MOM'S LIFE

Kata-kata Menyentuh Tony Hawk untuk Ibunya yang Kena Alzheimer

Amelia Sewaka 12 Sep 2018
Kata-kata Menyentuh Tony Hawk untuk Ibunya yang Kena Alzheimer/ Foto: Instagram Kata-kata Menyentuh Tony Hawk untuk Ibunya yang Kena Alzheimer/ Foto: Instagram
California, AS - Walaupun sudah sesukses dan se-legend seperti sekarang, pemain skateboard Tony Hawk (50) tetaplah anak dari seorang ibu bernama Nancy. Beberapa hari lalu, Tony mengunjungi sang ibu dan dia punya kata-kata menyentuh tentang ibunda tercinta.

Hal ini terlihat di unggahan Instagram Tony Hawk. Ada sebuah foto di mana tangan Tony menggenggam erat tangan sang ibu. Kini, ibunda Tony berumur 93 tahun dan punya kehidupan yang hebat saat muda. Namun, 10 tahun terakhir kehidupan sang ibu berubah karena dia mengidap Alzheimer dan demensia. Alzheimer merupakan penyakit progresif yang memengaruhi ingatan seseorang dan fungsi mental lainnya.

"Sebelum ini ibu telah bekerja sebagai sekretaris di sekolah menengah atas. Kemudian ia menjadi pengajar kelas bisnis di perguruan tinggi dan akhirnya mendapat gelar doktor dalam pendidikan bisnis," tulis Tony Hawk.

Diceritakan Tony, sang ibu dulu sering banget mengetik. Kadang, saat sedang nonton TV bareng, tangan sang bunda akan menggenggam tangan Tony. Saat itulah Tony merasakan jari-jari ibunya berdenyut seperti sedang mengetik sesuatu.

"Dengan kata lain, tanpa sadar dia mendikte pikiran dan pengalamannya lewat keyboard 'bayangan' secara nyata," tambah Tony Hawk.

[Gambas:Instagram]


Tony Hawk menggambarkan Nancy adalah sosok yang kuat bersemangat, cepat tanggap, serius dan sangat mendukung anak-anaknya. Namun sekarang, jangankan menjadi sosok seperti itu, bahkan Nancy pun tak ingat pada anaknya.

"Ketika saya melihatnya sekarang, dia bahkan tak mengenali saya. Kadang ada sedikit 'kilatan' di matanya, kadang dia mengoceh tak jelas dan kadang ia menangis tak terkendali," lanjut Tony.

Saat Tony mengunjungi ibunya, memang mereka sering diam, Bun. Namun, Tony Hawk tetap menceritakan tentang keluarganya. Nggak cuma itu, kadang Tony memberi sang ibu minuman favoritnya, kola.

"Meskipun tubuhnya mengkhianatinya, melihat jarinya berkedut seperti mengetik setidaknya membuat saya lega. Karena mungkin di suatu tempat ia masih mengetik tentang hidupnya, pengalamannya, perasaannya bahkan mungkin percakapan kami," tutur Tony Hawk.

Sebagai anak, sudah pasti Tony Hawk sedih bukan main melihat kondisi sang ibu. Namun, Tony selalu berharap sang ibu bisa menghadapi penyakit. Bisa kita lihat peran ibu sangat membekas di benak Tony. Meski kini Nancy sudah lupa, Tony masih ingat gimana perjuangan sang bunda ketika membesarkan dia dan saudaranya.

Memang, seorang ibu akan melakukan apapun demi anaknya. Namun ingat, Bun, jangan sampai kita memaksakan kehendak dan berusaha melakukan apapun sendirian. Sehingga, tanpa sadar ibu pun 'memaksa' diri menjadi perkasa. Lalu tanpa disadari stres pun melanda.

Psikolog Vera Itabiliana beberapa waktu bilang seseorang cenderung stres ketika harapan nggak sesuai realita. Nah, karena itu ekspektasi nggak boleh berlebihan alias nggak realistis dan nggak fleksibel.

"Tanpa target di luar diri kita, diri kita sudah berubah. Jangan diperberat dengan hal lain. Coba lebih lebih rileks, sehingga ibu nggak gampang tertekan. Kadang kita nggak perlu jadi perkasa jika energi yang kita punya nggak sebesar orang lain atau yang kita harapkan," tutur Vera.

(aml/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi