi bareng soal apa yang anak tanyakan. Tapi kalau mau tunda kasih jawaban atas pertanyaan anak pastikan kapan nih bunda atau ayah akan kasih jawaban karena anak menunggu dan dia akan tagih janji itu," tambah Anas.

Apalagi, zaman sekarang buku panduan untuk ngomongin soal seksualitas yang disesuaikan sama umur anak kan udah banyak tersedia, Bun. Jadi, kata Anas kita nggak perlu khawatir lagi. Nggak kalah penting, ketika diskusi sama anak orang tua juga perlu mengelola emosi. Artinya, ketika anak menyebut kata-kata atau menanyakan sesuatu yang nggak terkira sebelumnya, kita nggak perlu langsung ngomel-ngomel.

"Kelola emosi dulu. Tarik napas, tenangkan diri. Baru tanya ke anak pelan-pelan dia tahu dari mana tuh soal hal itu. Soalnya, kalau belum apa-apa kita udah marah-marah, itu akan menutup pintu komunikasi kita sama anak dan anak jadi kapok kalau mau nanya ke kita. Dia nggak nyaman karena belum apa-apa udah dimarahin," kata Anas.


(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi