MOM'S LIFE

Hal-Hal Seputar Perselingkuhan yang Sering Keliru Dipahami

Radian Nyi Sukmasari 20 Des 2017
Ilustrasi selingkuh/ Foto: thinkstock Ilustrasi selingkuh/ Foto: thinkstock
Jakarta - Bicara soal perselingkuhan, apa yang ada di pikiran Bunda selain salah satu pihak mengkhianati kesetiaan pasangannya dengan memadu kasih bersama pihak ketiga? Kalau saya berpikir 'Wah, pasti ketika perselingkuhan terjadi, rumah tangga si pasangan nggak bahagia nih,'. Seorang teman juga sempat punya pemikiran serupa, Bun, kayak saya.

Tapi ternyata, nggak selalu seperti itu lho, Bun. Ya, soalnya perselingkuhan bisa juga terjadi ketika rumah tangga pasutri (pasangan suami istri) bahagia. Hmm, jangan-jangan selama ini kita punya pemikiran yang keliru nih, Bun, ketika membahas topik perselingkuhan.

Nah, dikutip dari buku 'Pelangi di Akhir Badai' yang ditulis psikolog klinis sekaligus konselor perkawinan Adriana S Ginanjar, berikut ini hal-hal seputar perselingkuhan yang sering banget keliru dipahami. Bahkan, Adriana bilang ini bisa jadi mitos yang menyesatkan. Hmm, apa aja ya?

1. Perselingkuhan Cuma Terjadi pada Rumah Tangga yang Nggak Bahagia

"Siapa bilang? Perselingkuhan bisa aja menimpa perkawinan yang baik-baik saja dan bahkan cukup bahagia. Sering kali pasangan yang berselingkuh nggak berniat selingkuh tapi tahu-tahu sudah tergelincir ke hubungan perselingkuhan yang menjerat dan memabukkan. Nggak jarang hal itu bermula dari pertemanan yang berkembang jadi sangat intens," tutur Adriana.

2. Dalam Perselingkuhan Selalu Ada Hubungan Seks

Ini belum tentu, Bun. Adriana bilang apalagi perselingkuhan masa kini yang bisa dinikmati saat pasangan berselancar di dunia maya. Kedekatan emosional yang terjalin bisa mendalam banget dan intens, Bun. Ya, walaupun cuma dalam imajinasi ini sama bahayanya kayak perselingkuhan yang melibatkan hubungan seks karena tetap akan berpengaruh pada hubungan pasangan.



3. Pasangan Selingkuh, Hubungan Perkawinan Akan Memburuk

Adriana menekankan nggak semua perkawinan bakal memburuk ketika perselingkuhan mulai terjadi. Soalnya, bisa aja suami justru bersikap lebih manis dari biasanya untuk menutupi kesalahan dia. Atau, suami memang jadi lebih bahagia karena ada kekasih baru. Makanya itu, Bun, banyak istri yang nggak menduga suaminya berslingkuh karena hubungan mereka terasa baik-baik aja dan nggak ada perubahan berarti pada sikap suami.

Hal-Hal Seputar Perselingkuhan yang Sering Keliru DipahamiHal-Hal Seputar Perselingkuhan yang Sering Keliru Dipahami/ Foto: Thinkstock


4. Pasangan Selingkuh, Berarti Dia Nggak Mencintai Kita Lagi

"Ada banyak faktor yang memicu pasangan berselingkuh dan belum tentu karena dia nggak lagi mencintai kita. Beberapa suami mengaku nggak ada yang salah pada istri mereka. Mereka selingkuh [https://www.haibunda.com/mom-life/d-3756608/pikir-dulu-sebelum-selingkuh-karena-anak-turut-menanggung-beban] karena suka dengan sensasi dan excitement yang didapat dari pengalaman terlarang itu," tutur Adriana.

Untuk suami yang udah nggak muda lagi, ada perempuan lain yang mengagumi mereka seolah membuktikan mereka masih punya daya tarik yang besar, Bun.

5. Kalau Terjadi Perselingkuhan Lebih Baik Bercerai karena Perkawinan Sudah Tak Bisa Diperbaiki

Belum tentu, Bun. Kalau ada kemauan untuk memperbaiki hubungan rumah tangga, pasti ada jalan. Menurut pengalaman Adriana, cukup banyak perkawinan diguncang masalah perselingkuhan tapi tetap bisa bertahan. Bahkan beberapa pasangan menyatakan hubungan mereka sesudahnya jadi lebih baik, mesra, dan terbuka dibanding sebelumnya.

Pasangan yang seperti itu, lanjut Adriana, bertekad memilihkan hubungan dan berhasil bekerja sama untuk mencapai harapan bersama. Namun, mereka pasti melewati masa-masa sulit yang cukup panjang sebelum akhirnya mencapai hubungan yang cukup baik.

Hal-Hal Seputar Perselingkuhan yang Sering Keliru DipahamiHal-Hal Seputar Perselingkuhan yang Sering Keliru Dipahami/ Foto: Thinkstock


6. Perselingkuhan Tanpa Hubungan Seks 'Lebih Ringan' Dibanding yang Disertai Seks

Meski tanpa seks, kata Adriana perselingkuhan yang bermuatan emosional tetap akan berpengaruh pada hubungan dengan pasangan. Pihak yang berselingkuh pasti akan bersikap nggak jujur pada pasangan dan itu berpotensi merusak hubungan.

7. Pasangan Sudah Mengaku Selingkuh, Kita Tak Perlu Cari Tahu Apa yang Terjadi

"Mendapati pasangan selingkuh memang menyakitkan dan traumatis. Mungkin kita bahkan nggak yakin hal itu benar menimpa kita, terlalu banyak hal yang meragukan dan sulit dipercaya. Tapi, informasi tentang perselingkuhan justru akan membantu pihak yang disakiti untuk menyatukan kepingan puzzle kehidupannya yang hilang atau tercecer dan memahami kenapa hal ini bisa terjadi," papar Adriana.

Ia menambahkan, proses 'penyembuhan' biasanya juga baru bisa dimulai setelah kita mendapat info lengkap tentang perselingkuhan [https://www.haibunda.com/mom-life/d-3715095/perselingkuhan-itu-berawal-dari-rasa-nyaman-saat-curhat-dengannya] dan bertekad untuk bangkit lagi demi kebaikan diri sendiri dan keluarga. (rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi